hitung hpp

Ayu mulai berbisnis! Zaman sekarang banyak sekali outlet – outlet restoran yang dibuka. Apalagi dengan adanya aplikasi Grab atau pun Gojek, sehingga dapat mempermudah untuk membuka bisnis di zaman sekarang. Dalam proses berbisnis makanan, penting untuk mengetahui cara menghitung hpp makanan.

Kita harus mengetahui bagaimana dengan pengaturan persediaan, margin keuntungan yang didapat, menu apa saja yang dapat laku, dan sebagainya. Pada artikel ini akan membahas tentang cara menghitung hpp makanan restoran agar bisnis anda dapat terhindar dari risiko kebangkrutan.

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa Tingkatkan penjualan kamu, menghemat biaya dan waktu kamu hanya dengan Ginee!

Hubungan HPP Dengan Food Cost

Penjelasan singkat tentang HPP, adalah singkatan dari Harga Pokok Penjualan. HPP adalah istilah yang digunakan untuk menentukan harga jual. Harga Pokok Penjualan atau HPP digunakan untuk menggambarkan kisaran biaya yang digunakan dalam memproduksi suatu barang atau jasa. 

Biaya dalam HPP sangat mempengaruhi keuntungan, jadi harus dihitung dengan tepat dan benar. Penjelasan selengkapnya tentang hpp bisa dilihat pada link ini

Biaya – biaya dalam usaha restoran biasa dibandingkan dengan Food Cost. Memiliki hubungan yang erat maka keduanya dapat berfungsi sebagai alat untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal. Setelah mengetahui keduanya, maka laba usaha pun dapat diprediksi dengan tepat dan benar. Berikut penjelasan lengkap mengenai Food Cost :

Apa sih Food Cost itu ?

Food Cost (FC) adalah keseluruhan biaya atas persediaan bahan makanan atau minuman yang dikeluarkan dalam memproduksi makanan dan minuman itu. Dapat dikatakan food cost (FC) merupakan total biaya pembeliaan persediaan makanan atau minuman dibagi dengan total nilai penjualan makanan atau minuman. 

Untuk biaya bahan baku minuman dapat dihitung secara terpisah maupun digabungkan perhitungannya dengan makanan, tergantung chief cook dari restoran tersebut. Hasil perhitungannya pasti akan menghasilkan result yang berbeda-beda pula, tergantung penerapannya.

Biasanya Food Cost yang normal berada pada kisaran 35% hingga 37% untuk makanan , dan 28% hingga 32 % untuk minuman. Angka tersebut hanyalah kisaran umum, semuanya akan berada pada keputusan pemilik dari restoran, semakin kecil Food Cost yang dihasilkan akan semakin bagus.

Tujuan Food Cost

  • Menentukan harga jual makanan atau minuman di restoran anda
  • Dapat Mengetahui tingkat penjualan di setiap outlet restoran anda

Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Perhitungan Food Cost

Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi Food Cost ataupun harga jual. Beberapa faktor ini harus diperhatikan dengan teliti, jika tidak akan berakibat fatal, berikut faktor-faktornya:

Direct Cost

Atau disebut dengan biaya langsung adalah aspek yang harus diperhatikan,karena ini adalah awal dari proses. Dalam membuat sebuah porsi untuk konsumen, semuanya diawali dengan membeli bahan  baku secara langsung. Ketahui bahwa dengan faktor ini tentu saja seorang produsen dapat menentukan harga jualnya secara langsung.

Overhead Cost

Atau disebut dengan biaya operasional, merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap harga jual beserta food cost itu sendiri. Karena tidak hanya produknya saja, namun juga biaya dari operasionalnya juga wajib diperhatikan secara langsung. cara menghitung hpp makanan melalui food cost juga kerap menjadi alat yang digunakan oleh para pengusaha restoran.

Pricing Boundaries

Atau disebut dengan batasan harga, akan sangat berpengaruh, istilahnya lainnya adalah sebagai alat atau media pengawas dalam menentukan harga. Karena dengan begitu dalam kasusnya jika ada pelanggan yang ingin menambahkan toping atau extra menu, maka hal tersebut harus tetap memperhitungkan keuntungan yang didapatkan.

