Persaingan dunia bisnis online semakin ketat. Ditambah lagi, banyak orang yang mulai memanfaatkan peluang bisnis online di marketplace atau platform online lainnya di masa pandemi seperti ini, ketika aktivitas di luar rumah pun dibatasi oleh peraturan pemerintah demi menghindari penyebaran virus Covid-19. Meski begitu, dalam berbisnis, Anda pun harus memperhatikan tentang strategi pemasaran, salah satunya 4P. Apa itu strategi pemasaran 4P?

Sebentar, Strategi Promosi Itu Memangnya Apa?

Bisnis itu tidak sembarangan. Tidak hanya sekadar menjual produk dan berharap bahwa produk Anda akan langsung laku. Anda tidak bisa menjamin laku atau tidaknya produk tersebut kalau tidak melakukan perencanaan terlebih dahulu.

Ibaratnya, ketika Anda ingin memelihara seekor hewan, misalnya kelinci. Anda perlu tahu seluk beluknya untuk bisa merawat dengan baik dan menjaganya dari penyakit atau hal buruk lain, bukan? Lalu, apa yang Anda lakukan?

Tentunya Anda mencari tahu terlebih dahulu tentang makanan yang harus diberikan pada kelinci, bagaimana cara membersihkan kandangnya, grooming atau mengecek kondisi fisik ke dokter hewan harus berapa kali dalam satu bulan, dan hal lainnya. Kalau Anda asal pelihara kelinci saja tanpa tahu cara merawatnya, kemungkinan kelinci Anda tidak bertahan hidup untuk jangka waktu yang lama. 

Nah, sama halnya dengan bisnis online. Bayangkan jika Anda asal jualan tanpa menggunakan strategi pemasaran produk atau jasa yang tepat, mana bisa bersaing dengan pebisnis yang lain? Mana bisa produk jadi laku terus?

Omnichannel dengan Sistem All-in-One

Memaksimalkan efisiensi bisnis dan ciptakan pengalaman personal untuk pelanggan dari beragam Multi-channel dalam penjualan Online dan Offline.

Mungkin Anda belum begitu paham, tapi sudah pasti bisnis tidak hanyalah Anda yang menjalankan, melainkan ada banyak orang lain yang telah berkecimpung dalam dunia bisnis sebelum Anda, dan jika Anda benar-benar ingin berbisnis online, maka carilah cara supaya nantinya bisnis Anda tetap bisa bersaing di tengah-tengah ketatnya persaingan bisnis.

Sesuai dengan namanya, strategi pemasaran atau strategi marketing adalah kiat-kiat untuk menjalankan bisnis. Yang bisa Anda lakukan pun beragam, seperti menentukan produk yang akan dijual, melakukan riset kebutuhan konsumen, menentukan target pasar atau orang yang akan beli produk Anda, modal untuk beriklan dan membayar biaya operasional bisnis, dan strategi mengenali konsumen Anda dengan database pelanggan.

Strategi Pemasaran Online atau Digital

Strategi pemasaran yang tepat ditentukan dari jenis bisnis yang Anda jalani. Jika Anda berjualan offline, maka strategi yang diterapkan dapat berupa penyebaran pamflet, brosur, word-to-mouth, spanduk, dan lain sebagainya. Tapi, karena kebanyakan bisnis dijalani secara online, maka strategi pemasaran digital-lah yang harus diterapkan. Apakah Anda salah satu orang yang baru ingin memulai bisnis online atau memang sudah lama beralih ke online?

Nah, beda halnya dengan strategi pemasaran tradisional. Dalam sistem online, Anda justru perlu memperluas pengetahuan tentang teknologi misalnya jualan lewat platform online marketplace, media sosial, atua website. Selain itu, metode beriklannya pun menggunakan tools online, mementingkan penggunaan platform-platform tersebut untuk menjangkau pasar yang sangat luas.

Seperti yang Anda ketahui, pengguna internet dan teknologi kini sudah didominasi oleh hampir semua orang di dunia. Hal ini turut menyumbang persepsi bahwa Anda bisa memasarkan produk Anda secara online dan produk tersebut dalam dilihat oleh semua orang. Tentunya, bisnis online akan memudahkan Anda dalam melakukan segala prosesnya.

Anda hanya perlu duduk manis di rumah, buka gadget Anda, buka toko online Anda, riset perkembangan pasar, tentukan strategi marketing digital, unggah produk jualan, lakukan pengiriman, dan berkomunikasi dengan konsumen dengan cepat. Jadi, Anda tidak perlu datang ke toko offline Anda dan berjualan di sana seharian penuh. Tentunya, jualan online pun akan membantu Anda jadi pribadi yang lebih hemat waktu!

