Gudang merupakan bagian penting dalam kegiatan logistik. Hal ini karena gudang merupakan tempat pengelolaan stok produk serta berbagai aktivitas pergudangan lainnya demi mewujudkan operasional bisnis yang optimal. Namun, pengelolaan gudang tidak bisa dilakukan sembarangan, diperlukan pengetahuan mengenai istilah stok dalam gudang dan manajemen stok barang yang tepat agar gudang dapat berjalan lancar.

Manajemen inventory gudang adalah aspek penting yang perlu dilakukan agar pencatatan barang persediaan dengan barang asli yang terdapat di dalam gudang dapat sesuai dan tidak terjadi selisih stok barang. 

Salah kirim barang, pembeli bisa garang!

Gak mau dapat komplain kan? Makanya, pakai jasa Ginee WMS biar gudang rapi dan gak salah kirim barang ke pembeli!

Oleh karena itu, pemilik bisnis harus mengetahui istilah-istilah yang terdapat pada manajemen stok barang agar gudang Anda dapat berfungsi optimal. Berikut ini akan dibahas beberapa istilah warehouse dalam metode persediaan beserta keunggulannya sebagai acuan untuk bisnis Anda. Yuk, simak artikelnya berikut ini!

Baca juga: 7 Cara Mengelola Stok Barang Gudang, Auto Rapi Anti Ribet!

Metode Pengelolaan Inventory Management

Dalam mengelola stok barang, diperlukan penanganan yang cukup kompleks dan sistematis, terlebih untuk gudang besar. Hal ini dilakukan demi menghindari penumpukan stok barang yang tidak layak di gudang dan merugikan bisnis Anda. 

Untuk itu, Anda perlu mengetahui metode pengelolaan inventory management yang benar, agar pengelolaan gudang dapat berjalan lebih efektif. Berikut ini akan dibahas mengenai metode-metode yang terdapat dalam pengelolaan inventory management. Apa saja? Yuk, simak!

Metode FIFO (First In First Out)

FIFO adalah metode pengelolaan inventory dengan mengeluarkan stok barang yang pertama kali masuk gudang. Artinya, stok barang yang pertama masuk ke gedung akan menjadi stok yang pertama keluar dari gudang. Hal ini berguna untuk mencegah barang rusak karena disimpan terlalu lama di dalam gudang. Sehingga, stok tersebut harus segera dikeluarkan dan dijual.

Metode FIFO ini merupakan metode yang sering digunakan untuk menentukan harga pokok penjualan dengan cara mengasumsikan bahwa produk yang telah terjual merupakan produk yang paling lama berada di dalam persediaan. Jadi, metode penetapan biaya suatu produk ini disesuaikan dengan konsep bahwa biaya masuk stok barang harus selaras dengan hasil penjualan dari stok lama.

Misalnya, Anda menjalankan sebuah bisnis makanan, maka makanan yang terlebih dahulu terjual adalah makanan yang pertama kali masuk ke gudang Anda. Perhitungan biaya dari makanan yang telah terjual itulah yang dijadikan biaya pokok penjualan. Umumnya, metode ini banyak digunakan oleh pebisnis yang bergerak di bidang minuman, obat-obatan, atau makanan yang memiliki masa kadaluarsa.

Metode FEFO (First Expired First Out)

Metode selanjutnya dalam pengeloaan stok barang adalah metode FEFO (First Expired First Out). Metode FEFO adalah jenis metode persediaan dengan cara mengeluarkan barang yang memiliki tanggal kadaluarsa yang paling dekat terlebih dahulu. Metode ini terbilang cukup efektif untuk mencegah barang terlalu lama disimpan di dalam gudang dan berpotensi kadaluarsa saat dikeluarkan sehingga dapat menyebabkan kerugian. 

Sedangkan, untuk produk yang masih jauh tanggal kadaluarsanya, biasanya akan disimpan di rak stok barang sebagai stok untuk esok hari. Metode ini banyak digunakan oleh perusahaan yang bergerak di bidang makanan atau obat-obatan yang produknya memiliki tenggang waktu kadaluarsa. 

Contoh penerapan metode FEFO dapat banyak Anda temukan di supermarket atau toko obat. Pemilik bisnis pasti akan menempatkan barang yang memiliki tanggal kadaluarsa paling dekat pada bagian terdepan rak, sehingga barang akan cepat habis terjual dan perusahaan tidak mengalami kerugian.

Metode LIFO (Last In First Out)

Metode LIFO (Last In First Out) merupakan metode manajemen inventori yang memiliki cara kerja berkebalikan dengan FIFO. Pada metode ini, barang yang terakhir masuk ke gudang akan menjadi barang pertama yang keluar untuk dijual. Biasanya, metode ini digunakan untuk memanfaatkan momentum demi meraih banyak keuntungan. 

Contoh penerapan metode ini dapat Anda lihat pada perusahaan yang bergerak di bidang fashion. Pakaian yang sedang tren harus dijual terlebih dahulu, sementara pakaian model lama akan disimpan untuk permintaan di masa yang akan datang. Pasalnya, pada saat terjadinya inflasi, keuntungan yang di dapat dari sebuah bisnis akan menurun. Namun, dengan menerapkan metode ini, profit operasional bisnis pun tidak terpengaruh.

Baca juga: Cara Menghitung FIFO, LIFO, dan Average untuk Persediaan Akhir

Keunggulan Masing-Masing Metode Manajemen Stok Barang

Setelah mengetahui pengertian dan perbedaan dari masing-masing metode inventory, Anda juga perlu tahu keunggulan dari masing-masing metode inventory tersebut untuk membantu Anda dalam memilih metode yang tepat untuk bisnis Anda. Lantas, apa saja keunggulan masing-masing metode manajemen stok barang? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

Barang gudang numpuk, hati-hati salah kirim!

