Berbisnis bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Ada banyak ilmu-ilmu perbisnisan seperti akuntansi atau ilmu ekonomi lainnya yang perlu Anda pahami. Salah satu ilmu bisnis yang penting untuk Anda ketahui adalah kurva permintaan dan penawaran. Dalam bisnis, kurva permintaan dan penawaran bisa Anda gunakan untuk mengidentifikasi pasar. Dengan begitu, Anda akan dengan mudah menentukan tujuan penetapan harga produk.

Kurva permintaan dan penawaran sebenarnya tidak sulit, kok, untuk dipahami. Apalagi bagi Anda yang anak IPS, pasti sudah khatam banget, deh, sama grafik kurva permintaan dan penawaran. Buat Anda yang masih awam soal permintaan dan penawaran dalam bisnis, yuk, baca artikel ini sampai habis, ya!

Omnichannel dengan Sistem All-in-One

Memaksimalkan efisiensi bisnis dan ciptakan pengalaman personal untuk pelanggan dari beragam Multi-channel dalam penjualan Online dan Offline.

Apa yang Dimaksud dengan Kurva Permintaan dan Penawaran?

Sebelum memahami kurva penawaran dan permintaan lebih jauh, ada baiknya Anda pahami dulu konsepsi dari permintaan dan penawaran dalam bisnis. Keduanya adalah indikator penting untuk bisnis yang sukses. Keduanya juga memiliki konsep berbeda dan perannya masing-masing. Lalu, apa pengertian permintaan dan penawaran dalam bisnis?

Permintaan adalah kuantitas barang atau jasa yang diminta oleh konsumen kepada produsen. Permintaan ini bisa dipengaruhi oleh faktor-faktor tertentu. Selain itu, permintaan juga bisa ditentukan oleh barang atau jasa yang diminta dengan berbagai tingkatan harga tertentu. 

Nah, kalau penawaran, agak berbeda, nih, dengan permintaan. Penawaran adalah kuantitas barang dan jasa yang ditawarkan produsen kepada konsumen. Barang dan jasa yang ditawarkan terdapat pada tingkatan harga tertentu. Ada juga beberapa faktor yang bisa mempengaruhi penawaran produsen terhadap konsumen.

Setelah tahu dasar dari permintaan dan penawaran, sekarang saatnya Anda mengetahui apa itu kurva permintaan dan penawaran. Simpelnya gini, baik permintaan dan penawaran, keduanya memiliki bunyi hukumnya masing-masing. Hukum dari permintaan sendiri adalah “Jumlah permintaan akan meningkat jika harga mengalami penurunan”. Nah, kalau penawaran hukumnya adalah “Jika harga barang naik, maka jumlah barang yang ditawarkan juga akan ikut naik”.

Dari hukum penawaran dan permintaan di atas, dapat disimpulkan bahwa kurva permintaan adalah gambaran dari hukum permintaan yang telah disebutkan. Begitu pula dengan kurva penawaran. Kurva penawaran adalah penggambaran dari hukum penawaran yang berlaku dalam bisnis. Berikut adalah contoh gambar kurva permintaan dan contoh kurva penawaran.

Baca juga: Kupas Tuntas Contoh Kurva Penawaran dan Faktor Pergeserannya

Apa yang Dimaksud dengan Determinan Permintaan?

Pada dasarnya untuk kurva permintaan dan kurva penawaran, keduanya memiliki determinan masing-masing. Tapi, kali ini akan dibahas determinan permintaan terlebih dahulu. Determinan permintaan adalah faktor-faktor yang dapat mempengaruhi permintaan konsumen. Faktor-faktor ini yang akan bisa menjadi penentu apakah akan ada pergeseran kurva permintaan atau tidak.

Determinan permintaan bisa, lho, mempengaruhi permintaan. Efek dari determinan permintaan akan berbeda-berbeda ketika satu faktor berubah. Maka dari itulah mengapa Anda harus memahami bahwa satu determinan dapat mempengaruhi permintaan. Adanya determinan permintaan ini juga bisa menentukan gambar kurva permintaan. Jika ada satu faktor yang berubah, maka grafik kurva permintaan akan bergeser.

