Pandemi Covid-19 saat ini berpengaruh besar terhadap omset penjualan para pengusaha yang berjualan secara konvensional. Karena pandemi yang terjadi menyebabkan banyak pelaku penjual mengalami penurunan omset yang akhirnya mengalami kerugian. Sehingga banyak penjual yang mengeluh dengan keadaan tersebut dan mencari cara mengatasi omset turun Shopee.

Omset turun dapat diatasi dengan beralih memanfaatkan teknologi yang ada dan fasilitas marketplace yang sudah disediakan, salah satunya marketplace Shopee. Dengan memanfaatkan dan memilih menggunakan layanan tersebut akan membantu tetap menghasilkan keuntungan saat pandemi terjadi.

Sehingga artikel kali ini akan dibahas bagaimana cara mengatasi omset penjualan turun di Shopee selama pandemi terjadi? Sebelum membahas ke topik artikel terlebih dahulu memastikan apakah omset berjualan Anda di Shopee selama pandemi seperti sekarang ini menurun? Jika iya mungkin Anda perlu saran dan cara mengatasi omset turun di Shopee selama pandemi yang akan dijelaskan di artikel ini.

Bantuan Shopee selama Pandemi

Pandemi yang terjadi selama ini di Indonesia berpengaruh besar terhadap salah satu e-commerce di Indonesia salah satunya marketplace Shopee. Selama pandemi terjadi marketplace Shopee memberikan bantuan besar kepada penjual untuk bertahan selama pandemi terjadi dengan mengeluarkan beberapa terobosan.

Salah satu terobosan yang dilakukan perusahaan Shopee untuk para penjual dapat dilihat saat awal bulan ramadhan, ketika saat itu perubahan perilaku dan gaya hidup yang terjadi saat pemberlakuan social distancing. Membuat munculnya penjual dan mitra usaha baru untuk beralih memasarkan dan menjualkan produk dagang secara online supaya dapat menjalankan bisnis usahanya.

Perusahaan Shopee menerima penjual dan mitra usaha baru tanpa membatasi jumlah penjual atau mitra yang ingin bergabung di Shopee. Dimana saat awal bulan Ramadhan pihak Shopee selalu berusaha meningkatkan layanan terbaiknya untuk para penjual maupun pengguna Shopee. Salah satunya dengan menghubungkan penjual dan pengguna melalui kampanye #shopeedarirumah.

Dengan adanya kampanye tersebut sangat membantu para penjual dan pengguna saat melakukan transaksi jual beli, dimana penjual dapat menjual produknya saat mengikuti pemberlakuan social distancing dan bisa mendapatkan keuntungan sedangkan pembeli tetap dapat berbelanja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya saat pemberlakuan social distancing.

Tampak jelas pembeli sekarang memilih berbelanja secara online, dibanding beresiko membeli barang di pusat perbelanjaan. Jika membeli di pusat perbelanjaan pembeli harus waspada saat berpergian ditambah harus menghindari kerumunan dan akhirnya pembeli harus lelah sebelum berbelanja, jika berbelanja secara online tidak perlu lelah antre ataupun lainnya.

Omnichannel dengan Sistem All-in-One

Memaksimalkan efisiensi bisnis dan ciptakan pengalaman personal untuk pelanggan dari beragam Multi-channel dalam penjualan Online dan Offline.

Cara Mengatasi Omset Turun dengan Shopee

Untuk para penjual dan mitra usaha yang sebelumnya berjualan secara konvensional dan mengalami onset turun selama pandemi terjadi, saatnya beralih berjualan secara online di Shopee. Dan perlu ketahui biaya admin untuk Shopee atas berapa persen keuntungan jualan di Shopee adalah sebesar 1,6% dari harga asli barang yang dijual di Shopee.

Maka berikut ini solusi tepat dalam cara mengatasi omset turun selama masa pandemi dengan Shopee: 

Meningkatkan Kualitas Produk

Solusi mengatasi omset turun ialah para penjual atau mitra usaha memastikan terlebih dahulu barang yang akan dijual di Shopee mempunyai kualitas yang bagus dan baik. Karena kualitas yang bagus dan baik akan memberikan kesan untuk pembeli puas dengan barang yang dijual dan penjual atau mitra usaha akan mendapatkan langganan baru.

Kemudian barang yang bagus dan baik biasanya mendapatkan komentar positif dan mendapatkan rating bintang produk dari pembeli di kolom komentar. Karena kolom komentar dan rating bintang produk berpengaruh sebagai bahan pertimbangan untuk calon pembeli baru. Komentar positif dan pemberian bintang akan memberikan kepercayaan untuk calon pembeli baru membeli produk di toko penjual selama pandemi.

Mengenali Kondisi Pasar dan Konsumen

Solusi tepat untuk mengatasi omset turun penjual atau mitra usaha ialah harus mengetahui kondisi pasar yang terjadi saat pandemi. Saat pandemi terjadi kondisi pasar tidak dapat berjalan dengan lancar bagi para penjual atau mitra yang berjualan secara konvensional, melainkan sekarang konsumen beralih berbelanja secara online.

