Di era teknologi yang semakin berkembang ini, membuat layanan digital memiliki banyak keunggulan untuk menjadikan sesuatu yang rumit menjadi lebih praktis dan cepat. Ini juga berlaku didalam dunia bisnis, lho. Kehadiran layanan digital dapat membuat setiap kegiatan transaksi seperti penjualan, pembelian, promosi dan pemasaran produk atau jasa dapat dilakukan secara elektronik atau yang biasanya disebut jenis website ecommerce.

Melalui sistem E-commerce, penjual dapat menawarkan produk atau jasanya tanpa berkontak fisik dengan pembeli. Begitu juga sebaliknya, pembeli ingin memilih dan membeli produk tanpa melihatnya secara langsung. Sangat disayangkan jika Anda tidak mencoba layanan tersebut. 

Umumnya E-commerce dikenal masyarakat hanya sebatas menjual barang kebutuhan melalui toko-toko online. Tetapi ternyata jenis-jenis E-commerce lebih luas ketimbang itu. Jenis-jenis E-commerce lainnya mempunyai lebih banyak pihak baik itu sebagai produsen maupun konsumen.

Dengan memahami jenis-jenis E-commerce, Anda bisa mengikuti tren bisnis dan bisa memperluas usaha yang sedang Anda jalankan. Nah, apa saja sih yang ada pada jenis-jenis bisnis E-commerce? Jangan khawatir, artikel ini akan membantu Anda. Simak, ya sampai habis.

Apa Itu E-Commerce?

Electronic commerce atau E commerce adalah segala aktivitas yang dilakukan melalui media elektronik. Meskipun hanya memakai televisi dan telepon, saat ini E-commerce lebih sering terjadi melalui internet. Oleh karena itu, beberapa orang memiliki kesalahpahaman tentang E-commerce dan marketplace. Sebutan E-commerce digunakan untuk mendeskripsikan semua transaksi yang memakai alat elektronik.

Marketplace sendiri merupakan salah satu model E-commerce yang berfungsi sebagai pihak ketiga antara penjual dan pembeli. Seller yang berjualan di marketplace hanya perlu melayani pembeli dan memberikan kualitas terbaik. Sedangkan aktivitas lain seperti pengelolaan bisnis sudah ditangani oleh platform tersebut. 

Omnichannel dengan Sistem All-in-One

Memaksimalkan efisiensi bisnis dan ciptakan pengalaman personal untuk pelanggan dari beragam Multi-channel dalam penjualan Online dan Offline.

Keuntungan E-Commerce

Banyak keuntungan yang bisa didapatkan dari E commerce contohnya, yaitu mempermudah komunikasi antara penjual dan pembeli,  mempermudah proses penjualan dan pembelian konsumen, Mempersingkat waktu dan biaya yang dikeluarkan. 

Proses transaksi yang dapat dilakukan selama 24 jam tanpa ada batasan, sehingga proses terjadinya jual beli dapat berlangsung secara terus menerus.  Manfaat yang dirasakan oleh setiap pengguna website E-commerce yaitu memiliki jangkauan akses informasi yang luas atau memperluas jangkauan calon konsumen dengan pasar, 

Sudah tahu apa itu E-commerce? jika sudah, mari lanjut ke pembahasan berikutnya mengenai jenis-jenis E commerce dan contohnya.

Jenis Website yang Wajib Diketahui oleh Seller

Macam macam E commerce di Indonesia yang harus Anda perhatikan, sebelum Anda memasuki bisnis atau pemula. Jadi setelah Anda mengetahui keuntungan dan pengertian dari E-Commerce. Berikut jenis-jenis E-commerce.

Business to Business (B2B)

Jenis E-commerce seperti Business to Business dilakukan oleh produsen atau perusahaan dengan perusahaan. Pembelian atau pemesanan produk antar perusahaan tidak pernah mengalami keterlambatan atau kekurangan. Biasanya perusahaan mendapatkan harga grosir atau ecer dengan jumlah pesanan yang cukup banyak.

Contoh E commerce Indonesia yang menggunakan B2B yaitu Bizzy, Ralali, Indotrading, dan sebagainya. Beberapa produk yang biasanya dijual yakni bahan dasar pabrik, produk bahan kimia, bahan industri dan lain-lain.

Cari Tahu Manfaat Omnichannel Buat Bisnis Kamu!

Dapatkan promo terbaru Ginee Sekarang juga

Business to Consumer (B2C)

Jenis bisnis ini sangatlah umum yang dilakukan oleh banyak pelaku bisnis baik pemula maupun UMKM. Karena perusahaan langsung menjual produk kepada pembeli. Proses transaksi akan berlangsung dengan cepat dan harga yang di jual ke pembeli bisa berada di bawah pasar.

Di zaman sekarang sudah banyak E-commerce yang melakukan bisnis tersebut, karena dunia digital sangat membawa pengaruh yang luar biasa bagi bisnis online maupun kehidupan. Beberapa jenis E-commerce digunakan di Indonesia adalah Bhinneka, Zalora, Matahari, Hypermart.

