Dalam menjalani bisnis, baik offline maupun online, terdapat dua istilah yang sering muncul, nih. Yaitu perusahaan jasa dan perusahaan dagang. Sebenarnya, keduanya tidak mirip, meski tujuannya sama, yaitu mempromosikan sesuatu kepada konsumen. Hal yang membedakan perusahaan dagang dengan perusahaan jasa adalah fungsi dan siklus akuntansi, yang nantinya menentukan cara pemasarannya.

Apa Itu Perusahaan Dagang?

Perusahaan dagang adalah perusahaan atau bisnis yang bergerak di bidang perdagangan produk. Sederhananya, menjual produk merupakan ciri utama yang membedakan perusahaan dagang dengan perusahaan jasa.

Baik produknya dibuat sendiri atau membeli dari supplier tangan pertama, yang penting, perusahaan dagang itu menawarkan sebuah produk. Biasanya, produk bisa berupa eceran atau grosir.

Jika perusahaan memproduksi produknya sendiri, maka mereka butuh biaya yang lebih untuk produksi, termasuk bahan baku dan pekerja yang akan membantu proses produksi tersebut. Perusahaan dagang pun membutuhkan adanya gudang untuk mengelola produk, apalagi kalau produk yang dijual jumlahnya banyak.

Yang terpenting dari perusahaan dagang adalah cara menjual produk kepada pembeli dengan menggunakan strategi pemasaran yang baik. Pebisnis dalam bidang ini juga perlu memikirkan tentang pendapatan yang dihasilkan dengan cara menghitung harga pokok produksi. Hal ini bertujuan untuk memudahkan dalam menentukan harga jual serta pencatatan siklus akuntansi yang lain.

Cari Tahu Manfaat Omnichannel Buat Bisnis Kamu!

Dapatkan promo terbaru Ginee Sekarang juga

Bagaimana dengan Perusahaan Jasa?

As mentioned before, faktor yang membedakan dagang dan jasa yaitu fungsinya. Perusahaan jasa berarti menjual jasa, layanan, atau bantuan. Tujuan adanya perusahaan jasa yaitu untuk memberikan pelayanan kepada konsumen. Contohnya seperti guru, kurir, jasa kebersihan, salon, atau reparasi.

Hal yang membedakan antara perusahaan jasa dengan dagang yaitu bahwa perusahaan jasa membutuhkan yang namanya tenaga kerja. Sudah pasti mereka mengandalkan orang yang akan melakukan suatu jasa. Sehingga, biaya yang dihitung berasal dari bahan-bahan yang diperlukan untuk beri layanan terbaik serta biaya karyawan.

Dalam menjalani bisnis jasa, pelayanan yang maksimal harus jadi prioritas. Penilaian dari konsumen pun bersifat objektif, tergantung dari mereka yang telah mencoba langsung jasa yang ditawarkan. Beda, kan, dengan perusahaan dagang yang lebih mengandalkan visual.

Bahkan, pembeli dapat melihat promosi visual produk dan memberi review, apakah menarik atau tidak. Tapi, konsumen untuk perusahaan jasa harus merasakan secara langsung terlebih dulu pelayanannya, baru bisa memberi review.

Karakteristik Perusahaan Dagang dan Jasa

Jadi, gimana karakteristik yang membedakan keduanya? Simak penjelasannya berikut!

Karakteristik Perusahaan Dagang

Perusahaan dagang biasanya lebih mendominasi pasar. Kok bisa? Yes, because they serve products that are always useful for people’s daily needs. Segala jenis produk yang dibutuhkan pembeli pasti disediakan oleh perusahaan dagang. Misalnya, toko pakaian, makanan, peralatan rumah, dan lainnya.

Tidak mungkin, kan, produk tidak mengalami perkembangan? Setiap ada produk baru, pasti ada inovasi yang lebih baru pula. Tak heran menjalani perusahaan dagang lebih diminati pebisnis.

Selain itu, perhitungan akuntansinya pun berbeda dengan perusahaan jasa. Perusahaan dagang perlu menentukan stok persediaan sehingga ada harga produksi yang nantinya memunculkan Harga Pokok Penjualan (HPP).

