JD.ID punya layanan fulfillment, lho, yang bisa Anda akses melalui Ginee Omnichannel. Sebelum mengetahui lebih jauh tentang panduan menggunakannya, alangkah baiknya Anda mengetahui pengertian dari layanan fulfillment pihak ketiga!

Nah, layanan fulfillment ini bertujuan untuk memenuhi permintaan Anda selaku merchant Ginee. Khususnya yang ingin menghubungkan dan menggunakan pihak ketiga dan layanan fulfillment, Ginee membuka akses layanan fulfillment pergudangan pihak ketiga.

Untuk memproses layanan ini di Ginee, silakan masuk ke dashboard, klik “Toko Terintegrasi” (di sudut kanan atas) > klik “+ Tambah Toko,” > pilih “JD.ID” pada bagian Fulfillment. Ilustrasinya seperti di bawah.

Cara Mengaktifkan Layanan JD.ID Fulfilment di Ginee

Anda bisa menggunakan layanan JD.ID fulfillment untuk menyimpan barang yang akan dioper ke pembeli nantinya. Penyimpanan ini dilakukan di gudang fulfillment, ya. Cara untuk mengaktifkan layanan JD.ID fulfilment melalui Ginee bisa dilihat pada penjelasan berikut.

Nikmati Kemudahan Berjualan

Kamu bisa Kelola Toko, Tingkatkan Penjualan dan Efisiensi Kerja Kamu hanya dengan Ginee!

Otorisasi Toko

Setelah mengikuti tahapan sebelumnya, akan muncul dua jenis metode; yaitu Otorisasi Cepat dan Otorisasi Dasar.

Otorisasi Cepat berguna untuk memastikan bahwa Anda bisa secara cepat menyelesaikan otorisasi fulfillment JD.ID. Anda hanya perlu input nomor departemen dan nomor gudang ketika mengisi informasi di proses otorisasi. Otorisasi Cepat berlaku untuk Anda yang memiliki jumlah order harian kurang dari 1000. 

Otorisasi Dasar berarti Anda harus melakukan proses otorisasi secara mandiri dengan menyertakan dokumen yang diperlukan. Misalnya, melengkapi App Key/Secret dan informasi lain. Setelah itu, silakan menghubungi customer service JD.ID untuk mendapat akses terhadap otorisasi JD.ID.

Otorisasi Cepat

Jika Anda pilih Otorisasi Cepat, maka Anda akan diarahkan untuk mengisi informasi seperti pada gambar di atas. Kalau sudah terisi semua, klik “Mulai Sinkronisasi.” Anda akan diarahkan ke halaman login JD.ID. Silakan login menggunakan akun yang telah terdaftar di JD.ID.

Kalau sudah, pastikan untuk mencentang “Berlangganan” di halaman masuk JD.ID. Jika tidak dicentang, Anda tidak akan mendapatkan informasi status daftar gudang dan daftar gudang secara real-time. Selain itu, perubahan status mungkin saja diperoleh secara manual.

Otorisasi Dasar

Isi Informasi Dasar

Pada Otorisasi Dasar, Anda akan diminta untuk mengisi informasi yaitu API Key, AppSecret, gatewayuser, PIN, nomor gudang, dan nomor departemen. Kalau selesai semua, klik “Mulai Sinkronisasi.”

JD.ID Fulfillment

Klik alamat akun Ginee Anda > “JD Fulfillment.”

Tambah Departemen

Klik “+ Tambah Departemen.”

Isi PIN, Nomor Departemen, dan Nomor Gudang

Silakan isi kode PIN > pilih menu Nomor Departemen. Kalau sudah, klik “OK.” Begitu pun dengan Nomor Gudang. Setelah pilih menu Nomor Gudang dan mengisinya, klik “OK.”

Gudang JD.ID akan secara otomatis memproses produk Anda. Anda akan mendapatkan nomor gudang, nomor departemen, dan kode PIN ketika mengakses Manajemen Stok dan Pengiriman Produk. Informasi lengkapnya dapat Anda lihat di Daftar Manajemen Gudang.

Perlu diingat bahwa kode PIN dari JD.ID yang sama hanya boleh digunakan untuk satu merchant, ya.

