Tidak dapat dipungkiri bahwa harga merupakan salah satu aspek yang sangat penting pada sebuah produk. Perusahaan harus menetapkan harga produk dengan baik dan tepat sehingga konsumen tertarik dan perusahaan dapat menghasilkan keuntungan. Dalam artikel kali ini kita akan membahas memilih tujuan penetapan harga yang cocok dengan perusahaan, tujuan strategi penetapan harga dan contoh penetapan harga.

Apa Yang Dimaksud Dengan Penetapan Harga?

Penetapan harga merupakan proses menetapkan nilai yang akan diterima oleh perusahaan pada saat menjual jasa dan barang. Metode pricing diperlukan untuk menyesuaikan biaya yang ditawarkan oleh perusahaan dengan minat dari konsumen. Pricing bergantung pada harga rata-rata dari pesaing serta dengan mempertimbangkan sudut pandang konsumen yang akan membeli produk yang ditawarkan.

Teori penentuan harga menurut Benyamin Molan, 2005:142, perusahaan harus dapat menetapkan harga sesuai dengan nilai yang diberikan dan dipahami pelanggan. Jika harganya ternyata lebih tinggi daripada nilai yang diterima, perusahaan tersebut akan kehilangan kemungkinan untuk memetik laba. Jika harganya ternyata terlalu rendah daripada nilai yang diterima, perusahaan tersebut tidak akan berhasil menuai kemungkinan memperoleh laba.

Dalam proses penetapan harga ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan oleh pelaku bisnis:

  1. Biaya barang dan jasa serupa yang ada di pasaran
  2. Target pasar yang akan membeli jasa dan barang yang diproduksi
  3. Total biaya produksi yang harus dikeluarkan
  4. Faktor-faktor lainnya seperti kebijakan atau aturan tertentu yang harus diikuti, dan lainnya

Apa Saja Tujuan Penetapan Harga Barang?

Tujuan penetapan harga adalah strategi dari pengusaha dalam menjalankan usahanya . Namun setiap strategi yang dijalankan memiliki tujuan yang yang sama. Pada dasarnya ada 3 kategori tujuan penetapan harga, yaitu laba, pasar dan stabilitas harga. Berdasarkan tiga kategori tersebut kita dapat memahami pentingnya penetapan harga barang. Salah satu contoh tujuan penetapan harga adalah harga saing pasar.

Penetapan harga dapat dinilai dari dua sisi yaitu sisi ekonomis dan nonekonomis. Dari sisi ekonomis memiliki kelebihan yaitu perolehan laba, kekurangannya adalah daya saing, sedangkan dari sisi non ekonomis memiliki kelebihan dalam menjaga citra perusahaan, kekurangannya adalah perlu biaya dalam mempertahankannya.

Dengan adanya dua kombinasi penetapan harga akan lebih tepat. Berikut adalah tujuan penetapan harga yang bersifat ekonomis dan nonekonomis : 

Memaksimalkan Laba

Perusahaan mencoba untuk menetapkan harga yang akan menghasilkan laba yang paling tinggi (maksimalisasi laba). 

Meraih Pangsa Pasar

Penetapan harga tertentu akan mempengaruhi citra perusahaan yang ingin dibangun. Sebagai contoh, penetapan harga yang tinggi akan membangun citra perusahaan yang prestisius dan begitu pula sebaliknya.

Stabilitas Harga

Penetapan harga dilakukan berdasarkan adanya keinginan untuk mempertahankan hubungan stabil antara sebuah perusahaan dengan harga pemimpin industri (industry leader).

ROI (Return of Investment)

Setiap pengusaha pasti menginginkan laba yang dihasilkan oleh usahanya sebanding dengan tingkat pengembalian modal.

Mempertahankan Pangsa Pasar

Perusahaan yang memiliki pasar sendiri perlu adanya penetapan akan harga yang tepat agar dapat mempertahankan pangsa pasar.

Cari Tahu Manfaat Omnichannel Buat Bisnis Kamu!