Menjalankan bisnis usaha di Shopee menjadi pilihan untuk para penjual atau mitra usaha konvensional, karena berbagai alasan mendukung penjual atau mitra usaha diharuskan berjualan secara online jika tidak akan mengalami kerugian dan mengenali kebutuhan pasar yang diinginkan oleh konsumen online.

Contohnya pandemi covid yang terjadi di seluruh negara memberikan dampak besar bagi masyarakat, menyebabkan konsumen memprioritaskan perlengkapan dan peralatan kesehatan. Pengusaha topi di Shopee yang mengenali kondisi pasar, menciptakan hasil produk yang dapat diterima oleh konsumen saat beraktivitas diluar rumah dengan menciptakan topi pelindung covid.

Strategi Promosi

Penjual atau mitra usaha yang berjualan di Shopee dapat memanfaatkan event event yang diadakan Shopee untuk mendukung para penjual dan mitra usaha dalam meningkatkan penjualan. Dengan memanfaatkan seluruh strategi promosi diskon yang menarik pada setiap diadakan.

Contohnya strategi Shopee saat pandemi covid-19 tampak adanya  program same day service, penjual atau mitra usaha akan dihubungkan langsung ke konsumen sesuai kelompok wilayah yang sama dan dapat melakukan transaksi jual beli dan pengiriman barang belanjaan bisa tiba ditangan konsumen pada hari itu juga. Program yang diberikan bermacam macam dari program gratis ongkir, flash sale hingga 50% sembako dan lainnya.

Cari Tahu Manfaat Omnichannel Buat Bisnis Kamu!

Dapatkan promo terbaru Ginee Sekarang juga

Tingkatkan Layanan Konsumen

Cara lain dalam mengatasi omset turun di Shopee dan cara yang paling penting dalam mengatasinya, ialah dimana penjual atau mitra usaha diharapkan meningkatkan persentase pelayanan respon yang cepat dan Andal per pertanyaan ataupun transaksi yang terjadi.

Respon konsumen yang baik akan pelayanan yang diberikan berperan penting dalam melangsungkan bisnis usaha online di Shopee. Pelayanan yang dilakukan dengan sepenuh hati dan membantu konsumen untuk menemukan produk yang dibutuhkan oleh konsumen. Konsumen yang merasa puas atas pelayanan dan produk pengiriman, biasanya akan ketagihan berbelanja dan juga biasanya akan merekomendasikannya ke orang lain.

Sehingga hindari tingkat pesanan tidak terselesaikan Shopee supaya konsumen tidak kecewa dengan pelayanan toko dan bukan itu saja pihak Shopee akan memberikan sanksi berupa poin penalti. Dan tentunya apakah poin penalti Shopee bisa hilang? bisa hilang selama 3 bulan didapatnya poin penalti dan jika bukan kesalahan pribadi dapat mengajukan banding ke pihak Shopee.

Kesimpulan

Selama masa pandemi kegiatan transaksi jual beli secara konvensional dibatasi dan tingkat penjualan turun drastis ditambah adanya pemberlakukan social distancing dan PPKM yang dilakukan pemerintah untuk memutus mata rantai penularan covid-19 yang terus meningkat. 

Dengan adanya marketplace Shopee sangat membantu para penjual atau mitra usaha untuk menjalankan bisnis usahanya secara online selama pandemi. Cukup dengan cara jualan di Shopee lewat HP untuk memantau apakah ada pesanan atau tidak. Shopee juga membantu para pemula dengan memberikan informasi cara jualan di Shopee untuk pemula lewat HP.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi penjual atau mitra usaha baru yang ingin berjualan di Shopee dan dapat mengatasi cara jualan di Shopee tanpa stok barang sehingga mampu mengatasi omset penjualan yang turun selama pandemi terjadi dan sebaliknya berharap dengan berjualan di Shopee dapat meningkatkan omset penjualan.

Apakah Anda kesulitan Mengelola Banyak Toko di Marketplace Shopee?

Sibuk mengelola banya toko, kesulitan mengelola manajemen produk, sampai bingung menganalisa persaingan harga di Marketplace? Yuk Ginee bant

Ginee Omnichannel

Omset dijamin naik jika Anda menggunakan Ginee Omnichannel untuk mengelola bisnis online Anda! Apalagi jika Anda punya banyak toko online di Shopee atau marketplace lainnya, mungkin Anda kewalahan dalam mengurus semua proses bisnis online, bukan? Nah, di situlah Ginee Indonesia akan membantu!

Ginee punya fitur manajemen produk, stok, pesanan, promosi, laporan penjualan, Ginee Chat, dan Ginee Fulfillment. Anda bisa mencoba semua fitur Ginee secara gratis dengan cara daftar sekarang dan klaim free trial selama 7 hari full!

Ginee Omnichannel, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? Say no worry, Ginee Omnichannel hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu dashboard!

Fitur Ginee beragam, mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee track alias Anda bisa lacak paket dengan lebih mudah, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang dan dapatkan free trial selama 7 hari full!

  1. Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
    • Update secara otomatis pesanan dan stok
    • Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
    • Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
  2. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Ginee
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa Tingkatkan penjualan kamu, menghemat biaya dan waktu kamu hanya dengan Ginee!