Layanan JD.ID Sudah Aktif, Selanjutnya Apa?

Setelah nomor departemen atau nomor gudang berhasil ditambahkan, Ginee akan otomatis membuat informasi gudang untuk Anda. Informasi ini dapat dipindahkan ke halaman “Manajemen Gudang” untuk dilihat. Jika Anda perlu menempatkan stok master produk di gudang yang baru untuk manajemen, silakan lihat “Cara Menempatkan Produk yang Disimpan di Gudang Fulfillment JD.ID.”

Alur Penggunaan dan Keamanan Gudang Fulfillment JD.ID

Simak alur dari penggunaan dan keamanan gudang Fulfillment JD.ID, ya.

Otorisasi

Untuk otorisasi JD.ID fulfillment melalui Ginee, silakan aktifkan layanan, lalu selesaikan langkah-langkah yang ada di Ginee.

Hubungkan Gudang Toko, Buat Lokasi

Anda dapat melihat daftar manajemen gudang di Ginee, lalu menghubungkan gudang toko Anda ke gudang JD.ID.

Produk Inbound

Buatlah master produk, dan tempatkan stok pada gudang JD.ID. Tunggu sampai proses pergudangan JD.ID selesai, lalu tambahkan stok produk untuk dijual.

Fulfillment Outbound Order

Setelah pesanan dari marketplace atau toko online Anda disinkronkan ke Ginee, otomatis sistem Ginee akan mengalokasikan outbound untuk SKU pesanan yang sesuai dengan hubungan antar gudang toko.

Perlu diingat:

  • Untuk kemudahan pengelolaan, Ginee menyarankan agar Anda mengelola SKU di gudang JD.ID secara terpisah dan tidak mencampurkan dengan gudang yang lain, ya.
  • Saat ini, gudang JD.ID hanya akan fulfill untuk pesanan dari Indonesia.

Nah, setelah label pengiriman pesanan/order dibuat, Ginee akan secara otomatis mengirimkan order ke bagian outbound dalam JD.ID fulfillment. JD.ID akan kirim kembali status pemrosesan gudang secara real-time. Anda dapat memeriksanya di “Daftar Manajemen Pesanan Keluar.”

Setelah outbound JD.ID selesai, status pengiriman akan diubah menjadi “Selesai.” Jika order memiliki informasi logistik dan telah diperbarui ke status pengiriman, stok akan dikurangi secara otomatis.

Hal-hal yang perlu diperhatikan:

  • Gudang fulfillment JD.ID saat ini hanya mendukung situs Indonesia, sehingga tidak dapat memenuhi pesanan dari luar negeri melalui JD fulfillment;
  • Gudang fulfillment JD.ID hanya dapat mendorong pesanan ke gudang fulfillment JD.ID setelah pesanan dibuat;
  • Karena channel tidak menyediakan face-to-face interface, saat ini, JD.ID tidak mendukung pesanan Shopify dan WooCommerce.

Bagaimana Cara Menyimpan Produk ke Gudang Fulfillment JD.ID dan Menambah Stok?

Untuk menambah produk sekaligus menyimpannya ke gudang fulfillment JD.ID, tahapannya yaitu:

  • Harap konfirmasikan dengan customer service Ginee bahwa akun Anda punya otoritas untuk Master Produk dan Manajemen Gudang. Atau, bisa juga Anda membuka menu “Master Produk/Tambah Produk” di dashboard Ginee, lalu “OK.”
  • Pastikan untuk konfirmasi bahwa informasi tanggal kadaluarsa telah ditetapkan dalam produk saat mengoperasikan master produk ke gudang JD.ID. Secara default, semua produk tidak memiliki tanggal kadaluarsa. Jika produk memiliki tanggal kadaluarsa, silakan pindah ke “Master Produk” dan “Edit Stok Tersedia.” Tanggal kadaluarsa harus diatur berdasarkan jumlah hari dalam masa berlaku, dan terakhir, edit informasi inbound dan outbound gudang. Untuk “Edit Stok Tersedia,” berikut ilustrasinya.

Apakah Anda kesulitan Mengelola Banyak Toko di Marketplace Shopee?

