Selanjutnya setelah mengetahui masing-masing fungsi dasar dari jurnal umum dan jurnal khusus, bisa dilanjutkan dengan cara pencatatan jurnal yang baik dan benar untuk jurnal umum dan jurnal khusus. Dalam hal proses cara pencatatan jurnal umum dan jurnal khusus cukup sama dan tidak berbeda jauh langkah-langkah memasukkannya ke dalam jurnal yang nantinya akan memudahkan dalam mengikuti contoh jurnal umum dan jurnal khusus.
Berikut langkah-langkah untuk memasukkan akun transaksi kedalam buku jurnal umum dan khusus, yaitu:
- Dengan mengidentifikasi setiap akun transaksinya, jangan sampai terjadi kesalahan memasukkan akun transaksi.
- Dengan mengidentifikasi setiap nilai saldo akun transaksi, jangan sampai salah menambah atau mengurangi saldo awal.
- Dengan teliti memasukkan digit nominal akun.
- Dengan teliti menganalisis nominal saldo debit dan saldo kredit bernilai sama.
Perbedaan Jurnal Umum dan Jurnal Khusus

Memang sistem cara pencatatan jurnal umum dan jurnal khusus sama, namun jurnal umum dan jurnal khusus secara spesifik memiliki perbedaan pada fungsi dasar jurnal itu sendiri yang perlu diketahui sebelum menentukan jurnal mana yang cocok dengan usaha atau bisnis yang dijalankan serta sebelum membuat buku besar perusahaan.
Dalam hal tersebut bisa dengan terlebih dahulu mengetahui dan mempelajari ciri-ciri perbedaan jurnal umum dan jurnal khusus mana yang cocok digunakan serta memudahkan dalam memahami contoh soal jurnal khusus dan jurnal umum, antara lain:
| Jurnal Umum | Jurnal Khusus | |
| Format Kolom Jurnal | Terdiri dari 2 kolom (sisi debit dan sisi kredit). | Terdiri dari banyak kolom. |
| Proses Pencatatan | Mencatat semua transaksi yang terdapat di perusahaan. | Mencatat semua transaksi secara berkelompok atau sejenis. |
| Bentuk Susunan Jurnal | Terdiri dari tanggal, akun, keterangan, referensi, debet dan kredit. | Bentuk susunan jurnal sesuai kolom pencatatan transaksi sejenis. |
| Cara Pencatatan | Semua dicatat dalam satu jurnal. | Dicatat terpisah, sesuai dengan jenis jurnalnya. |
| Metode Pencatatan | Setiap terjadi transaksi keuangan atau dengan metode perpetual. | Dilakukan secara periodik, dan umumnya di akhir bulan. |
| Sistem Posting ke Buku Besar | Dapat dilakukan setiap terjadi transaksi. | Dilakukan secara kolektif dan berkala. |
| Tenaga Kerja | Dapat dilakukan satu orang atau secara personal. | Dilakukan lebih dari satu atau secara kelompok. |
| Kegunaan | Sering digunakan oleh perusahaan jasa dan perusahaan dagang berskala kecil. | Sering digunakan oleh perusahaan besar dan transaksi yang dimiliki terjadi berulang-ulang. |
| Jenis Jurnal | Memiliki satu jenis. | Memiliki 4 jenis, yaitu pengeluaran kas, penerimaan kas, penjualan, dan pembelian. |
Dari tabel buatlah perbedaan jurnal umum dan jurnal khusus diatas dapat terlihat fungsi dan manfaatnya berbeda bagi sebuah perusahaan atau seorang pebisnis. Oleh karena itu, sebelum memilih antara menggunakan jurnal umum atau jurnal khusus hendaknya pertimbangkan kegiatan transaksi yang terjadi dalam periode tertentu.

Perbedaan dalam Pencatatan Jurnal Umum dan Khusus

Selanjutnya yang terakhir dari isi artikel ini setelah perbedaan jurnal khusus dan jurnal umum adalah perbedaan dalam pencatatan jurnal umum dan khusus berdasarkan hasil pencatatan yang dilakukan. Karena dari teori penjelasan atas perbedaan jurnal umum dan jurnal khusus dapat jelas terlihat berbeda pada format susunan jurnal yang dibuat di contoh jurnal khusus dan jurnal umum dibawah berikut.
Berikut contoh jurnal umum bentuk susunannya, yaitu:

Berikut contoh format jurnal khusus, yaitu:
- Jurnal Pengeluaran Kas.

- Jurnal Penerimaan Kas.

- Jurnal Pembelian.

- Jurnal Penjualan.

Baca juga: Tips Membuat Pembukuan Sederhana yang Memudahkan Bisnis
Nah, itu tadi adalah perbedaan jurnal umum dan jurnal khusus yang perlu Anda ketahui. memiliki beberapa laporan atau catatan keuangan perlu dimiliki oleh pelaku bisnis agar bisa menganalisa aliran dana hasil penjualan dan perkembangan usaha yang sedang berjalan, selain itu juga bisa membantu menemukan biang masalh pada bisnis.
Ginee Omnichannel Bantu Kelola Bisnis Online Anda
Membuat jurnal penjualan dalam bidang bisnis memang perlu di hati-hati dan ketelitian, salah satu angka saja bisa membuat rancu anggaran. Meskipun begitu Anda harus tetap memiliki beberapa jurnal dan catatn bisnis Anda, dengan Ginee Omnichannel bisa membantu Anda dalam melakukan catatan keuangan.
Ginee Indonesia memiliki beberapa fitur yang tentunya bisa membantu Anda mengelola toko online Anda dengan mudah dan anti ribet. Fitur Ginee diantaranya adalah manajemen pesanan, stok produk, layanan chat pelanggan, hingga laporan penjualan bisa ANda dapatkan hanya dalam satu dashboard saja. Yuk, daftar Ginee sekarang!
Ginee Indonesia, Tool Bisnis Online Paling Kredibel
Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? No worries, Ginee Indonesia hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu platform saja!
Fitur dari Ginee beragam, lho! mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee WMS, yang artinya Anda dapat mengelola manajemen pergudangan dengan lebih mudah, Ginee Chat yang memungkinkan Anda mengelola chat pelanggan dari berbagai platform, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang FREE!
- Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
- Update secara otomatis pesanan dan stok
- Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
- Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
- Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
- Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
- Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Ginee
- Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan
