Perusahaan yang bergerak dalam industri perdagangan perlu memperhatikan betul-betul aspek dari persediaan barang dagang. Persediaan barang dagang adalah stok dari barang yang akan diperjualbelikan yang disimpan dengan rapi di dalam gudang. Persediaan barang dagang ini tidak termasuk ke seluruh aset yang dimiliki perusahaan, lho, ya.

Biar lebih gampang dipahami, contoh persediaan barang dagang adalah jika Anda merupakan seorang pengusaha botol minum, maka barang dagang Anda adalah botol minum. Sementara aset lainnya seperti mesin pencetak, pewarna produk, dan alat-alat lainnya bukanlah barang dagang karena tidak dijual.

Baca juga: Laporan Stok Gudang: Pengertian, Contoh Cara Membuat dan Fungsinya

Duh, stok gudang berantakan…

Eits, jangan ngeluh lagi! Sekarang, ada Ginee WMS (Warehouse Management System) yang bakalan bantu kamu manajemen gudang mulai dari ngurusin stok, multi gudang, hingga logistik.

Apa yang Dimaksud Persediaan Barang Dagang?

Secara singkat, barang dagang adalah barang-barang yang didapatkan oleh pedagang untuk dijual kembali dengan tujuan memperoleh keuntungan. Nah, kalau untuk pengertian persediaan barang dagang adalah kuantitas barang dagang yang dimiliki oleh penjual dalam jumlah tertentu dan ditetapkan pada waktu tertentu.

Dalam sebuah perusahaan, persediaan barang dagang memiliki elemen yang lebih sederhana dibandingkan dengan persediaan barang lain, karena alur penyimpanan barang dagang tidak melalui proses pengolahan yang bersifat merubah bentuk maupun fungsi barang.

Jelasnya, persediaan barang dagang dalam suatu perusahaan dagang memiliki jenis barang dagang yang lebih simpel dibandingkan dengan perusahaan yang bergerak di bidang lainnya seperti manufaktur. Di perusahaan dagang, terdapat dua jenis inventory yang perlu diketahui oleh pebisnis.

Inventory yang pertama adalah barang dagang tidak mengalami perubahan fisik baik ketika dibeli maupun saat dijual untuk beberapa waktu ke depan. Hal ini dikarenakan barang yang akan dijual kembali tidak melalui tahap proses produksi baik di warehouse maupun di gudang lainnya.

Baca juga: Apa Itu Warehouse? Kenal dengan Seluk Beluk Warehouse, yuk!

Barang lainnya yang termasuk barang persediaan adalah persediaan barang-barang yang menunjang proses penjualan, seperti mesin pembuat barang yang akan dijual atau aset lainnya yang tersedia.

Persediaan barang dagang dalam akuntansi sendiri memiliki pengertian sebagai aset perusahaan yang lancar karena memiliki sifat mudah untuk dikonversikan menjadi uang tunai. Hal ini tentu saja berbanding terbalik dengan barang operasional yang senantiasa digunakan terus menerus untuk memproduksi barang dagang.

Persediaan Barang Dagang Termasuk Akun Apa?

Bagi Anda yang ingin memulai bisnis, Anda harus tahu, nih, ilmu-ilmu dasar akuntansi. Untuk menghindari rugi dan meminimalisir risiko-risiko yang akan terjadi, Anda perlu mempelajari setidaknya ilmu dasar ekonomi seperti kurva permintaan dan penawaran atau bisa juga jenis-jenis akun dalam ilmu akuntansi.

Dalam perusahaan dagang, terdapat akun-akun yang biasa digunakan untuk memperlancar jalannya alur jual-beli. Lho, memangnya perusahaan dagang memerlukan akun untuk berbisnis? Tentu saja! Akun merupakan dokumen-dokumen milik perusahaan yang berfungsi sebagai pencatat data akuntansi pada suatu perusahaan dagang. Ada beberapa jenis dari akun yang dimiliki oleh perusahaan dagang salah satunya adalah akun persediaan.

Nah, untuk persediaan barang dagang pada perusahaan dagang termasuk ke dalam akun persediaan. Sesuai namanya, di dalam akun persediaan semua yang berkaitan dengan jumlah barang dagang akan dicatat. Jumlah persediaan barang dagang yang dicatat terdiri dari kuantitas barang yang ada pada suatu periode tertentu.

Omnichannel dengan Sistem All-in-One

Memaksimalkan efisiensi bisnis dan ciptakan pengalaman personal untuk pelanggan dari beragam Multi-channel dalam penjualan Online dan Offline.

Apa Saja Metode Pencatatan Persediaan Barang Dagang?

Setelah sebelumnya Anda sudah mengetahui persediaan barang dagang dicatat dalam akun apa, sekarang Anda perlu mengetahui juga metode apa, aja, sih, yang bisa diterapkan untuk mencatat persediaan barang dagang? Yuk, simak ulasannya di bawah ini, ya!

Periodic Inventory System (Metode Periodik)

Metode pencatatan dari persediaan barang dagang yang pertama adalah metode periodik. Pencatatan ini dilakukan ketika periode penjualan telah berakhir. Dengan kata lain, persediaan barang dagang tidak akan langsung dicatat ketika terjadi transaksi, tapi akan dicatat ketika proses transaksi berhasil.

