Saat ini, Shopee memiliki fitur pengelolaan produk yang diblokir. Fungsi dari fitur ini tentunya akan lebih memudahkan pengguna untuk mengelola produk yang sedang diblokir oleh Shopee karena beberapa hal. Meski begitu, Anda sebagai pengguna tetap dapat mengaktifkan produk yang diblokir Shopee, asalkan memenuhi ketentuan yang diberikan Shopee.

Kenapa Produk Saya Diblokir Shopee?

Biasanya, produk Shopee tidak terdaftar, produk Shopee tidak muncul, atau produk diblokir, memiliki alasan tersendiri hingga Shopee akhirnya bertindak untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan saat terjadi proses jual beli online. Apa saja alasan produk jika diblokir oleh Shopee? 

Menjual Produk yang Dilarang Hukum

Jikalau produk Anda diblokir oleh Shopee, maka kemungkinan pertama yaitu Anda memasarkan produk yang dilarang oleh hukum dan kebijakan pemerintah. Misalnya pistol, produk yang mengandung unsur pornografi, dan lain sebagainya. Namun, selain menjual produk yang dilarang oleh badan hukum, mungkin juga Anda telah menjual produk palsu. 

Lebih baik, sebelum berjualan, pastikan produk yang Anda jual merupakan barang yang legal supaya tidak terkena pelanggaran dari pihak Shopee, ya.

Menjual Produk yang Melanggar Kebijakan Shopee

Contohnya, produk Anda masuk ke dalam daftar produk yang dilarang dijual di Shopee, Anda terbukti melakukan penipuan terhadap harga supaya mendapatkan promo gratis ongkir, atau bahkan produk Anda itu adalah produk spam yang tidak layak diperjualbelikan.

Menjual Produk yang Merupakan Spam

Produk spam adalah produk yang menggunakan keyword kurang sesuai, menggunakan banyak merek, produk termasuk ke kategori yang tidak sesuai, dan masih banyak lagi jenis lainnya. Produk spam itu pastinya akan diblokir oleh pihak Shopee karena dianggap berseberangan dengan apa yang telah diterapkan Shopee dalam syarat dan ketentuan berjualan.

Omnichannel dengan Sistem All-in-One

Memaksimalkan efisiensi bisnis dan ciptakan pengalaman personal untuk pelanggan dari beragam Multi-channel dalam penjualan Online dan Offline.

Bagaimana Menanggapi Pembeli Diblokir Penjual di Shopee?

Semisal Anda adalah seorang penjual di Shopee, maka berilah pelayanan yang terbaik untuk konsumen, seperti menghargai penilaian konsumen terhadap produk atau cara Anda merespon mereka. Meskipun Shopee menyediakan fitur untuk memblokir pembeli jikalau mereka membeli produk hanya untuk memberikan review yang buruk, tapi, Anda juga perlu memperhatikan konsumen Anda dengan lebih teliti.

Apakah konsumen yang memberikan review buruk terhadap produk atau pelayanan Anda benar-benar merasa tidak dilayani dengan baik? Misalnya produk yang sampai rusak, Anda tidak membalas chat mereka, atau lainnya. Nah, hati-hati dalam urusan blokir memblokir, ya. Jangan sampai konsumen jadi tambah tidak percaya dengan online shop Anda karena diblokir seller Shopee secara langsung.

Nantinya, tanda diblokir penjual Shopee dapat diketahui oleh pembeli. Kemungkinan besar mereka tidak dapat lagi berbelanja di toko online Anda atau terjadi masalah dengan akunnya. Untuk itu, mereka perlu mengurus akunnya kepada pihak Shopee.

Cara Melihat Produk Diblokir Shopee Beserta Alasannya

Tapi, jika justru produk jualan Anda yang diblokir oleh pihak Shopee, maka Anda bisa melihatnya melalui Shopee Seller Center. Berikut tahapannya.

Nikmati Kemudahan Berjualan

Kamu bisa Kelola Toko, Tingkatkan Penjualan dan Efisiensi Kerja Kamu hanya dengan Ginee!

Login Akun Toko di Shopee Seller Center

Masukkan username/nomor handphone/alamat e-mail serta password untuk login ke akun toko online Anda di Shopee. Lalu, klik “Login.”

Cari Menu Produk

Anda dapat menemukan menu Produk di sidebar kiri pada homepage Shopee Seller Center. Klik “Pelanggaran Saya.”

Daftar Produk Diblokir

Akan muncul tampilan daftar produk yang melanggar kebijakan Shopee sekaligus dengan produk diblokir. Anda dapat melihat nama produk dan alasan diblokir.

Cara Mengembalikan Produk yang Dihapus Shopee atau Diblokir

Apakah produk yang diblokir Shopee bisa kembali? Jawabannya, bisa. Tapi, Anda harus tahu syarat dan ketentuan Shopee, misalnya mengubah informasi produk, upload dokumen, dan lainnya. Simak selengkapnya di bawah ini.

Dimulai dari Daftar Produk Diblokir

Pada tab “Perlu Tindakan,” ada beberapa informasi yang akan muncul, seperti:

Riwayat Pemblokiran Produk

Catatan perubahan status produk yang diblokir dan dihapus selama 3 bulan terakhir, tindakan Anda untuk mengatasi masalah ini, dan alasan pelanggaran atas produk Anda. Tampilannya ada pada gambar berikut.

Cari Tahu Manfaat Omnichannel Buat Bisnis Kamu!

