Kurva permintaan dan penawaran merupakan dua hal dalam ilmu ekonomi yang tidak bisa dipisahkan. Keduanya memiliki peran penting dalam penggambaran permintaan dan penawaran yang berguna untuk strategi bisnis seperti penetapan harga. Baik kurva penawaran maupun permintaan, keduanya bisa, lho, mengalami pergeseran. Nah, kira-kira bagaimana, ya, terjadinya pergeseran kurva permintaan? Apa saja faktornya?

Baca juga: Pahami Penetapan Harga Berdasarkan Persaingan di Marketplace

Jelaskan Apa yang Dimaksud Kurva Permintaan?

Anda yang anak ekonomi pastinya sudah tahu, dong, apa itu kurva permintaan. Secara singkat, kurva permintaan adalah gambaran dari hubungan antara harga dengan jumlah barang yang diinginkan oleh konsumen.

Kurva permintaan memiliki fungsi sebagai perkiraan perilaku dalam pasar kompetitif. Ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi harga barang atau jasa dan permintaan konsumen. Nah, faktor-faktor inilah yang harus diperhatikan oleh para pebisnis agar bisnisnya senantiasa bersaing di pasaran.

Omnichannel dengan Sistem All-in-One

Memaksimalkan efisiensi bisnis dan ciptakan pengalaman personal untuk pelanggan dari beragam Multi-channel dalam penjualan Online dan Offline.

Apa yang Dimaksud dengan Kurva Permintaan dan Penawaran?

Dalam bisnis, kurva penawaran dan permintaan merupakan kedua hal yang tidak bisa dianggap sepele. Dengan mengetahui gambar kurva permintaan dan penawaran, maka Anda bisa dengan lancar menjalankan bisnis Anda, karena Anda bisa menentukan harga dengan tepat dan Anda pun bisa memperhitungkan berapa banyak penawaran yang harus Anda buat.

Nah, biar makin paham, mari bahas kurva permintaan dan penawaran satu persatu. Kurva penawaran adalah gambaran dari bunyi hukum penawaran yang berbunyi “apabila harga suatu barang atau jasa naik, maka kuantitas penawarannya pun akan naik”. Dengan contoh kurva penawaran, maka Anda sebagai pebisnis akan lebih mudah mengetahui perkiraan keuntungan Anda dengan menganalisis harga barang dan biaya produksi.

Berbeda dengan kurva penawaran, kurva permintaan adalah penggambaran bagi hukum permintaan yang berbunyi “apabila harga barang atau jasa turun, maka permintaan dari konsumen akan semakin meningkat”. Hukum ini tentu saja berbanding terbalik dengan kurva penawaran. Meskipun demikian, contoh kurva permintaan akan berfungsi sebagai penentu harga barang atau jasa yang Anda jual sesuai dengan permintaan yang ada.

Apa yang Dimaksud dengan Pergerakan dan Pergeseran Kurva Permintaan?

Kurva permintaan dan penawaran memiliki karakteristik garisnya tersendiri. Untuk gambar kurva penawaran, garisnya memiliki kemiringan positif, yaitu kurvanya naik dari pojok kiri bawah ke kanan atas. Nah, kalau untuk gambar kurva permintaan, garisnya memiliki kemiringan negatif, yaitu bergerak menurun dari kiri atas ke kanan bawah.

Meskipun demikian, kedua kurva bisa saja, lho, mengalami pergerakan, sehingga membuat keduanya bergeser. Inilah yang disebut sebagai pergeseran kurva permintaan penawaran. Pergeseran kurva permintaan dan pergeseran kurva penawaran bisa disebabkan oleh beberapa hal. Dan keduanya tentu saja memiliki faktor yang berbeda.

Sebenarnya, pergeseran dan pergerakan kurva merupakan kedua hal yang berbeda. Meskipun terdengar sama, tapi keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Jadi, bagi Anda pebisnis yang mau memulai bisnis dan menetapkan harga produk, Anda harus perhatikan betul-betul, nih, perbedaan dari pergerakan dan pergeseran kurva.

Baca juga: Tujuan Penetapan Harga, Metode dan Contoh Penetapan Harga

Sebuah kurva yang mengalami pergerakan dipengaruhi oleh adanya perubahan yang terjadi karena naik atau turunnya suatu harga barang atau jasa. Kenaikan atau penurunan ini tentu saja akan selalu sesuai dengan hukum masing-masing kurva. Pergerakan kurva berarti harga yang berubah mengakibatkan permintaan atau penawaran ikut berubah.

Nah, kalau sebuah kurva bisa dibilang mengalami pergeseran adalah ketika adanya perubahan yang terjadi disebabkan oleh perubahan ceteris paribus dan bukan karena perubahan harga barang atau jasa. Dengan kata lain, harga barang atau jasa tidak mengalami perubahan, tapi jumlah barang atau jasa yang diminta ataupun yang ditawarkan mengalami perubahan. Berikut contoh pergeseran kurva permintaan dan penawaran.

Bagaimana Pergeseran Kurva Permintaan Terjadi?

Sama seperti kurva penawaran, kurva permintaan juga bisa mengalami pergeseran. Namun, kedua kurva memiliki penyebab yang berbeda ketika mengalami pergeseran. Lalu, kira-kira bagaimana pergeseran kurva permintaan bisa terjadi? Yuk, simak ulasan lengkapnya di sini!