Metode ini juga lebih dikenal dengan pencatatan persediaan barang dagang dengan metode fisik, karena pencatatannya dilakukan secara langsung bagi suatu industri barang persediaan yang ada yaitu meskipun meskipun jumlah persediaan barang hanya dicatat ketika periode berakhir, tapi transaksi penjualan yang terjadi tetap dicatat.

Perpetual System (Metode Permanen)

Berbanding terbalik dengan metode periodik, metode permanen merupakan metode pencatatan yang dilakukan di akhir periode penjualan. Metode ini mencatat penjualan yang masuk ketika transaksinya berlangsung. Menurut jurnal persediaan barang dagang metode perpetual, pencatatan dengan metode permanen ini dilakukan untuk barang-barang dengan nilai dan harga jual yang tinggi.

Pencatatan persediaan barang dagang dapat pula berbentuk makalah persediaan barang dagang yang di dalamnya berisi pencatatan transaksi penjualan. Apabila ada transaksi penjualan yang berlangsung, maka kuantitas persediaan barang bisa berkurang. Di sinilah pencatatan perpetual dilakukan. Rekening persediaan barang pun akan dicatat pada saat itu juga.

Biar lebih jelas, Anda bisa menggunakan contoh soal persediaan barang dagang untuk lebih memahami pencatatan persediaan barang.

Apakah Barang Perlengkapan yang Ada Merupakan Persediaan Barang Dagangan?

Materi persediaan barang dagang di atas mungkin masih belum cukup untuk menunjang pengetahuan Anda tentang persediaan barang dagangan. Sampai saat ini pun, masih banyak yang bertanya apakah barang perlengkapan yang ada merupakan persediaan barang dagangan?

Jawabannya tergantung. Ada beberapa jenis barang yang bisa dikategorikan sebagai barang dagang dan ada pula yang tidak. Dilansir dari jurnal persediaan barang dagang, jika ditinjau dari operasional perusahaannya, barang yang masih dalam proses produksi juga disebut sebagai persediaan barang dagang. Tapi, untuk beberapa perusahaan, yang termasuk persediaan barang dagang hanyalah barang yang siap untuk dijual.

Manfaat Mengatur Persediaan Barang Dagang

Ketika Anda memiliki perusahaan besar yang memungkinkan terjadinya produksi besar-besaran, maka penting untuk Anda menata gudang Anda dengan inventory control adn mengatur atau mencatat persediaan barang dagang Anda. Kegiatan ini tentu saja berguna untuk kelangsungan flow bisnis Anda biar makin mulus. Mau tahu manfaat lainnya? Yuk, simak manfaat-manfaat dari pencatatan persediaan barang dagang berikut ini.

Cari Tahu Manfaat Omnichannel Buat Bisnis Kamu!

Dapatkan promo terbaru Ginee Sekarang juga

  1. Pemeriksaan kuantitas stok yang disimpan menjadi lebih mudah dan efisien.
  2. Meminimalisir risiko naiknya permintaan seperti akibat dari keterlambatan pengiriman barang atau stok yang kosong.
  3. Pengusaha menjadi lebih mudah untuk mengidentifikasi barang dagang mana yang memiliki permintaan tinggi, sehingga pengambilan keputusan pun akan bisa dilakukan lebih tepat.
  4. Flow keluar masuk barang dagang menjadi lebih halus sehingga penumpukkan barang pun tidak akan terjadi.
  5. Sebagai gerakan antisipasi terhadap anomali permintaan yang biasa dibuat oleh konsumen.
  6. Persediaan barang dagang bisa digunakan sebagai dasar strategi penjualan seperti menggunakan quantity discount.

Gimana? Anda yang sudah memiliki usaha, sudahkah mencatat persediaan barang dagang Anda? Dengan pencatatan persediaan barang, bisnis Anda bisa jadi lebih sukses, lho, karena Anda sudah menerapkan pencatatan persediaan barang dagang sehingga risiko kerugian pun akan terminimalisir.

Ginee Omnichannel

Kesulitan menghitung penjualan dan pengeluaran Anda? Terlalu capek merekap keuntungan 

Kesulitan memantau persediaan barang dagang untuk usaha Anda? Gak usah panik! Anda bisa berbisnis dengan mudah bersama Ginee Omnichannel! Sudah banyak, lho, perusahaan-perusahaan besar yang mempercayakan bisnisnya bersama Ginee.

Anda bisa mengatur persediaan barang dagang Anda menggunakan fitur Ginee WMS. Dengan Ginee WMS, Anda bisa mengelola persediaan barang dagang Anda di gudang secara mudah dan efisien. Gak percaya? Coba gabung Ginee sekarang untuk menikmati fitur Ginee lainnya dan mendapatkan free trial 7 hari full!

Ginee Omnichannel, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? Say no worry, Ginee Omnichannel hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu dashboard!

Fitur Ginee beragam, mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee track alias Anda bisa lacak paket dengan lebih mudah, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang dan dapatkan free trial selama 7 hari full!

  1. Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
    • Update secara otomatis pesanan dan stok
    • Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
    • Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
  2. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Ginee
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa tingkatkan penjualan, menghemat biaya dan waktu hanya dengan Ginee!