Strategi Pemasaran 4P (Marketing Mix)

Dari sekian banyak macam strategi marketing digital, salah satu contoh strategi pemasaran yang perlu Anda ketahui yaitu strategi pemasaran 4P atau kerap disebut marketing mix. Kenapa bisa disebut begitu? Sebab, isi strategi marketing 4P pun terdiri atas aspek yang penting untuk membantu kelangsungan bisnis online Anda. Berikut ini penjelasan lengkap dari strategi marketing 4P sekaligus dengan contoh penerapannya pada bisnis di marketplace!

4P: Product 

Pertama, produk. Dalam berbisnis online, Anda tentu harus menentukan objek dari tujuan Anda berbisnis, dan yang dimaksud di sini yaitu produk atau jasa yang akan ditawarkan ke khalayak umum. Mungkin, sebagian dari Anda masih bingung, kira-kira produk apa yang harus dijual? Apakah ketika Anda menjual produk itu, bakalan laku? Apakah calon pembeli banyak yang membutuhkan produk tersebut?

Inilah gunanya melakukan riset produk. Anda bisa menggunakan Google Trends untuk mengetahui produk atau jasa yang sedang ramai diperbincangkan oleh orang-orang, ataupun produk yang sedang gencar-gencarnya trending di pasaran. Anda bisa memanfaatkan hal ini untuk listing produk yang sekiranya ingin Anda jual. Nanti, Anda dapat langsung membeli atau memproduksi sendiri barang tersebut dan memperjualbelikannya di platform online.

Usahakan untuk menjaga kualitas produk, ya. Anda harus bisa menempatkan posisi sebagai pembeli, ketika Anda membeli suatu produk di toko online Anda, apakah Anda senang dengan kualitas yang diberikan? Untuk menghindari rating toko atau penjualan menurun, pastikan Anda menjual produk yang juga berkualitas, ya. Jangan ada perubahan warna, bentuk, ukuran, tanpa memberikan informasi terlebih dahulu pada konsumen. 

Pertanyaan yang harus Anda jawab ketika menentukan produk jualan:

  • Apa yang spesial dari produk Anda?
  • Apa yang membedakan produk Anda dengan pesaing yang juga menjual produk serupa?
  • Fitur apa saja yang ada dalam produk Anda?
  • Bagaimana cara menggunakannya?
  • Seperti apa bentuk, warna, dan ukurannya?
  • Seperti apa logo atau mereknya?

Penerapan Strategi Produk ke Marketplace

Misalnya Anda berjualan di marketplace, maka Anda bisa melihat dari produk yang banyak dibeli oleh pengguna marketplace tersebut. Biasanya, tampilan homepage dari marketplace memuat produk-produk yang sedang trending dan banyak dibeli oleh pengguna. Nah, Anda bisa coba memilih produk-produk tersebut dan sesuaikan dengan budget Anda, ya.

Jika Anda tidak ingin memproduksi sendiri barang tersebut, maka Anda bisa menjadi reseller atau dropshipper, kok. Anda hanya perlu mencari supplier tangan pertama di marketplace, tentukan pilihan Anda, usahakan supplier tersebut memiliki kualitas produk yang baik dan rating baik dari pembeli.

Lalu, belilah produk dalam bentuk grosir dari supplier dan jual kembali produknya ke toko online milik Anda sendiri. Dengan begitu, Anda tidak perlu stok barang dan mengeluarkan modal yang lebih besar.

Nikmati Kemudahan Berjualan

Kamu bisa Kelola Toko, Tingkatkan Penjualan dan Efisiensi Kerja Kamu hanya dengan Ginee!

Selain itu, jikalau Anda memiliki sebuah hobi seperti membuat aksesoris atau kerajinan tangan lainnya, cobalah untuk memasarkannya sesuai target pasar Anda. Tenang saja, barang-barang homemade yang unik seperti itu selalu menarik perhatian konsumen, kok.

Jangan lupa pasang hashtag dan keyword yang tepat untuk produk Anda tersebut ketika dipasarkan di marketplace, karena calon pembeli akan mencari produk berdasarkan keyword terlebih dahulu di mesin pencarian.

