Bisnis online tidak hanya membutuhkan perencanaan terhadap produk yang ingin dijual, tapi Anda pun tetap harus memperhatikan aspek seperti target pasar, strategi pemasaran, dan strategi penetapan harga. Dalam strategi penetapan harga pun, ada istilah yang perlu Anda ketahui yaitu mark up. Mark up adalah faktor penting yang akan berguna bagi bisnis online Anda ke depannya. Simak selanjutnya tentang mark up pada artikel ini, ya!

Apa yang Dimaksud dengan Mark Up?

Mark up pricing adalah suatu metode menaikkan harga atau jumlah rupiah terhadap suatu produk yang Anda jual dengan tujuan memperoleh harga jual yang tepat. Menggunakan mark up dalam strategi penetapan harga dapat membuat margin meningkat. Yang disebut dengan margin yaitu jumlah keuntungan awal yang didapatkan dari produk atau jasa yang Anda jual dan dihitung dalam satuan persen,

Karena definisi mark up pun berhubungan dengan perhitungan margin, maka cara mark up harga yaitu: Harga Jual = Harga Beli produk + Mark Up. Meskipun Anda dapat menggunakan mark up dan menentukan harga jual secara manual, Anda juga bisa memanfaatkan rumus mark up di Excel yang bisa memberikan hasil lebih cepat.

Omnichannel dengan Sistem All-in-One

Memaksimalkan efisiensi bisnis dan ciptakan pengalaman personal untuk pelanggan dari beragam Multi-channel dalam penjualan Online dan Offline.

Dari banyaknya jenis metode penetapan harga, mark up pricing method adalah salah satu metode yang populer dan sering diterapkan oleh para pelaku bisnis. Alasannya, metode mark up ditentukan dengan satu tujuan yakni menutup biaya non operasional dan laba rugi perusahaan.

Mark up memiliki lawan metode yang disebut dengan mark down. Kalau mark up berarti cara menaikkan harga, maka mark down adalah sebuah cara untuk menurunkan harga jual atau harga produk. Kenapa harus diturunkan? Sebab, riset membuktikan bahwa adanya penurunan harga dapat berdampak pada peningkatan penjualan, sehingga penggunaan mark down tidak akan membuat pebisnis mengalami kerugian.

Namun, beda halnya dengan metode mark up, justru metode mark down mungkin menghasilkan untung yang lebih sedikit sebab alasan dilakukannya pun biasanya untuk cuci gudang. Rumus mark down yaitu: Harga Jual = Harga Beli Produk – Mark Down.

Cara Menggunakan Mark Up untuk Mendapatkan Keuntungan Lebih

Sebelum Anda menerapkan metode mark up atau menaikkan harga jual, ada beberapa hal yang harus menjadi fokus pertimbangan. Simak penjelasannya berikut.

Menentukan Target Penjualan

Pertama-tama, Anda perlu menentukan target penjualan sebab ini termasuk hal yang penting dan berguna sebagai bahan acuan Anda dalam menjual suatu produk dalam satu bulan atau bahkan satu hari. Selain itu, menentukan target penjualan juga akan mempermudah Anda dalam merencanakan stok barang atau jangka waktu produk disimpan di gudang.

Menentukan Biaya Operasional

Biaya operasional meliputi banyak hal seperti transportasi, komunikasi, pengemasan, dan lain sebagainya. Anda pun harus berusaha untuk menghitung kemungkinan keluarnya biaya untuk hal-hal tersebut. Jangan sampai menggunakan dana pribadi dan dicampur dengan biaya berbisnis, nantinya keuangan Anda akan berantakan, lho. Dalam mengatasi hal ini, sebaiknya Anda tentukan biaya operasional serta budget yang Anda miliki saat ini.

Menentukan Target Bisnis Online di Masa yang Akan Datang

Dalam berbisnis, lebih baik Anda juga memikirkan tentang perkembangan di masa yang akan datang. Jangan hanya merencanakan untuk saat ini saja, tapi cobalah untuk berpikir lebih maju, sehingga Anda bisa berusaha untuk mengurangi risiko buruk dari bisnis jika sewaktu-waktu terjadi pada waktu yang tidak disangka-sangka. 

Maka dari itu, Anda dapat menentukan target pengembangan bisnis online dari sekarang dan hubungkan dengan penggunaan metode mark up, sehingga strategi penetapan harga ke depannya pun selalu terarah. Jangan lupa juga untuk melihat perkembangan kompetitor serta kebutuhan pasar, ya, supaya bisnis online bisa adaptif dengan hal yang sedang trending.

Cari Tahu Manfaat Omnichannel Buat Bisnis Kamu!

Dapatkan promo terbaru Ginee Sekarang juga

Cara Menentukan Harga Jual Produk

Istilah mark up tidak lepas dari yang namanya strategi penetapan harga. Sehingga, Anda pun harus tahu tahapan untuk menentukan harga jual produk supaya menghasilkan nilai yang tepat untuk dipasarkan. Tak hanya mark up, terdapat istilah lain untuk membantu Anda menentukan harga jual juga, lho. Simak selengkapnya.