Sibuk mengelola banya toko, kesulitan mengelola manajemen produk, sampai bingung menganalisa persaingan harga di Marketplace? Yuk Ginee bant

Jika Anda memiliki produk baru yang ingin Anda tempatkan di gudang JD.ID untuk fulfillment, metode penyimpanan produk Ginee ada tiga, yaitu sebagai berikut:

Metode Input Master Produk ke Gudang

Pada halaman “Manajemen Master Produk,” klik untuk membuat master produk dan pilih gudang JD.ID yang sesuai. Setelah itu, produk dapat ditambahkan untuk dikelola di gudang JD.ID. Cara untuk periksa status push dan stok Anda yaitu dengan membuka menu “Manajemen Stok.”

Metode Impor

Pada halaman “Manajemen Stok,” dan Detail Stok Gudang, tambah stok master produk Anda ke gudang JD.ID dengan cara membuka menu “Import,” pilih “Update Stok” atau “Update Stok Gudang.”

Metode Tambah Daftar Inbound secara Manual

Halaman Manajemen Lokasi Produk

Silakan buka halaman “Manajemen Lokasi Produk,” klik “Buat Lokasi.” Anda dapat memilih untuk membuat lokasi produk untuk gudang JD.ID secara individual massal (di berbeda tempat). Tujuannya untuk menandai penyimpanan produk nantinya.

Buat Lokasi, Buat 1 Lokasi

Setelah klik “Buat 1 Lokasi,” isilah kolom informasi yang tertera. Input nomor lokasi untuk menyelesaikan pembuatan lokasi (karena gudang JD.ID tidak memiliki informasi lokasi, maka lokasi yang dibuat di sini adalah lokasi virtual, hanya untuk memudahkan Anda menyelesaikan penyimpanan dengan cepat).

Buat Beberapa Lokasi

Next, klik “Buat Beberapa Lokasi,” cantumkan nama gudang, masukkan beberapa ID lokasi (rak) dalam batch, lalu selesaikan pembuatan beberapa rak untuk penyimpanan informasi produk. Klik “Kirim” untuk mengonfirmasi semua informasi tersebut.

Buat Hubungan Asosiasi

Silakan buat hubungan asosiasi antara produk dan lokasi penyimpanan dengan cara menambahkan produk ke lokasi penyimpanan di halaman “Rincian Stok Gudang” > “Tambah Produk ke Lokasi.” Nantinya, Anda bisa pilih “Tambah Satuan” atau “Tambah Massal,” lalu, hubungan antara satu master SKU yang baru ditambah dan lokasi produk akan tertera.

Cari Tahu Manfaat Omnichannel Buat Bisnis Kamu!

Dapatkan promo terbaru Ginee Sekarang juga

Tambah Satuan

Pertama, jika Anda memilih “Tambah Satuan,” Ginee akan secara otomatis filter lokasi produk yang telah terikat ke master SKU. Tapi sebelumnya, Anda harus mengisi informasi seperti master SKU, nama gudang, lokasi produk, dan gambar produk. Setelah selesai, klik “OK.”

Tambah Massal

Untuk Mass Add, setelah memilih gudang, Anda dapat memasukkan lokasi dan informasi master SKU di kotak input kiri, lalu klik “Kirim.” Nanti, secara otomatis, lokasi dan informasi master SKU tersebut akan terikat.

Saatnya Buat Daftar Inbound!

Buat Daftar Inbound

Pada halaman “Manajemen Inbound,” klik “+Buat Daftar Inbound.” setelah memilih nomor gudang JD.ID, Anda bisa menambahkan informasi produk secara individual atau massal. Setelah menambahkan dan mengatur nilai produknya, Anda bisa menambahkan produk ke dalam daftar Inbound, lalu klik “Kirim.”

Isi Informasi yang Tersedia

Akan muncul pop-up seperti di bawah. Silakan ksi nomor gudang JD.ID, catata, dan informasi produk. Anda bisa menambahkan informasi produk secara individual atau massal. Setelah menambahkan dan mengatur nilai produknya, Anda juga bisa input produk ke dalam daftar Inbound, lalu klik “Kirim.”

Status Pesanan Inbound

Jika Anda klik “Manajemen Daftar Pesanan Inbound,” akan muncul daftar status Inbound.