Jangan sampai salah kirim produk ke pembeli karena kelola gudang gak beres! Atur gudang dengan bantuan Ginee!

Keunggulan FIFO

Terdapat berbagai keunggulan yang bisa Anda dapatkan dari menggunakan metode FIFO untuk bisnis Anda, di antaranya adalah kemudahan dalam menjalankan operasional bisnis serta penyimpanan stok barang berlebih yang dapat diminimalisir (menata barang gudang dengan efisien) Biasanya, perusahaan yang menggunakan metode ini akan mendahulukan persediaan yang paling lama untuk dijual. 

Sehingga, perusahaan akan terhindar dari kerugian akibat menurunya kualitas produk. Selain itu, produk yang dikelola dengan metode FIFO ini masih dapat terjual dengan harga tinggi karena masih terhitung produk yang baru jadi. Sehingga, Anda dapat meraih keuntungan yang lebih banyak lagi.

Keunggulan FEFO

Anda juga bisa mendapatkan keuntuntungan dengan menggunakan metode FEFO untuk bisnis Anda. Metode ini dapat membantu Anda untuk meningkatkan efisiensi bisnis dan mengurangi risiko kerugian. 

Selain itu, metode ini dianggap jauh lebih fleksibel dibandingkan metode FIFO dan dapat membantu untuk meningkatkan laba perusahaan. Hal ini karena barang yang dikeluarkan adalah barang yang memiliki tanggal kadaluarsa yang paling dekat sehingga mengurangi kerugian. 

Keunggulan LIFO

Metode Last In First Out juga memiliki beberapa kelebihan atau keunggulan yang bisa Anda Manfaatkan. Salah satunya adalah membantu Anda untuk membuat perbandingan terhadap besarnya biaya dan pendapatan yang diperoleh. Laba operasional dapat diraih tanpa harus memikirkan harga pasar. Hal ini akan membuat perusahaan bisa mengeluarkan produk andalan sesuai dengan trend yang berlaku dan berpotensi meningkatkan penjualan.

Harus Pilih Metode yang Mana?

Sistem manajemen stok barang merupakan cara untuk mengelola stok produk yang tepat dan sesuai, sehingga tidak ada persediaan yang kurang atau bertumpuk di gudang. Jika manajemen stok barang dapat berjalan dengan baik, tentunya akan berpengaruh terhadap jalannya sebuah perusahaan dalam bersaing dengan perusahaan lainnya. 

Oleh karena itu, Anda perlu menerapkan metode persediaan atau manajemen inventory yang tepat agar bisnis dapat terus berkembang. Beberapa metode yang telah dijelaskan sebelumnya, seperti FIFO, FEFO dan LIFO, masing-masing memiliki keunggulan maupun kekurangan satu sama lain. 

Misalnya, pada metode FIFO, beban pajak yang dikenakan pada metode ini umumnya jauh lebih tinggi dibandingkan metode lainnya. Sementara, pada metode FEFO, cara mengatur barang di gudang untuk mengoptimalkan pengelolaan persedian stok gudang biasanya lebih sulit dibandingkan metode lainnya. 

Metode LIFO juga memiliki kekurangan tersendiri, yaitu pada contoh laporan stok barang gudang untuk manajemen persediaan yang cenderung lebih rumit dibandingkan dengan metode lainnya dan laba yang dihasilkan juga relatif rendah. 

Oleh karena itu, sebelum memilih untuk menggunakan salah satu dari ketiga metode tersebut, Anda terlebih dahulu harus paham dengan kekurangan dan kelebihan dari masing-masing metode. Setelah itu, sesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda.

Jika bisnis Anda bergerak di sektor bisnis makanan atau obat-obatan yang memiliki tanggal kadaluarsa, maka kana lebih baik untuk menggunakan metode FIFO dan FEFO dalam hal mengelola persediaan barang Anda.

Namun, jika perusahaan Anda bergerak di bidang fashion atau furniture, maka menerapkan metode LIFO adalah metode yang tepat untuk Anda. Jika Anda mengetahui tujuan dan kebutuhan bisnis Anda, maka Anda akan dapat dengan mudah memilih jenis metode yang tepat untuk pengelolaan gudang yang efisien.

Ginee WMS: Solusi Mudah Kelola Manajemen Stok Barang 

Mengelola bisnis memang bukan perkara yang mudah termasuk dalam pengelolaan stok barang di gudang. Oleh karena itu dibutuhkan aplikasi pengelolaan stok barang yang tepat untuk membantu proses manajemen stok barang berlangsung lebih efisien dan efektif. Untuk itu, Anda dapat memanfaatkan fitur Ginee WMS dari Ginee Indonesia agar pengelolaan gudang dna menjadi jauh lebih mudah dan praktis. 

Ginee WMS memiliki berbagai macam fitur yang bisa Anda manfaatkan untuk meningkatkan produktivitas gudang Anda, seperti manajemen pesanan, mengecek ketersediaan stok, proses pengambilan barang hingga pengiriman kepada konsumen dengan cepat dan mudah. Jadi, tunggu apa lagi? Ayo, coba Ginee WMS sekarang juga!

Duh, stok gudang berantakan…

Eits, jangan ngeluh lagi! Sekarang, ada Ginee WMS (Warehouse Management System) yang bakalan bantu kamu manajemen gudang mulai dari ngurusin stok, multi gudang, hingga logistik.