Pendapatan Konsumen

Pendapatan konsumen memiliki pengaruh, lho, bagi kurva permintaan. Kenapa? Karena apabila pendapatan masyarakat meningkat, maka jumlah nilai konsumsi yang ada pun akan meningkat. Hal ini tentu saja akan menaikkan kurva permintaan.

Harga Barang Lain

Faktor lainnya yang bisa menjadi penyebab dari bergesernya kurva permintaan adalah harga dari barang lain. Jika harga barang pengganti meningkat, maka permintaan akan barang utama akan meningkat.

Repot Atur Online Shop?

Ginee solusinya! Join Ginee bisa dapat promo terbaru. Yuk, segera tingkatkan omzet!

Jumlah Penduduk

Kuantitas penduduk yang tinggal juga bisa menjadi faktor yang mempengaruhi permintaan. Apabila di suatu wilayah terdapat banyak penduduk, maka tingkat permintaan terhadap barang atau jasa juga akan ikut meningkat.

Jumlah Kebutuhan

Jumlah kebutuhan masing-masing masyarakat tentulah berbeda. Tapi, semakin penting barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan seseorang, maka permintaannya pun akan semakin meningkat. Misalnya, pada situasi pandemi seperti ini, jumlah permintaan masker dan hand sanitizer meningkat dibandingkan sebelum Indonesia menghadapi kondisi pandemi.

Selera

Naik turunnya sebuah kurva permintaan juga bisa dipengaruhi oleh selera masyarakat. Jika ada peningkatan selera, maka permintaannya pun akan ikut meningkat dibandingkan dengan barang dan jasa yang lainnya.

Mengapa Kurva Permintaan Dapat Bergeser? Bagaimana Bisa Bergeser ke Kiri dan ke Kanan Jelaskan?

Penggambaran atas hubungan antara harga dan jumlah barang yang diinginkan konsumen disebut sebagai kurva permintaan. Dalam penerapannya, gambar kurva permintaan ini memiliki garis menurun dari kiri atas ke kanan bawah. Garis inilah yang akan menunjukkan harga barang dengan permintaan yang berbanding terbalik.

Contoh ergeseran kurva permintaan ke kanan atau ke kiri dapat disebabkan oleh dua faktor, yaitu barang atau jasa yang tersedia disesuaikan dengan pendapatan konsumen dan perubahan harga pada barang pengganti.

Ingin tahu cara kilat kelola toko online di marketplace?

Cuma sama Ginee, kelola toko marketplace makin cepat! Mulai dari manajemen produk sampai analisis laporan data, Ginee bisa bantu!

Jika pendapatan meningkat, maka pergeseran kurva permintaan ke kanan dan apabila terjadi turun kurva permintaan, maka pergeseran akan sejajar ke kiri. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa lihat contoh grafik pergeseran kurva permintaan di atas.

Dalam kaitannya dengan bisnis, kurva permintaan berperan sebagai penentu harga. Kurva permintaan dan penawaran lah yang akan membantu Anda membangun strategi bisnis baik itu di marketplace maupun outlet Anda sendiri. Dengan memahami kurva penawaran dan permintaan, Anda bisa mengetahui pasar dari produk yang Anda jual, sehingga, penghasilan yang akan Anda dapatkan pun bisa dihitung dengan jelas.

Kurva permintaan juga bisa, lho, digunakan sebagai patokan melihat perkembangan pasar. Jika Anda tahu bagaimana perkembangan pasar tempat Anda memasarkan produk, Anda jadi bisa melihat seberapa banyak konsumen yang tertarik dengan produk Anda dan dengan demikian, Anda pun bisa mengetahui seberapa tinggi permintaan dari produk tersebut.

Gimana? Sudah khatam belum soal kurva permintaan? Nah, kalau sudah, gak ada lagi, deh, alasan untuk Anda tidak memulai bisnis. Mulai dari yang kecil saja dulu. Setelah Anda mempelajari pasar Anda melalui kurva permintaan, Anda bisa mulai untuk membuka toko online Anda di beberapa marketplace dan mulailah pasarkan produk Anda.

Ginee Omnichannel

Sudah bikin toko online di banyak marketplace tapi jualan masih sepi juga? Mungkin, Anda kurang handal dalam mengelolanya. Memang agak melelahkan, kok, mengelola online shop di banyak marketplace, tapi lain cerita kalau Anda pakai jasa dari Ginee Omnichannel!

Kenapa harus pakai Ginee untuk jualan online? Ginee Indonesia punya banyak fitur menarik yang bisa membantu mensukseskan bisnis online Anda, seperti laporan penjualan yang bisa membantu Anda untuk menyusun strategi pemasaran selanjutnya. Yuk, daftar Ginee sekarang biar bisa dapat coba gratis selama 7 hari full!

Ginee Indonesia, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? No worries, Ginee Indonesia hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu platform saja!

Fitur dari Ginee beragam, lho! mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee WMS, yang artinya Anda dapat mengelola manajemen pergudangan dengan lebih mudah, Ginee Chat yang memungkinkan Anda mengelola chat pelanggan dari berbagai platform, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang FREE!

  1. Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
    • Update secara otomatis pesanan dan stok
    • Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
    • Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
  2. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Ginee
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan
Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa tingkatkan penjualan, menghemat biaya dan waktu hanya dengan Ginee!