Bagaimana Cara Mengecek Jika Produk Telah Berhasil Disimpan di Gudang JD.ID?

Untuk mengetahui apakah produk Anda telah berhasil disimpan di gudang JD.ID, ikuti langkah berikut, ya.

Klik menu “Manajemen Daftar Inbound.” Pada menu tersebut, Anda dapat melihat semua daftar inbound, memahami status push daftar inbound, dan status dari Inbound JD.ID.

Setelah dokumen diubah menjadi “Selesai,” berarti produk telah berhasil disimpan di gudang JD.ID, dan produk yang tersedia dari gudang JD.ID pun akan bertambah.

A little reminder: jika Anda mencentang “Berlangganan Informasi” selama otorisasi, status stok dapat diperbarui dan diperiksa secara real-time. Jika tidak mencentang, klik “Refresh Status” untuk mendapatkan hasil terbaru.

Untuk memfasilitasi proses ini, Ginee mendukung penarikan status pesanan inbound secara manual. Anda dapat klik “Refresh Status” pada “Manajemen Daftar Inbound” untuk sinkronisasi status pesanan masuk yang paling baru di gudang JD.ID.

Bagaimana Menggunakan JD.ID Fulfillment untuk Pesanan dari Berbagai Platform E-Commerce?

Memangnya bisa mengoperasikan layanan JD.ID fulfillment dari platform marketplace dan e-commerce lain? Tentu bisa! Perhatikan syarat dan ketentuan berikut.

  1. Order akan di-push hanya setelah ada nomor resi pesanan: karena JD.ID saat ini hanya mendukung pembuatan pesanan ekspres sebelum warehouse fulfillment dapat dilakukan. Oleh karena itu, setelah Ginee mendapatkan pesanan dari platform e-commerce/marketplace, Ginee akan lihat apakah pesanan berisi pesanan ekspress atau tidak. Sebab nantinya, semua pesanan JD.ID akan dikirim untuk fulfillment.
  2. Setelah pesanan dikirim ke JD.ID fulfillment, tidak akan ada lagi proses gudang pihak ketiga. Tapi, disarankan agar Anda membuka gudang JD.ID, lalu pastikan untuk mengirim melalui Ginee, ya, untuk memudahkan proses secara keseluruhan.
  3. Pesanan Shopify dan WooCommerce saat ini tidak mendukung pesanan ekspres, sehingga tidak dapat menggunakan gudang JD.ID fulfillment.
  4. Produk dalam pesanan harus dikaitkan dengan master SKU dan dikirimkan ke gudang JD.ID melalui asosiasi gudang toko. Hanya pesanan yang dikirimkan ke gudang JD.ID untuk fulfillment yang akan di-push ke JD.ID. Jadi, Ginee sangat menyarankan Anda untuk menempatkan produk di gudang JD.ID dengan SKU yang dikelola secara terpisah.
  5. Setelah diambil dari rak/suatu lokasi untuk pickup dan gudang JD.ID melakukan pengiriman pesanan, outbound order tidak mendukung adanya pembatalan. Tetapi, hal ini tidak berlaku pada pembatalan pesanan yang tersedia untuk marketplace/e-commerce. Jika terjadi pembatalan pesanan di masing-masing marketplace/e-commerce, pastikan untuk mengkonfirmasi status pesanan pengiriman Anda.
  6. Jangan mengemas produk dari gudang yang berbeda secara bersamaan. Jika ada produk yang diikat dengan master SKU dari gudang yang berbeda, disarankan untuk tidak mengemas produk di gudang yang berbeda pula. Namun, jika tetap dilakukan, kemungkinan akan terjadi masalah pengiriman dan gudang, sekaligus kurir tidak dapat mengemas atau mengirimkan produk.
  7. Hanya mendukung untuk fulfillment order di Indonesia.

Pesanan Shopee

Setelah pesanan dari Shopee disinkronkan ke Ginee, maka akan disinkronkan ke JD.ID fulfillment sesuai dengan aturan berikut.