Dapatkan promo terbaru Ginee Sekarang juga

Tujuan Penetapan Harga Menurut Para Ahli

Menurut Kotler dan Keller

Terdapat enam tujuan utama dari penetapan harga, yaitu:

Kemampuan Bertahan (Survival)

Tujuan ini dilakukan pada saat perusahaan berada di kondisi yang mendesak seperti persaingan ketat dan keinginan konsumen yang berubah. Harga yang ditetapkan tidak berfokus pada nilai keuntungan akan tetapi cukup menutup biaya variabel dan beberapa biaya tetap.

Memaksimalkan Laba (Maximum Current Profit)

Dengan mempertimbangkan permintaan pasar, perusahaan menetapkan harga yang akan memaksimalkan laba yang sudah didapatkan saat ini.

Memaksimalkan target pasar (Maximum Market Share)

Semakin besar target pasar yang dijangkau, maka semakin tinggi pula volume penjualan. Secara langsung biaya unit akan semakin rendah dan keuntungan jangka panjang akan semakin tinggi.

Pemerahan Pasar Maksimum (Maximum Market Skimming)

Penetapan harga yang tinggi di awal dan turun secara perlahan seiring dengan waktu. Namun hal ini akan gagal jika pesaing besar melakukan hal yang sama.

Kepemimpinan Kualitas Produk (Product Quality Leadership)

Perusahaan menetapkan harga berdasarkan tingkat kualitas dan status yang tinggi dengan harga yang terjangkau.

Menurut Djaslim Saladin

Beberapa tujuan penetapan harga antara lain:

  1. Maksimalisasi keuntungan
  2. Merebut pangsa pasar dengan harga yang rendah
  3. Memperoleh hasil yang cukup agar uang kas cepat kembali
  4. Penetapan harga untuk sasaran berdasarkan target penjualan dalam periode tertentu
  5. Penetapan harga untuk promosi
  6. Penetapan harga yang tinggi dengan target pasar yang bersedia membayar biaya tinggi terhadap produk yang ditawarkan.

Faktor Yang Mempengaruhi Penetapan Harga

Secara garis besar terdapat 2 faktor yang mempengaruhi pengusaha dalam menetapkan harga, yaitu:

Faktor Internal

Tujuan Pemasaran Perusahaan

Setiap perusahaan pasti memiliki tujuan pemasaran seperti memaksimalkan laba; meraih target pasar yang besar; menjaga kualitas produk; dan lain – lain. Hal – hal di atas menjadi salah satu faktor yang harus dipertimbangkan dalam melakukan penetapan harga.

Biaya

Faktor ini merupakan salah satu faktor yang penting dalam melakukan penetapan harga. Harga dapat ditentukan berdasarkan biaya produksi, pemasaran, dan biaya lainnya yang setelah dijumlah dapat menutup biaya langsung, overhead, dan laba / rugi.

Laba

Penetapan harga juga dipengaruhi oleh keseimbangan biaya dan pendapatan. Terdapat 3 target yang dapat menjadi pertimbangan penetapan harga, yaitu target berdasarkan keuntungan (profit pricing), target berdasarkan penjualan (return on sales pricing), dan target berdasarkan investasi sebuah perusahaan (return on investment pricing). 

Faktor Eksternal

Sifat Pasar dan Permintaan

Perusahaan harus mengetahui produk seperti apa yang dapat diterima oleh pasar dan manfaat yang diberikan oleh produk serta perilaku konsumen secara umum agar produk yang ditawarkan dapat menimbulkan keinginan untuk membeli produk yang ditawarkan.

Persaingan (Porter)

Penetapan harga dilakukan dengan mengikuti apa yang dilakukan oleh pesaing bisnis. Dalam hal ini terdapat beberapa hal yang dapat pengusaha lakukan, seperti:

  1. Melakukan sistem penjualan di bawah harga normal dari pesaing bisnis.
  2. Menetapkan harga yang sama agar persaingan tidak terlalu besar.
  3. Memberi harga yang lebih tinggi dari pesaing bisnis dengan jaminan bahwa produk yang ditawarkan memiliki kualitas yang jauh lebih baik dari pesaing bisnis.