Beberapa faktor tersebut akan sangat berpengaruh terhadap kelangsungan bisnis. Terlebih yang diinginkan setiap perusahaan adalah keuntungan, bukan kerugian. Jadi tidak boleh meremehkan faktor-faktor ini dalam menentukan food cost, hpp, serta harga jual yang akan dikenakan.

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa Tingkatkan penjualan kamu, menghemat biaya dan waktu kamu hanya dengan Ginee!

Jenis – Jenis Perhitungan Food Cost 

Dalam penerapannya Food Cost memiliki dua jenis perhitungan yaitu sebagai berikut:

Food Cost Ideal

Adalah bentuk persentase Food Cost yang dihitung berdasarkan rumus ideal. Food Cost Ideal biasanya akan menghasilkan persentase yang lebih rendah daripada Food Cost Aktual.

Food Cost Aktual

Adalah bentuk persentase Food Cost yang dihitung dengan memperhitungkan tingkat persediaan awal dan akhir. Food Cost Aktual biasanya akan menghasilkan nilai persentase yang lebih tinggi dari pada Food Cost Ideal.

Mengapa nilai dari Food Cost aktual selalu lebih besar dari Food Cost ideal? Hal tersebut terjadi karena selama proses produksi menu makanan atau minuman, sedikit banyak akan ada saja bahan yang terbuang ataupun bahan yang dipakai lebih dari takaran resep.

Oleh karena itu Food Cost aktual dapat menjadi bahan pertimbangan agar bisa meminimalisasi biaya, biasanya hal tersebut disusun oleh chief cook atau chef yang bertugas.

Cara Menghitung Food Cost Ideal

Berikut ini adalah contoh menghitung Food Cost Ideal. Contohnya dalam menyajikan satu set menu bakso goreng :

  1. 300 gram bakso goreng : Rp20.000/kg, jadi harga 300 gram bakso adalah Rp.6.000,- [ (30.000/1.000 gram) x 300 gram ]
  2. 5 gram saus sambal. : Rp 10.000/kg, jadi harga 5 gram saus sambal adalah Rp.50,-  [ (10.000/1.000 gram) x 5 gram ]
  3. 5 gram saus mayo : Rp. 20.000/kg, jadi harga 5 gram saus mayo adalah Rp. 100,- [ (20.000/1.000 gram) x 5 gram]
  4. Harga total resep bakso goreng 1 set adalah Rp 6.450.00,- ( Rp. 6000,- + Rp. 50,- + Rp.100,-)

Untuk menemukan persentase food cost ideal per set menu, membutuhkan informasi biaya dan harga jual resep satu set menu. Sesuai dengan data contoh di atas, biaya resep satu set menu bakso goreng adalah Rp 6.450.

Sedangkan Anda menerapkan Harga Jual satu set menu bakso goreng di restoran Anda seharga Rp 25.000. Persentase food cost adalah biaya resep satu set menu dibagi dengan harga jual satu set menu yaitu, Rp. 6.450 dibagi dengan Rp. 25.000,- x 100% = 25,8 %

Cara Menghitung Food Cost Aktual

Berikut ini adalah contoh menghitung Food Cost Aktual. Contohnya seperti yang di Food Cost Ideal dalam menyajikan satu set menu bakso goreng, tetapi sebelum menghitung kita harus mengetahui HPP atau harga pokok penjualan menu anda. Maka dari itu, Anda harus mengetahui nilai persediaan awal periode, jumlah pembelian persediaan, dan nilai persediaan akhir periode.

A. Menghitung HPP Makanan per Set Menu

Dengan menggunakan contoh kasus menu satu set bakso goreng yang sama, katakanlah jikalau anda memiliki persediaan awal bakso goreng mentah sejumlah 30 kg dan 600 gram saus sambal dan 600 gram saus mayo.