Consumer to Consumer (C2C)

Jenis bisnis Customer to Customer (C2C) juga sangat populer di berbagai kalangan pelaku bisnis. Biasanya di C2C konsumen akan saling bertemu dengan konsumen lainnya. Bisnis C2C merupakan bisnis yang ada di dunia digital maupun dunia offline. Untuk di dunia offline, mereka bertemu karena metode pembayaran yang diinginkan seperti Cash On Delivery (COD).

Pada bisnis online C2C sudah cukup banyak yang memanfaatkan jenis E-commerce ini. Pengguna E-commerce biasanya akan nyaman dan aman ketika bertransaksi jual atau beli. Jenis E commerce Shopee, Bukalapak, Tokopedia adalah salah satu contoh dari jenis E-commerce C2C atau yang disebut marketplace.

Nikmati Kemudahan Berjualan

Kamu bisa Kelola Toko, Tingkatkan Penjualan dan Efisiensi Kerja Kamu hanya dengan Ginee!

Consumer to Business (C2B)

Jenis bisnis Consumer to Business (C2B) merupakan jenis yang berbeda dengan B2C. Jenis C2B akan mempertemukan antara konsumen dengan perusahaan atau pebisnis. Biasanya pebisnis mencari produk yang telah dimiliki oleh konsumen. Apabila berminat, biasanya pebisnis akan memberi harga yang cocok untuk konsumen.

Bisnis online C2B sudah banyak dilakukan konsumen seperti pelepas kerja. Contoh dari E-commerce yang sering digunakan yaitu freelancer atau sribulancer. Dari sana konsumen akan mendapatkan uang yang telah ditentukan oleh perusahaan. E-commerce merupakan kebutuhan masa kini dan masa yang akan datang. 

Business to Public Administration (B2A)

Jenis bisnis B2A hampir sama dengan B2B, namun jenis bisnis B2A merupakan jenis bisnis yang menjual produk atau jasa kepada  lembaga pemerintah. Nantinya pihak bisnis akan menawarkan berbagai jenis produk yang dibutuhkan untuk operasionalisasi dan proyek pemerintah. Transaksi B2A akan dilakukan dengan mengajukan tender.

Tender merupakan suatu aktivitas menjual barang atau jasa yang bisa berupa paket pekerjaan dan melibatkan penyelenggara tender, serta diikuti oleh beberapa penyedia yang saling bersaing harga satu sama lain. Jadi jenis B2A merupakan bisnis yang menjualkan produk atau jasa kepada lembaga pemerintah.

Contoh dari bisnis B2A yaitu pembayaran pajak, iuran BPJS dan lain sebagainya. Jenis bisnis B2A yakni individu kepada pemerintah.

Apakah Anda kesulitan Mengelola Banyak Toko di Marketplace Shopee?

Sibuk mengelola banya toko, kesulitan mengelola manajemen produk, sampai bingung menganalisa persaingan harga di Marketplace? Yuk Ginee bant

Online to Offline (O2O)

Jenis bisnis E-commerce yang satu ini adalah jenis yang baru, dimana produsen menggunakan dua saluran baik online maupun offline. Pihak Produsen akan melakukan kegiatan promosi, menemukan konsumen, menarik konsumen dan meningkatkan kesadaran konsumen terhadap produk dan layanan melalui jaringan online.

Selanjutnya, akan diteruskan dengan melakukan pembelian di toko offline. Jenis bisnis E-commerce O2O juga berhubungan dengan aktivitas pemesanan secara online serta pengambilan produk di toko offline. Contoh dari bisnis O2O dari bidang transportasi adalah Grab, Gojek, dan Shopee Food serta akomodasi seperti Airbnb, Airy dan lain-lain.

Nah, Sudah Mengerti dengan Jenis-Jenis E-Commerce. Bagaimana dengan Penjualan Anda?

Anda telah mengetahui jenis-jenis E-Commerce untuk mengetahui perbedaan bisnis apa yang sedang Anda jalankan. Jadi, dengan mengetahui jenis-jenis tersebut, Anda dapat mengelola toko dengan baik. Bagaimana caranya? Ginee, lah solusinya!

Anda dapat menggunakan aplikasi Ginee sebagai platform yang dapat membantu kelola banyak toko online dari berbagai marketplace. Sehingga Anda tidak perlu lagi repot-repot mengelolanya satu persatu. Ginee dilengkapi dengan fitur manajemen produk, stok, pesanan, promosi, laporan penjualan, dan lain sebagainya! Cek selengkapnya di website resmi Ginee Omnichannel dan klaim free trial selama 7 hari!

Ginee Omnichannel, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? Say no worry, Ginee Omnichannel hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu dashboard!

Fitur Ginee beragam, mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee track alias Anda bisa lacak paket dengan lebih mudah, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang dan dapatkan free trial selama 7 hari full!

  1. Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
    • Update secara otomatis pesanan dan stok
    • Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
    • Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
  2. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Ginee
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa Tingkatkan penjualan kamu, menghemat biaya dan waktu kamu hanya dengan Ginee!