Nah, lalu, apa saja faktor-faktor yang menjadi determinan permintaan? Yang pertama adalah harga. Lalu, determinan yang selanjutnya adalah pendapatan dan harga barang atau jasa terkait. Selain itu, selera juga dapat menjadi determinan dari permintaan konsumen.Harapan atau ekspektasi dan jumlah pembeli di pasar juga merupakan determinan dari permintaan.

Apa yang Penting dari Konsep Permintaan?

Dalam memahami kurva permintaan, ada konsep permintaan yang penting untuk Anda ketahui. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, permintaan merupakan jumlah barang yang diminta oleh konsumen pada tingkatan harga dan waktu tertentu. Konsep permintaan sesuai dengan hukum permintaan itu sendiri, yaitu bahwa semakin tinggi harga barang, maka jumlah permintaannya akan turun.

Hal ini tentu saja penting untuk diingat oleh para pegiat bisnis. Untuk strategi penetapan harga yang efektif, pemilik usaha harus bisa memperhatikan permintaan yang ramai di pasar dan harus memastikan harga barang tidak naik agar jumlah permintaannya tetap stabil.

Apa yang Dimaksud dengan Penawaran dan Apa yang Penting dari Konsep Penawaran?

Setelah membahas serba serbi dari permintaan, kini saatnya beralih ke penawaran. Untuk pengertian dari penawaran sudah disebutkan di atas, ya, bahwa penawaran adalah jumlah barang atau jasa yang ditawarkan oleh produsen kepada konsumen pada tingkatan harga dan waktu tertentu. Sama seperti permintaan, penawaran juga memiliki konsep penting yang perlu Anda ketahui.

Konsep dari penawaran itu simple banget, lho. Penawaran pada dasarnya akan meningkat jika jumlah barang atau harga yang ditawarkan ikut meningkat. Konsep ini tentu saja sejalan dengan hukum penawaran. Nah, untuk menggambarkan konsep ini biar mudah dipahami, Anda bisa melihat contoh gambar kurva penawaran di atas. Dari gambar di atas bisa dilihat bahwa kurva penawaran bergerak dari kiri bawah ke kanan atas.

Cari Tahu Manfaat Omnichannel Buat Bisnis Kamu!

Dapatkan promo terbaru Ginee Sekarang juga

Hal ini menandakan bahwa gambar kurva penawaran adalah gambaran hukum penawaran yang memiliki kemiringan garis positif sehingga ketika terjadi peningkatan pada harga ataupun penawaran, dapat dilihat melalui kurva penawaran.

Sama halnya seperti kurva permintaan, meskipun sudah ada hukum absolut untuk penawaran, tetapi pergeseran kurva penawaran tidak bisa dihindari. Pergeseran kurva penawaran masih bisa terjadi karena adanya faktor-faktor tertentu yang mempengaruhinya. Jadi, perlu diingat, ya, bahwa pergeseran kurva permintaan dan penawaran akan selalu terjadi tergantung pada faktor-faktor yang mempengaruhinya.

Apa Hubungan Antara Permintaan Penawaran Pasar dan Harga?

Bagi Anda yang memiliki bisnis, tentunya sangat penting untuk Anda mengetahui hubungan antara permintaan penawaran pasar dan harga. Memangnya, apa, sih, hubungan antara ketiga aspek tersebut?

Jadi, permintaan dan penawaran akan saling bertemu satu sama lain dan akan membentuk suatu titik pertemuan. Nah, titik pertemuan inilah yang bisa disebut sebagai harga. Harga bukanlah satu-satunya yang bisa mempertemukan permintaan dan penawaran. Tapi, jumlah barang atau kuantitas barang juga menjadi titik temu antara permintaan dan penawaran.

Harga pasar merupakan harga yang telah disepakati oleh penjual dan pembeli setelah melalui proses tawar menawar. Harga pasar yang terbentuk dipengaruhi oleh adanya kekuatan permintaan dan penawaran di pasar. Permintaan dan penawaran akan bertemu di titik keseimbangan harga pasar. Jadi, jika jumlah permintaan dan penawaran sudah sesuai, maka akan muncul harga pasar yang seimbang.