Selain keyword dan hashtag, tambahkan deskripsi produk yang relevan dengan produk Anda dan berikan konsumen foto produk yang berkualitas tinggi dan jelas supaya mereka semakin yakin untuk membeli. Sebab, mereka pun tidak bisa merasakan atau melihat produk secara langsung. Jadi, tugas Anda untuk meyakinkan calon pembeli dari foto dan deskripsi yang tepat.

4P: Price

Berikutnya, lakukanlah riset harga untuk produk yang ingin Anda jual di pasaran. Gunanya melakukan strategi penetapan harga ini yaitu membuat calon konsumen yakin untuk membeli produk Anda karena harga adalah salah satu komponen penting dalam berbisnis.

Bisa saja sebelum melihat kualitas, konsumen akan melihat harga produk terlebih dahulu. Jika dirasa pas dengan keinginannya, maka mereka akan beli. Tapi, jika harga terlalu mahal dengan kualitas yang tak sepadan, bagaimana? Sama saja Anda telah melepas calon pembeli potensial yang bisa mendatangkan keuntungan, bukan?

Untuk menentukan harga yang tepat bagi produk Anda, sebaiknya Anda menghitung HPP dan laba yang diinginkan, lalu hitung harga rata-rata dari harga yang beredar di pasaran. Pokoknya, harga yang Anda pasang haruslah sesuai dengan kualitas produk, kondisi produk, serta masuk akal. Jangan pasang harga terlalu mahal ataupun murah. Usahakan seimbang.

Berikut beberapa pertanyaan dapat jadi pertimbangan untuk Anda menentukan harga produk:

  • Berapa nilai atau value dari produk Anda bagi pembeli?
  • Akankah penurunan harga yang ditetapkan untuk produk Anda memberikan target pasar dan keuntungan yang lebih besar?
  • Akankah kenaikan harga memberikan target pasar dan keuntungan yang besar?
  • Diskon apa yang harus diberikan terhadap produk Anda?
  • Bagaimana perbandingan harga terhadap pesaing Anda?

Penerapan Strategi Harga ke Marketplace

Anda perlu mencari dulu harga yang ditetapkan oleh penjual lain di suatu marketplace terhadap produk yang serupa dengan akan Anda jual. Catatlah range harga dari yang terendah hingga tertinggi dari sekian banyaknya penjual. Kalau sudah ketemu nilai masing-masing, cobalah untuk menghitung rata-rata atau harga tengah dari seluruh harga tersebut. Baru, deh, pasang harga tersebut untuk produk Anda!

Karena tiap marketplace punya caranya masing-masing dalam memudahkan penggunanya bertransaksi secara online, sebaiknya Anda pelajari fitur-fitur promosi yang ditawarkan oleh marketplace tempat Anda berjualan online, lalu manfaatkan semua fitur tersebut supaya calon pembeli makin tertarik untuk membeli produk Anda, terutama setelah ada gratis ongkir, cashback, diskon besar-besaran, dan lainnya!

4P: Place

Lokasi juga termasuk hal yang jadi pertimbangan calon pembeli sebelum memutuskan untuk membeli produk jualan Anda, lho. Semakin strategis sebuah lokasi jualan, maka semakin besar kemungkinan Anda untuk mendapatkan keuntungan dari penjualan sekaligus menjangkau konsumen secara luas. Sebuah lokasi dapat dikatakan strategis apabila lingkungannya pun memiliki ketertarikan terhadap produk yang dijual serta mudah dijangkau.

Sebelum Anda terjun ke dalam dunia bisnis, sebaiknya Anda pikirkan tentang lokasi jualan Anda. Apabila sulit dijangkau oleh orang lain, maka carilah tempat yang terlihat dengan jelas, mudah ditempuh, dan dekat dengan kawasan tempat tinggal orang, fasilitas publik, kantor, sekolah, kampus, dan lainnya.

Cari Tahu Manfaat Omnichannel Buat Bisnis Kamu!

Dapatkan promo terbaru Ginee Sekarang juga

Berikut ini pertanyaan yang dapat membantu Anda menentukan lokasi jualan:

  • Di mana calon pembeli dapat membeli produk Anda?
  • Bagaimana Anda mengakses jalur distribusi yang tepat?
  • Bagaimana dengan lokasi yang dipilih oleh kompetitor Anda?

Penerapan Strategi Lokasi ke Marketplace

Semisal, Anda ingin menjual produk fashion muslim ketika lingkungan Anda didominasi oleh non-Islam. Mungkin, akan sulit untuk Anda menjual produk tersebut karena orang di sekitar Anda pun kemungkinan besar tidak akan membelinya. Tapi, jika Anda berjualan di marketplace sekalipun, usahakan bahwa lokasi Anda dapat dijangkau oleh orang banyak sehingga tak sulit untuk mereka mendapatkan produk tersebut.