Apakah Anda kesulitan Mengelola Banyak Toko di Marketplace Shopee?

Sibuk mengelola banya toko, kesulitan mengelola manajemen produk, sampai bingung menganalisa persaingan harga di Marketplace? Yuk Ginee bantu

Metode Penetapan Harga Dan Contohnya

Berikut adalah 3 metode penetapan harga:

Metode Penetapan Harga Berorientasi Biaya

Perusahaan dapat menentukan harga pokok produk dengan cara-cara sebagai berikut:

Cost-Plus Pricing

Perusahaan menghitung biaya produksi yang dipertahankan dan memasukkan persentase tetap untuk menetapkan harga jual. Peningkatan laba dievaluasi pada biaya tetap dan biaya variabel.

Markup Pricing

Harga jual sebuah produk ditetapkan dengan menambahkan jumlah tetap dari total biaya suatu produk dengan harga akhirnya.

Target-Returning Pricing

Harga ditetapkan dengan tujuan untuk mencapai tingkat pengembalian investasi.

Metode Penetapan Harga Berorientasi Pasar

Perusahaan dapat menentukan harga pokok produk dengan cara-cara sebagai berikut:

Perceived-Value Pricing

Dalam metode ini, perusahaan menetapkan harga dengan mempertimbakan hal – hal yang mempengaruhi sudut pandang konsumen seperti kualitas produk, promosi, sistem distribusi, dan sebagainya.

Value Pricing

Metode ini perusahaan berusaha untuk menghasilkan produk kualitas tinggi dengan harga yang rendah.

Going-Rate Pricing

Perusahaan menetapkan harga setelah meninjau harga yang telah ditetapkan oleh pesaing. 

Auction Type Pricing

Dengan zaman digitalisasi saat ini, metode ini sangat sering digunakan. Penetapan harga yang dilakukan adalah harga kontemporer seperti yang sering kita temukan pada situs online seperti eBay, Shopee, dan sebagainya.

Differential Pricing

Metode ini diterapkan ketika harga yang ditawarkan harus berbeda. Contohnya penetapan harga disesuaikan dengan perbedaan wilayah, produk, dan lainnya.

Metode Penetapan Harga Berorientasi Laba

Metode ini digunakan untuk menyeimbangkan pendapatan dan biaya di dalam proses penetapan harga. Metode ini dilakukan dengan cara target return on investment pricing, target return on sales pricing dan target profit pricing.

Kesimpulan

Penetapan harga merupakan hal yang sangat penting dalam pemasaran sebuah produk. Terdapat berbagai macam metode dan strategi yang dapat dipilih oleh perusahaan dalam menetapkan harga.

Perusahaan juga perlu memperhatikan faktor diluar selain harga yang dapat mempengaruhi jumlah permintaan, perilaku konsumen serta situasi pasar secara global sehingga penetapan harga dapat terarah dan efektif. Dengan menetapkan harga yang tepat diharapkan perusahaan dapat bertahan dan menghasilkan keuntungan di tengah ketatnya persaingan.

Ginee Omnichannel: Mengelola Banyak Toko Online dengan Mudah

Ginee Omnichannel adalah sebuah platform yang akan membantu Anda dalam mengelola banyak toko online yang terdaftar di berbagai marketplace. Jika Anda punya toko online dan kesulitan untuk mengelolanya, yuk, gabung dengan Ginee Indonesia aja!

Ginee punya banyak fitur seperti fitur manajemen promosi, produk, stok, pesanan, laporan penjualan, dan lainnya. Penasaran dengan manfaat menggunakan Ginee? Daftar sekarang dan dapatkan free trial selama 7 hari!

Ginee Omnichannel, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? Say no worry, Ginee Omnichannel hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu dashboard!

Fitur Ginee beragam, mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee track alias Anda bisa lacak paket dengan lebih mudah, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang dan dapatkan free trial selama 7 hari full!

  1. Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
    • Update secara otomatis pesanan dan stok
    • Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
    • Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
  2. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Ginee
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa tingkatkan penjualan, menghemat biaya dan waktu hanya dengan Ginee!