Harga pasar yang sudah terbentuk bisa digambarkan dalam kurva keseimbangan permintaan dan penawaran. Berikut gambar kurva permintaan dan penawaran yang mengalami keseimbangan.

Contoh kurva permintaan dan penawaran yang mengalami keseimbangan di atas telah memiliki titik temunya tersendiri. Di titik temu itulah harga pasar ditentukan. Setelah proses tawar menawar selesai, maka akan ada harga pasar yang telah disepakati.

Apakah Anda kesulitan Mengelola Banyak Toko di Marketplace Shopee?

Sibuk mengelola banya toko, kesulitan mengelola manajemen produk, sampai bingung menganalisa persaingan harga di Marketplace? Yuk Ginee bantu

Contoh Kurva Permintaan dan Penawaran

Setelah mempelajari permintaan dan penawaran, Anda juga perlu tahu contoh grafik penawaran dan permintaan. Hukum dari permintaan dan penawaran bisa, lho, dituangkan ke dalam gambar. Caranya? Tentu saja dengan menggunakan kurva permintaan dan penawaran. Yuk, yang udah kepo langsung aja simak contoh kurva permintaan dan penawaran beserta penjelasannya, sekaligus contoh soal kurva permintaan dan penawaran!

Contoh Kurva Penawaran

Ketika harga rujak dalam rupiah adalah Rp. 20.000 per porsi, jumlah yang ditawarkan adalah 200 porsi. Ketika harganya turun menjadi Rp. 18.000 per porsi, jumlah yang ditawarkan ikut turun menjadi 180 porsi. Begitu pula seterusnya. Setelah mengetahui harga dan jumlah penawarannya, maka gambar kurva penawaran akan seperti gambar di atas.

Ketika harga rujak per porsi naik, maka jumlah porsi rujak yang ditawarkan pun akan semakin naik. Dan jika harganya turun, maka kuantitas porsinya juga akan diturunkan.

Contoh Kurva Permintaan

Ketika harga per porsi rujak adalah Rp. 20.000, jumlah porsi rujak yang diminta adalah 120. Kemudian, harga rujak per porsi mengalami penurunan menjadi Rp. 18.000 per porsi, tapi permintaannya justru meningkat menjadi 140. Dan begitu pula seterusnya. Ketika harga rujak per porsi menjadi Rp. 16.000, permintaannya menjadi 160 porsi.

Dari contoh tersebut, bisa terlihat bahwa semakin rendah harga yang ditawarkan, maka semakin tinggi permintaan yang ada. Nah, dengan contoh demikian, maka contoh gambar kurva permintaan bisa dilihat seperti gambar di atas.

Baca juga: Contoh Kurva Permintaan beserta Cara Menggambarnya

Gimana? Dari grafik permintaan dan penawaran di atas sudah membuat Anda cukup paham, kan, mengenai kurva penawaran dan permintaan? Bagi Anda yang ingin memahami lebih dalam lagi, Anda bisa melihat contoh kurva permintaan dan penawaran brainly.

Ginee Omnichannel

Anda ingin mendapatkan penghasilan lebih? Cobalah untuk memulai bisnis Anda dari berjualan online di marketplace. Anda bisa menjual berbagai produk di marketplace seperti Shopee atau Tokopedia sekaligus. Gak usah takut kerepotan mengurusnya, karena Ginee Omnichannel selalu ada untuk Anda!

Manfaat dari Ginee yang bisa Anda rasakan adalah berjualan online dengan mudah dan efisien. Dengan menggunakan fitur-fitur dari Ginee, Anda bisa, lho, memiliki bisnis online yang sukses. Gak percaya? Join Ginee sekarang dan dapatkan free trial 7 hari!

Ginee Omnichannel, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? Say no worry, Ginee Omnichannel hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu dashboard!

Fitur Ginee beragam, mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee track alias Anda bisa lacak paket dengan lebih mudah, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang dan dapatkan free trial selama 7 hari full!

  1. Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
    • Update secara otomatis pesanan dan stok
    • Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
    • Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
  2. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Ginee
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa tingkatkan penjualan, menghemat biaya dan waktu hanya dengan Ginee!