Atau, jika Anda merasa lokasi Anda belum strategis, maka Anda bisa mencari reseller atau dropshipper dari kota besar, sehingga nantinya konsumen Anda adalah konsumen yang tinggal di daerah dekat si supplier tersebut. Sebab, ketika Anda memutuskan untuk menjadi reseller atau dropshipper, toko online Anda akan mengikuti lokasi dari si supplier yang Anda pilih tadi.

4P: Promotion

Yang terakhir, yaitu promosi. Dengan menetapkan promosi, Anda mampu meningkatkan permintaan atau penjualan terhadap produk Anda. Because, who doesn’t love sales? Apalagi kalau Anda telah menetapkan suatu harga, lalu menambahkan lagi harga diskon atau promosi jenis lainnya, tentu calon pembeli lebih akan tertarik untuk membeli sebab hal itu dianggap memudahkan mereka mendapat kebutuhannya dengan harga terjangkau.

Penerapan strategi promosi juga bisa meningkatkan komunikasi yang baik dengan konsumen, lho. Jika konsumen Anda suka dengan promosi yang Anda berikan dan terus menerus membeli produk Anda, maka tandanya, Anda dapat memperbanyak frekuensi promosi tersebut supaya status mereka pun berubah jadi pelanggan setia!

Pertanyaan yang bisa Anda jawab untuk menentukan strategi promosi yaitu:

  • Di mana dan kapan Anda mempromosikan produk jualan Anda?
  • Apakah Anda mampu menjangkau konsumen dengan promosi yang Anda jalankan?
  • Kapan waktu yang paling ampuh untuk promosi?
  • Bagaimana perkembangan pesaing terhadap strategi promosi mereka?

Penerapan Strategi Promosi ke Marketplace

Misalnya, Anda berjualan produk kecantikan di marketplace Shopee. Memang, tujuan Anda yaitu mendapatkan target pasar dari pengguna Shopee. Tapi, bukan berarti Anda hanya bisa melakukan promosi melalui Shopee. Sebaiknya Anda cari tahu pola belanja konsumen Anda.

Dengan produk kecantikan yang ditargetkan untuk para remaja, Anda juga bisa memanfaatkan platform lain seperti media sosial atau website online untuk mempromosikan produk tersebut. Kenapa media sosial? Karena, anak muda alias generasi milenial lebih banyak menghabiskan waktu scrolling media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, atau lainnya.

Media sosial pun bukan hanya berguna sebagai wadah untuk berbagi cerita, kegiatan sehari-hari, atau berkomunikasi jarak jauh, tapi juga untuk berbisnis online. Cobalah untuk meletakkan link online shop Anda dari Shopee ke akun toko online media sosial Anda. Supaya, ketika Anda melakukan promosi di media sosial dan calon pembeli mengunjungi toko Anda, mereka bisa langsung melihat harga, foto, dan deskripsi produk melalui link Shopee!

Tak hanya media untuk promosi saja, tapi Anda juga harus memanfaatkan layanan yang disediakan oleh suatu marketplace tempat Anda berjualan. Seperti di Shopee, Anda bisa menggunakan fitur Naikkan Produk, Iklanku, Promosi Saya, gratis ongkir, cashback, mengikuti flash sale dan event bulanan, mendaftarkan toko online ke Shopee Mall, memberikan pelayanan baik pada konsumen supaya bisa menjadi Shopee Star Seller atau Star+ Seller.

Umumnya, jika Anda telah terdeteksi sebagai seller yang memberikan pelayanan yang maksimal kepada konsumen, pihak Shopee atau marketplace lain akan mereferensikan produk serta toko online Anda kepada pengguna. Selain itu, produk Anda akan berada di halaman khusus seperti halaman Star Seller atau Shopee Mall. Tentunya, hal ini akan mampu meningkatkan visibilitas toko online Anda, bukan?

Jangan lupa juga untuk melakukan promosi dengan metode SEO, SEM, affiliate marketing, atau lainnya yang berhubungan untuk meningkatkan traffic ke situs web atau toko Shopee Anda. Pelajari lebih lanjut tentang SEO pada artikel Ginee yang lain supaya lebih paham, ya!