Status Pesanan yang Dikirim ke Ginee: “Dibayar”

Pesanan yang disinkronkan ke Ginee adalah pesanan dengan status “Dibayar.” Jasa pengirimannya adalah salah satu dari GrabExpress Sameday, Shopee Express Instant, GrabExpress Instant, GoSend Same Day, atau POS.

Apakah Anda kesulitan Mengelola Banyak Toko di Marketplace Shopee?

Sibuk mengelola banya toko, kesulitan mengelola manajemen produk, sampai bingung menganalisa persaingan harga di Marketplace? Yuk Ginee bant

Otomatis, produk dalam pesanan akan dikirimkan ke gudang JD.ID untuk fulfillment. Untuk melihat status pesanan gudang secara spesifik, silakan buka menu “Manajemen Pesanan Gudang.”

Status Pesanan yang Dikirim ke Ginee: “Siap untuk Dikirim”

Jika pesanan yang disinkronkan ke Ginee berstatus “Siap untuk Dikirim” dan nomor resi pengiriman sudah didapatkan, maka pesanan outbound akan langsung dibuat dan di-push ke JD.ID untuk fulfillment. Status pesanan Outbound secara spesifik dapat dilihat pada menu “Manajemen Pesanan Outbound.”

Status Pesanan yang Dikirim ke Ginee: “Pembayaran/Pengiriman Tertunda”

Jika pesanan yang disinkronkan ke Ginee dalam status “Pembayaran/Pengiriman Tertunda,” maka pesanan outbound akan tetap available, tetapi tidak akan di-push ke JD.ID untuk fulfillment. Status pesanan Outbound secara spesifik dapat dilihat pada menu “Manajemen Pesanan Outbound.”

Pesanan Tokopedia, Bukalapak, Lazada, dan Blibli

Setelah pesanan dari Tokopedia, Bukalapak, Lazada, dan Blibli disinkronkan ke Ginee, maka akan disinkronkan ke JD.ID Fulfillment sesuai dengan aturan berikut.

Status Pesanan yang Dikirim ke Ginee: “Dibayar”

Pesanan yang disinkronkan ke Ginee adalah status pesanan dengan status “Dibayar.” Pesanan gudang akan langsung dibuat, tetapi tidak akan di-push ke JD.ID untuk fulfillment. Status gudang pesanan secara spesifik dapat dilihat pada menu “Manajemen Pesanan Gudang.”

Untuk jenis pesanan ini, Anda dapat menyelesaikan perintah “Terima Pesanan” di Ginee. Berikut hal yang harus Anda perhatikan.

  • Jika pesanan dapat secara otomatis menghasilkan nomor resi di Tokopedia, Bukalapak, Lazada, atau Blibli, maka outbound order akan di-push ke JD.ID untuk fulfillment.
  • Jika nomor resi atau kode pemesanan tidak dibuat secara otomatis, silakan buka menu “Atur Pengiriman” di Ginee untuk mengatur nomor resi. Hal ini bertujuan untuk memicu outbound order di-push ke JD.ID untuk fulfillment.

Status Pesanan yang Dikirim ke Ginee: “Siap Dikirim”

Jika pesanan yang disinkronkan ke Ginee dalam status “Siap Dikirim” dan nomor resi sudah didapatkan, maka outbound order akan langsung dibuatkan dan di-push ke JD.ID untuk fulfillment. Status pesanan outbound secara spesifik dapat dilihat pada menu “Manajemen Pesanan Outbound.”

Status Pesanan yang Dikirim ke Ginee: “Pengiriman”

Jika pesanan yang disinkronkan ke Ginee berstatus “Pengiriman,” maka Ginee akan membuat pesanan outbound, tetapi tidak akan di-push ke JD.ID untuk fulfillment. Status pesanan outbound secara spesifik dapat dilihat pada menu “Manajemen Pesanan Outbound.”

Ginee Omnichannel, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? Say no worry, Ginee Omnichannel hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu dashboard!

Fitur Ginee beragam, mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee track alias Anda bisa lacak paket dengan lebih mudah, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang dan dapatkan free trial selama 7 hari full!

  1. Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
    • Update secara otomatis pesanan dan stok
    • Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
    • Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
  2. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Ginee
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa Tingkatkan penjualan kamu, menghemat biaya dan waktu kamu hanya dengan Ginee!