Maka, nilai persediaan awal untuk satu set menu bakso goreng adalah Rp. 600.000,- + Rp 6.000,- + Rp 12.000,- = Rp 618.000. Lalu ada pembelian bakso sejumlah 10 kg dan 500 gram masing – masing untuk saus, jumlah yang dikeluarkan Rp.215.000,-.Setelah melakukan Stock Opname, diketahui nilai persediaan akhir bakso goreng mentah adalah 8 Kg dan saus sambal sejumlah 100 gram.

Itu berarti, nilai persediaan akhir bakso goreng mentah adalah Rp. 160.000,- + Rp. 1.000,-= Rp. 161.000,-.

Maka HPP = Persd Awal + Pembelian – Persd Akhir = ( Rp 618.000,- + Rp 215.000 – Rp. 161.000,- ) = Rp. 672.000,-

Cara menghitung hpp makanan excel pada contoh diatas dapat didownload disini

B. Menemukan Nilai Food Cost Aktual Per Menu

Setelah mengetahui nilai HPP per menu maka akan membutuhkan data total penjualan satu set menu terkait. Jika satu bulan ada 60 set bakso goreng yang terjual, maka total nilai penjualan adalah 60 set bakso goreng x Rp. 25.000 ( harga jual satu set menu ) maka totalnya adalah Rp. 1.500.000,-

Total HPP menu bakso goreng adalah Rp 672.000, maka persentase nilai food cost aktual untuk usaha bakso goreng adalah Rp 672.000 dibagi Rp 1.500.000 x 100% = 44,8%.

Perbandingan Nilai Food Cost Ideal dengan Food Cost Aktual

Berdasarkan contoh di atas, nilai food cost Aktual ternyata lebih besar dibandingkan dengan nilai food cost Idealnya (44,8% > 25,8%). Berarti terjadi pemborosan pada penggunaan bahan baku, sehingga harus meminimalisir nilai persentase dari food cost aktual, agar dapat optimal. 

Karena sudah mengetahui food cost maka kita dapat memprediksikan harga jual kita, berapa keuntungan yang ingin suatu pemilik usaha dapatkan ditambahkan saja dari food cost. Asal jangan lebih rendah dari harga food cost. Dengan begitu kita dapat mengetahui cara menentukan harga jual makanan maupun cara menentukan harga jual minuman yang akan dijual. 

Pada contoh bakso goreng tadi kita juga dapat mengetahui cara menghitung keuntungan penjualan makanan bakso goreng yaitu per setnya kita akan untung Rp. 25.000 – Rp. 6.450 akan untung Rp. 18.550 atau biasa ini disebut dengan laba kotor usaha. 

Kesimpulan

Pada artikel ini para pembaca dapat mengetahui cara menghitung hpp makanan berdasarkan metode food costing. Dengan aplikasi seadanya kita dapat memulai sebuah bisnis makanan yang simpel serta memanfaatkan sistem fulfillment agar bisnis kuliner Anda semakin professional dan berkah dalam melayani konsumen.

Dengan meneliti dan fokus pada HPP makanan kita dapat mendapatkan keuntungan yang optimal. Pada artikel berikutnya kita akan membahas cara menghitung cost minuman dan cara menghitung hpp kedai kopi. Ditunggu untuk artikel selanjutnya. Semoga bermanfaat dan salam sukses.

FaststockCrewdibleFlexofast
FiturPenyimpanan Barang (Storing), Manajemen Inventaris (Inventory Management), Pengambilan & Pengemasan (Picking & Packing), Pengiriman (Shipping)Mengurus storage, inventory, picking & packingMengurus pengiriman ke seluruh Indonesia, Mendukung online food business, e-commerce management, dynamic supply chain, packing customization.
Range Harga$$
(Very Affordable)
$$$$
(Expensive)
$$
(Very Affordable)
Tabel Perbandingan Penyedia Jasa Fulfillment

  1. Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
    • Update secara otomatis pesanan dan stok
    • Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
    • Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
  2. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Ginee
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan

Ginee Omnichannel, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? Say no worry, Ginee Omnichannel hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu dashboard!

Fitur Ginee beragam, mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee track alias Anda bisa lacak paket dengan lebih mudah, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang dan dapatkan free trial selama 7 hari full!

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa Tingkatkan penjualan kamu, menghemat biaya dan waktu kamu hanya dengan Ginee!