Dapatkan promo terbaru Ginee Sekarang juga

Tipe Pelanggaran

Anda dapat menyortir pelanggaran produk berdasarkan jenis pelanggaran yang diberikan oleh Shopee.

Status Daftar Produk

Di sini, Anda akan melihat status produk Anda; Diblokir atau Sedang Diperiksa.

Waktu Diubah

Menunjukkan waktu produk Anda terakhir diperbarui.

Batas Waktu

Menunjukkan batas waktu untuk Anda mengubah produk yang diblokir.

Kolom Tipe Pelanggaran

Menunjukkan jenis produk, seperti produk yang dilarang, produk imitasi, produk spam, dan lain sebagainya.

Alasan Pelanggaran

Memberikan informasi terkait alasan produk Anda diblokir Shopee.

Saran

Pihak Shopee akan memberikan saran supaya produk Anda bisa kembali mengikuti kebijakan Shopee.

Aksi

Anda dapat update, arsip, hapus, atau upload dokumen pendukung. Aksi yang muncul didasarkan atas tipe pelanggaran produk Anda.

Tab “Dihapus oleh Shopee”

Pada tab “Dihapus oleh Shopee,” Anda akan menemukan istilah seperti ini:

Waktu Dihapus

Anda dapat sortir waktu untuk menghapus daftar produk Anda yang terblokir.

Kolom Aksi

Di kolom “Aksi,” Anda dapat konfirmasi bahwa produk Anda telah dihapus oleh Shopee dan produk yang telah dihapus tersebut tidak dapat dikembalikan, ya. Kalau Anda klik “Konfirmasi,” maka produk yang dihapus tidak akan muncul lagi.

Mengubah Informasi Produk yang Diblokir

Jika Anda ingin mengembalikan produk yang dihapus Shopee, maka Anda harus mengubah informasi yang tidak lengkap, jelas, dan benar. Misalnya, Anda terlanjur upload produk jualan dengan menambahkan kontak, akun media sosial, atau link website yang sebenarnya tidak relevan dengan produk. Maka, Anda harus ubah semua informasi tersebut.

Caranya, yaitu dengan klik “Ubah” di sebelah kolom Saran.

Pada kolom Informasi Produk, hapus seluruh kontak yang telah Anda cantumkan sebelumnya.

Setelah sudah menghapus seluruh kontak, silakan klik “Update.”

Apakah Anda kesulitan Mengelola Banyak Toko di Marketplace Shopee?

Sibuk mengelola banya toko, kesulitan mengelola manajemen produk, sampai bingung menganalisa persaingan harga di Marketplace? Yuk Ginee bant

Arsipkan atau Hapus Produk yang Diblokir

Apabila Anda ingin menghapus produk dari online shop Anda dan menjualnya di lain waktu, Anda bisa mengarsipkan produk tersebut. Meski begitu, Anda tetap harus mengubah produk sesuai dengan ketentuan Shopee. Jika tidak, maka Shopee akan otomatis menghapus produk Anda itu.

Selain itu, Anda juga bisa menghapus produk yang diblokir secara manual jika memang Anda pilih untuk tidak memperbarui rincian informasinya.

Cara arsip atau hapus produk yaitu dengan klik “Arsipkan/Hapus” yang terdapat di menu “Lainnya.”

Jika ingin arsip atau hapus produk secara massal, silakan centang produk yang ingin dihapus atau diarsipkan.

Pilih di antara dua pilihan; Hapus atau Arsipkan.

Kalau sudah, klik “Konfirmasi” untuk menyelesaikan proses.

Unggah Dokumen Pendukung

Tahap berikutnya, Anda perlu upload dokumen pendukung. Caranya, dengan klik “Upload” pada menu Lainnya. Kemudian, upload dokumen yang dibutuhkan oleh Shopee. Anda dapat upload maksimal 10 dokumen untuk setiap produk yang terblokir, ya.

Pertama, klik “Upload.”

Isi kolom Unggah Lisensi.

Jika sudah semua, jangan lupa centang konfirmasi Anda terhadap proses unggah dokumen, lalu klik “Upload.”

Anda dapat memeriksa status produk setelah upload dokumen penting. Proses pun selesai sampai di sini.

Berapa Lama Produk Akan Diperiksa Shopee?

Untuk jangka waktu produk diperiksa oleh pihak Shopee, sebenarnya tidak ada jawaban yang pasti. Hal ini didasarkan atas penyebab produk Anda diblokir. Semakin berat pelanggaran yang Anda lakukan, maka kemungkinan besar Shopee butuh waktu yang lebih lama untuk memeriksa produk Anda.

Ginee Omnichannel

Dalam berjualan di Shopee, usahakan untuk selalu memastikan produk Anda termasuk produk yang sesuai dengan ketentuan berjualan online di Shopee supaya menghindari produk diblokir. Nah, ingin jualan online makin laris? Join Ginee Omnichannel aja, yuk! Ginee akan bantu kamu mengelola banyak toko online di Shopee atau marketplace lain dengan fitur yang lengkap!

Ginee Omnichannel, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? Say no worry, Ginee Omnichannel hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu dashboard!

Fitur Ginee beragam, mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee track alias Anda bisa lacak paket dengan lebih mudah, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang dan dapatkan free trial selama 7 hari full!

  1. Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
    • Update secara otomatis pesanan dan stok
    • Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
    • Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
  2. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Ginee
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa Tingkatkan penjualan kamu, menghemat biaya dan waktu kamu hanya dengan Ginee!