genie indonesia

Sebelum membuat laporan neraca sederhana, terlebih dahulu kita perlu mengetahui apa itu neraca dan kenapa laporan neraca itu penting dalam Laporan Keuangan. Setiap perusahaan selalu membuat catatan informasi keuangan yang dalam satu periode tertentu akan dikumpulkan dan dilaporkan dalam bentuk laporan keuangan

Laporan keuangan dapat digunakan untuk menggambarkan situasi kinerja perusahaan. Laporan keuangan yang disajikan terdiri dari laporan laba rugi, laporan perubahan modal (berlaku untuk perseorangan, CV atau Firma) atau laporan perubahan laba yang ditahap (PT), neraca, laporan arus kas, hingga catatan atas laporan keuangan.

Pengertian Neraca

Neraca keuangan adalah laporan yang sistematis mengenai posisi keuangan untuk mengetahui kondisi perusahaan dalam sebuah perusahaan. Secara umum Neraca sederhana menyajikan informasi mengenai aktiva atau aset, kewajiban atau utang, dan modal perusahaan dalam suatu waktu. 

Dalam akuntansi keuangan, Neraca disebut juga dengan Laporan Posisi Keuangan (Balance Sheet atau Statement of Financial Position). Biasanya, neraca disajikan dalam setiap akhir periode untuk memberikan gambaran mengenai perkembangan posisi aset, utang, dan modal perusahaan setelah satu periode berakhir.

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa tingkatkan penjualan, menghemat biaya dan waktu hanya dengan Ginee!

Manfaat Neraca

Laporan neraca keuangan memiliki beberapa manfaat neraca dalam memberikan informasi keuangan yaitu :

  1. Menunjukkan posisi keuangan sebagai penilaian kondisi perusahaan.
  2. Meningkatkan akuntabilitas (tanggung jawab) dan transparansi kepada pemakai laporan.
  3. Memberikan informasi yang lebih luas yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan.

Fungsi Neraca

  • Untuk menganalisis perubahan kondisi keuangan perusahaan secara berkala, dari tahun ke tahun
  • Fungsi laporan neraca juga sebagai alat untuk menganalisis tingkat likuiditas perusahaan untuk mengetahui kemampuan perusahaan untuk melakukan kewajibannya
  • Alat untuk menganalisis kemampuan suatu perusahaan dalam melunasi utang jangka pendek sebelum jatuh tempo

Macam Macam Neraca

Terdapat beberapa macam bentuk neraca yang memudahkan dalam penyusunan laporan neraca, yaitu :

  1. Neraca bentuk Stafel atau vertikal

Salah satu bentuk neraca yang menempatkan bagian kewajiban dan modal pemilik di bawah bagian aktiva

Contoh :

  1. Neraca bentuk Skontro atau horizontal

Salah satu bentuk neraca yang disusun dalam dua sisi dimana bagian aktiva berada di sebelah kiri dan kewajiban serta modal berada di sebelah kanan. Neraca ini biasa disebut dengan neraca bentuk T. Contoh :

  1. Neraca bentuk lainnya yang disesuaikan dengan keinginan perusahaan maupun disesuaikan dengan fungsi neraca yang dikehendaki. Bentuk penyesuaian dapat dilakukan baik untuk neraca saldo perusahaan jasa maupun neraca saldo perusahaan dagang.

Cari Tahu Manfaat Omnichannel Buat Bisnis Kamu!

Dapatkan promo terbaru Ginee Sekarang juga

Elemen – Elemen dalam Neraca

Aktiva atau aset

Aktiva atau aset adalah semua kekayaan (sumber daya) yang dimiliki perusahaan atau individu, baik yang berwujud maupun yang tidak berwujud, yang dapat diubah menjadi uang.

Komponen yang terkandung dalam aktiva, yakni :

  • Aktiva lancar merupakan jenis aktiva yang dapat dengan mudah dicairkan (diuangkan) dengan jangka waktu tidak lebih dari 1 tahun. Contoh aktiva lancar adalah kas, piutang usaha, persediaan barang dagang, beban dibayar di muka dan lainnya.
  • Aktiva tetap atau aktiva tidak lancar adalah aktiva yang dimiliki perusahaan dimana umur ekonomisnya lebih dari satu tahun, bersifat jangka panjang atau memiliki kegunaan relatif permanen. Aktiva tetap dibagi menjadi dua, yaitu:
  • Aktiva tetap berwujud seperti peralatan, mesin, tanah, bangunan, dan lainnya.
  • Aktiva tetap tidak berwujud merupakan jenis aktiva yang tidak memiliki bentuk fisik tetapi masih memiliki nilai tertentu. Contoh hak paten, goodwill, hak cipta, franchise, dan lainnya.
  • Aktiva lainnya artinya tidak tergolong aktiva lancar maupun aktiva tetap. Contoh : bangunan dalam proses, piutang jangka panjang, uang jaminan, uang muka investasi, dan lainnya.

Kewajiban atau utang (Liabilitas)

Dalam akuntansi, kewajiban atau utang adalah kewajiban membayar kepada pihak lain yang disebabkan adanya transaksi pembelian barang atau jasa secara kredit.