Mark Up Pricing

Seperti yang sudah disebutkan, mark up pricing menggunakan satuan persen untuk menentukan harga jual. Contohnya, Anda memiliki modal sebanyak Rp30.000 untuk produk makanan yang Anda jual, dan berharap memperoleh laba sebesar 50%.

Harga jual menggunakan metode mark up pricing yaitu: Rp30.000 + (Rp30.000 x 50%) = Rp45.000. Sehingga, Anda perlu menjual Rp45.000 per produk makanan tersebut supaya dapat untung 50%.

Margin Pricing

Margin pricing merupakan rumus untuk menentukan nilai persentase keuntungan tiap produk yang Anda jual. Margin pricing dapat digunakan juga untuk menentukan laba, harga jual yang terlalu mahal atau tidak, dan perbandingan dengan pesaing. Dalam menghitung margin pricing, Anda dapat membandingkan harga jual yang ditetapkan oleh pesaing, sehingga Anda tidak akan mengalami kerugian.

Rumus menghitung margin adalah Harga Jual – Harga Modal / Harga Jual.

Misalkan Anda menjual produk baju seharga Rp55.000 per produk dengan modal sebesar Rp30.000. Perhitungannya adalah: Rp55.000 – Rp30.000 / Rp55.000 = 0,45 atau 45%. Sehingga, persentase yang Anda dapatkan yaitu 45%.

Keystone Pricing

Keystone pricing merupakan cara menentukan harga jual dengan profit 100% atau dua kali lipat dari harga modal. Rumusnya yaitu: Harga Jual = Modal x 2. Biasanya, metode ini banyak dipakai untuk produk yang diproduksi dalam skala besar dengan tujuan untuk menutup biaya operasional stok opname yang besar.

MSRP (Manufactured Retail Price)

Dengan menggunakan metode ini, Anda dapat memasang harga jual yang tidak begitu jauh dengan tujuan untuk memunculkan keseimbangan harga di pasaran serta menghindari adanya over pricing. 

VBP (Value Based Pricing)

VBP merupakan metode menentukan harga jual yang ditentukan berdasarkan nilai yang diperoleh pembeli. Dengan kata lain, harga produk akan setara dengan harga yang dibayar oleh konsumen. Metode ini umumnya digunakan untuk produk yang memiliki kualitas tinggi, populer, atau merupakan produk yang sulit dicari.

Paket, Bundling, Grosir 

Metode paket, bundling atau grosir dapat digunakan dengan cara menggabungkan produk dengan harga jual yang lebih tinggi dari harga satuan produk. Contohnya, Anda menjual produk serum kecantikan per kemasan sebesar Rp30.000. Ketika Anda menerapkan harga paket, bundling, atau grosir, maka Anda dapat menambah produk lain atau produk yang serupa dengan harga yang lebih tinggi yaitu Rp55.000.

Logikanya, daripada pembeli membeli harga dua produk serum sebesar Rp60.000, lebih baik Anda memberikan harga paket yaitu Rp55.000 untuk dua produk sekaligus. Dengan begitu, Anda bisa menarik lebih banyak konsumen dan penjualan pun meningkat.

Menggunakan mark up sebagai strategi penetapan harga jual termasuk cara yang efektif untuk mengembangkan bisnis online Anda. Apabila Anda ingin meningkatkan penjualan dengan lebih cepat untuk bisnis online di marketplace, pakai jasa Ginee Omnichannel aja!

Apakah Anda kesulitan Mengelola Banyak Toko di Marketplace Shopee?

Sibuk mengelola banya toko, kesulitan mengelola manajemen produk, sampai bingung menganalisa persaingan harga di Marketplace? Yuk Ginee bantu

Ginee Omnichannel

Ginee Omnichannel adalah platform bisnis berbasis Omnichannel yang dapat membantu Anda mengelola banyak toko online di marketplace sekaligus hanya dalam satu dashboard Ginee saja. Gak perlu kesulitan lagi dalam mengurus proses bisnis online sebab ada Ginee yang bisa mempermudah Anda.

Ginee memiliki fitur manajemen produk, stok, pesanan, promosi, laporan penjualan, Ginee Chat, dan Ginee Fulfillment. Semua fitur Ginee dapat Anda manfaatkan secara gratis dengan cara daftar sekarang dan dapatkan free trial selama 7 hari full!

Ginee Omnichannel, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? Say no worry, Ginee Omnichannel hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu dashboard!

Fitur Ginee beragam, mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee track alias Anda bisa lacak paket dengan lebih mudah, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang dan dapatkan free trial selama 7 hari full!

  1. Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
    • Update secara otomatis pesanan dan stok
    • Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
    • Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
  2. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Ginee
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa tingkatkan penjualan, menghemat biaya dan waktu hanya dengan Ginee!