Karakteristik Perusahaan Jasa

Perusahaan jasa tidak memiliki patokan harga yang beredar di pasaran. Mereka hanya menjual atau mempromosikan jasa tanpa kehadiran produk fisik yang bisa dilihat konsumen. Tapi, perusahaan jasa tidak membutuhkan modal sebanyak pengeluaran perusahaan jasa. Hanya modal untuk beli peralatan yang mendukung pelayanan serta biaya untuk pekerja.

Apakah Anda kesulitan Mengelola Banyak Toko di Marketplace Shopee?

Sibuk mengelola banya toko, kesulitan mengelola manajemen produk, sampai bingung menganalisa persaingan harga di Marketplace? Yuk Ginee bant

Tabel Perbedaan Perusahaan Jasa dan Perusahaan Dagang

Masih bingung gimana perbedaan keduanya? Berikut ini rangkuman berbentuk tabel yang dapat Anda lihat untuk referensi yang lebih singkat!

Perusahaan JasaPerusahaan Dagang
Jual jasaJual produk
Tidak ada produk fisik, konsumen harus merasakan langsung pelayanannyaAda produk fisik
Modal untuk peralatan jasa dan karyawanModal untuk beli produk atau bahan baku, karyawan
Laba bersih = mengurangi biaya operasional dari pendapatanLaba bersih = mengurangi biaya operasional dan HPP dari pendapatan
Siklus akuntansi dimulai ketika konsumen membayar layananSiklus akuntansi dimulai sejak pembelian atau produksi produk, lalu pembeli membayar produk. Begitu seterusnya untuk menentukan siklus keuangan berikutnya
Laporan keuangan dicatat lebih lamaLaporan keuangan langsung dicatat
Tidak butuh gudangButuh gudang untuk mengelola produk, apalagi jika jumlahnya banyak

Ribet Kelola Perusahaan Dagang? Tenang, Ada Ginee Omnichannel!

Karena pada umumnya perusahaan dagang membutuhkan lebih banyak aspek untuk melancarkan penjualan seperti pemasaran, kelola produk, hingga proses pengiriman, tentu ribet ngurusnya, kan? Maka dari itu, yuk, pakai jasa Ginee Omnichannel aja!

Ginee Indonesia merupakan sebuah platform Omnichannel yang bertujuan untuk membantu Anda dalam pengelolaan toko online di berbagai marketplace. Ginee telah kerjasama dengan marketplace ternama seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, Bukalapak, dan masih banyak lagi, lho!

Jadi, apabila Anda punya banyak toko online yang terdaftar di marketplace tersebut, jangan pusing-pusing ngurusin semuanya sendiri, Ginee bakalan bantu dengan fiturnya yang lengkap, kok. Apa aja fitur Ginee?

Banyak! Ada fitur manajemen produk, stok, promosi, pesanan, laporan penjualan, Ginee Chat,hingga Ginee Fulfillment atau kelola gudang! Manfaat menggunakan Ginee pun sangatlah beragam, misalnya Anda jadi bisa kelola semua toko online dalam satu dashboard Ginee saja tanpa harus buka marketplace satu persatu.

Selain itu, Anda juga bisa menghemat waktu karena tak perlu repot lagi untuk mengurus chat pembeli, laporan penjualan tiap toko, ataupun atur promosi dan upload produk massal. Sisa waktunya bisa digunakan untuk liburan, deh. Bisnis sukses, liburan pun jalan. Asyik, kan?

Fitur Ginee Gratis Kalau Anda…

Cobain free trial Ginee Indonesia selama 7 hari full, dong! Ginee Omnichannel memberi penawaran yang super oke untuk bantu kelola perusahaan dagang Anda, nih. Tunggu apa lagi untuk gabung? Rasakan benefit menggunakan Ginee secara langsung!

Ginee Omnichannel, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? Say no worry, Ginee Omnichannel hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu dashboard!

Fitur Ginee beragam, mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee track alias Anda bisa lacak paket dengan lebih mudah, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang dan dapatkan free trial selama 7 hari full!

  1. Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
    • Update secara otomatis pesanan dan stok
    • Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
    • Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
  2. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Ginee
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa Tingkatkan penjualan kamu, menghemat biaya dan waktu kamu hanya dengan Ginee!