Komponen yang termasuk kewajiban atau utang, yaitu :

  • Utang lancar (kewajiban jangka pendek). Disebut utang lancar karena jangka waktu pembayaran utang tidak bersifat jangka panjang atau dilunasi dalam waktu satu tahun (12 bulan) seperti utang dagang, utang wesel, utang pajak, utang gaji, dan utang lancar lainnya.
  • Utang jangka panjang merupakan utang yang memiliki jangka waktu lebih dari satu tahun seperti utang bank dengan jangka waktu lebih dari satu tahun, obligasi, utang obligasi,dan lainnya.

Modal atau Ekuitas

Modal adalah hak kepemilikan atas harta perusahaan yang merupakan kekayaan bersih, yaitu selisih aktiva dengan kewajiban.

Adapun komponen didalam modal, yakni :

  • Saham yang disetor. Yang dimaksud saham yang disetor adalah jumlah kas / modal yang disetor oleh pemegang saham ke perusahaan.
  • Laba ditahan adalah laba perusahaan yang tidak dibagikan ke pemegang saham.

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa tingkatkan penjualan, menghemat biaya dan waktu hanya dengan Ginee!

Contoh Neraca Sederhana

Laporan keuangan biasanya dilaporkan setiap akhir periode akuntansi tertentu. Di Indonesia, periode akuntansi yang biasa digunakan adalah bulanan, triwulan, semester, dan tahunan.

Laporan keuangan digunakan oleh pihak yang berkepentingan seperti investor, karyawan, kreditur, pelanggan, pemerintah, juga masyarakat untuk mengambil keputusan. Di kesempatan ini akan dijelaskan mengenai laporan neraca karena merupakan laporan keuangan yang krusial.

Apa itu Laporan Neraca?

Laporan neraca adalah bagian dari laporan keuangan yang berisi tentang ringkasan posisi akhir keuangan suatu perusahaan yang dihasilkan dalam satu periode akuntansi tertentu. Laporan neraca harus menggambarkan posisi seimbang atau sama antara nilai aset dan penjumlahan nilai utang dan modal.

Secara konvensional, bentuk laporan neraca ada 2 bagian yakni bagian aktiva yang menyajikan aset dan bagian pasiva yang menyajikan utang dan modal. Jumlah aktiva sama dengan jumlah pasiva. Maka untuk menentukan persamaan neraca, rumus yang digunakan adalah sebagai berikut :

Aktiva = Kewajiban + Modal

Mengapa Laporan Neraca Penting?

Laporan neraca merupakan gabungan dari seluruh laporan keuangan. Tujuan laporan keuangan adalah untuk memberikan informasi keuangan kepada pemakai laporan keuangan dalam menentukan langkah terkait finansial di tahun selanjutnya. Pihak-pihak yang membutuhkan informasi dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu :

Pihak Intern (Internal User)

Pihak intern yang memakai informasi adalah pimpinan perusahaan (manajemen) dan pemilik (owner). Manajemen menggunakan informasi akuntansi sebagai dasar membuat perencanaan, menganalisis kinerja dan posisi keuangan, membuat kebijakan di masa yang akan datang. Sedangkan pemilik membutuhkan informasi untuk mengetahui tingkat keberhasilan yang dicapainya.

Pihak Ekstern (External User)

Pemakai informasi akuntansi yang termasuk pihak ekstern adalah sebagai berikut :

  1. Pemilik perusahaan menggunakan informasi akuntansi sebagai pedoman untuk mengetahui apa yang telah perusahaan capai.
  2. Investor membutuhkan informasi akuntansi untuk menilai prospek usaha juga posisi keuangan suatu perusahaan sehingga dapat mengambil keputusan dalam melakukan investasi pada perusahaan yang bersangkutan.
  3. Karyawan memakai informasi akuntansi untuk mengetahui keadaan perusahaan.
  4. Kreditur membutuhkan informasi akuntansi sebagai bahan pertimbangan dalam memberikan kredit.
  5. Pemerintah memerlukan informasi akuntansi untuk menentukan besar pajak yang harus dibayar oleh perusahaan.

Manfaat Laporan Neraca bagi Perusahaan

Dalam contoh Laporan keuangan biasanya digunakan oleh pihak yang membutuhkan informasi untuk analisis investasi seperti investor, bank, dan pihak yang berkepentingan lainnya. Laporan keuangan terdiri dari laporan laba rugi, laporan perubahan modal, neraca.

Laporan neraca bermanfaat untuk mengetahui kondisi dan posisi finansial perusahaan. Tanpa adanya laporan neraca, dapat dipastikan bahwa pencatatan keuangan tidak rapi. Bahkan, untung, rugi, debet dan kredit tidak bisa ditentukan dengan pasti yang dapat mengakibatkan lembaga atau pihak ketiga tidak dapat mengetahui secara jelas posisi keuangan pada perusahaan.

Langkah – Langkah Membuat Laporan Neraca

Adapun langkah dalam membuat laporan neraca yaitu:

  1. Menganalisis transaksi dan mencatat nya ke jurnal umum dan jurnal khusus
  2. Memposting catatan transaksi di jurnal ke buku besar
  3. Memindahkan akun-akun di buku besar ke Neraca Saldo (opsional)
  4. Membuat Laporan Neraca

Contoh Laporan Neraca

Ginee Omnichannel, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? Say no worry, Ginee Omnichannel hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu dashboard!

Fitur Ginee beragam, mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee track alias Anda bisa lacak paket dengan lebih mudah, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang dan dapatkan free trial selama 7 hari full!

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa tingkatkan penjualan, menghemat biaya dan waktu hanya dengan Ginee!