Jika Anda ingin jadi penjual yang fast response kepada konsumen, lebih baik pakai jasa Ginee Omnichannel saja! Ginee adalah platform berbisnis berbasis Omnichannel yang bisa membantu Anda mengelola banyak toko online di berbagai marketplace sekaligus hanya dalam satu dashboard, lho.

Khususnya, Ginee memiliki fitur yang bernama Ginee Chat. Dengan menggunakan Ginee Chat, Anda bisa melihat serta membalas semua chat konsumen dari berbagai toko online yang Anda punya tanpa harus bolak balik membuka aplikasi channel. Otomatis, bisa lebih hemat waktu. Cobain Ginee Chat secara gratis sekarang dengan join Ginee, yuk!

Apa Saja Fungsi dari Strategi Pemasaran 4P atau Marketing Mix?

Sudah tahu, kan, pengertian dan contoh dari strategi pemasaran 4P atau marketing mix? Sekarang saatnya untuk Anda mengetahui fungsi dari menerapkan marketing mix ini. Kira-kira apa saja, ya?

Memahami Permintaan Konsumen

Karena Anda telah riset keyword serta produk, sudah pasti Anda tahu produk apa yang banyak dicari atau dibutuhkan oleh konsumen. Dengan begitu, Anda lebih bisa menjangkau mereka dengan cara menjual produk tersebut. Selain itu, Anda juga telah mengetahui produk apa yang cocok yang dengan mereka. Jadi, jualan Anda pun tidak akan sia-sia, sebab sasarannya langsung kena.

Merencanakan Pemasaran Produk

Coba bayangkan kalau Anda tidak menggunakan strategi 4P dalam bisnis online Anda, apakah Anda akan tahu harga produk yang beredar di pasaran? Produk yang sedang laku-lakunya? Atau lokasi strategis yang dapat mengundang pengunjung? Nah, tapi, dengan penggunaan 4P, Anda akan lebih paham terhadap perkembangan pasar, tidak hanya asal menjual produk, sekaligus menghemat biaya untuk beriklan sehingga Anda pun tidak merasa rugi.

Apakah Anda kesulitan Mengelola Banyak Toko di Marketplace Shopee?

Sibuk mengelola banya toko, kesulitan mengelola manajemen produk, sampai bingung menganalisa persaingan harga di Marketplace? Yuk Ginee bant

Meningkatkan Penjualan dengan Cepat

Ketika Anda menjual produk dengan target pasar dan produk yang tepat sasaran, maka hasilnya pun akan bagus. Apalagi jika Anda konsisten dalam beriklan, maka keuntungan yang didapatkan pastinya menjanjikan, kok. Yang penting rutin promosi, jangan patah semangat, dan peluang bisnis yang ada secara online pun dapat membuahkan hasil yang besar!

Mengapa Pengujian Produk Dapat Digunakan sebagai Alat untuk Menjajaki Strategi Pemasaran?

Sebab, dengan pengujian produk, Anda dapat mengetahui tingkat lakunya suatu produk berdasarkan riset atau informasi yang diperoleh sebelumnya. Selain itu, pengujian produk juga berguna untuk memastikan kalau tiap produk yang Anda jual telah memenuhi standar minimum dari kualitas produk atau belum. 

Ginee Omnichannel: Strategi Pemasaran Omnichannel yang Jitu

Ingin penjualan Anda semakin laris dengan menggunakan strategi pemasaran 4P atau marketing mix? Bisa banget, dong, asalkan pakai jasa kelola Ginee Omnichannel! Apa itu Ginee? Nah, Ginee adalah platform bisnis berbasis Omnichannel yang mampu mempermudah Anda mengelola banyak toko online di marketplace dalam satu dashboard.

Selain Ginee Chat yang telah dijelaskan sebelumnya, Ginee juga punya fitur lainnya. Yaitu manajemen produk, stok, pesanan, promosi, laporan penjualan, dan Ginee Fulfillment. Segera maksimalkan penerapan strategi marketing 4P dengan bantuan Ginee Indonesia. Daftar Ginee sekarang dan dapatkan free trial selama 7 hari, yuk!

Ginee Omnichannel, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? Say no worry, Ginee Omnichannel hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu dashboard!

Fitur Ginee beragam, mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee track alias Anda bisa lacak paket dengan lebih mudah, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang dan dapatkan free trial selama 7 hari full!

  1. Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
    • Update secara otomatis pesanan dan stok
    • Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
    • Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
  2. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Ginee
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa Tingkatkan penjualan kamu, menghemat biaya dan waktu kamu hanya dengan Ginee!