Salah satu tips untuk mengatasi dead stock karena persediaan yang berlebih adalah dengan memberikan diskon kepada pelanggan. Dengan memberikan diskon, maka permintaan pelanggan terhadap barang akan menjadi tinggi, sehingga barang akan cepat laku terjual dan tidak tersimpan di dalam gudang terlalu lama.
Selain itu, penjualan produk yang Anda lakukan juga akan membuat Anda mendapatkan keuntungan yang bisa Anda gunakan untuk memulihkan beberapa biaya produksi serta meningkatkan ruang penyimpanan gudang Anda. Namun, sebagai tips, pastikan untuk memberikan diskon yang menarik, sehingga semakin banyak pula pelanggan yang tertarik dengan produk yang Anda tawarkan.
Bundling Paket Produk
Tips lainya yang bisa Anda terapkan dalam bisnis Anda untuk mengatasi dead stock adalah dengan menerapkan bundling paket produk. Teknik ini berarti menggabungkan persediaan barang yang kurang laku dengan persediaan yang laris agar barang yang tersedia di gudang tidak mengalami dead stock.
Anda dapat menjual paket barang ini dengan harga yang lebih murah dan memberikan diskon untuk menarik pelanggan membeli produk yang Anda tawarkan. Dengan begitu, risiko barang mengalami dead stock dapat diminimalisir.
Jual di Marketplace

Salah satu tips yang bisa Anda coba untuk meminimalisir terjadinya dead stock adalah dengan menjual barang melalui berbagai marketplace seperti, Tokopedia, Shopee, Lazada, Bukalapak dan masih banyak lagi.
Sebab, saat ini banyak orang memilih untuk membeli produk secara online, maka hal ini bisa jadi peluang yang tepat bagi Anda untuk menjual produk-produk Anda dengan harga yang murah. Selain itu, dengan berjualan di marketplace, Anda bisa meraih jangkauan pasar yang lebih luas, sehingga semakin banyak orang yang akhirnya membeli produk Anda
Mengembalikan Produk ke Supplier

Mengembalikan persediaan stok yang berlebih kepada supplier Anda juga bisa menjadi pilihan yang patut Anda coba. Hal ini berguna untuk mencegah terjadinya penumpukan barang berlebih di gudang yang akan mengakibatkan dead stock.
Oleh karena itu, jika memungkinkan, ajukan pengembalian barang kepada supplier, sehingga persediaan stok Anda akan dapat memenuhi permintaan dengan tepat, tidak kekurangan atau berlebihan.
Donasi untuk Amal

Cara selanjutnya yang bisa Anda coba adalah dengan mendonasikan produk Anda dalam kegiatan amal. Dibandingkan membuang barang dead stock begitu saja, tentu akan lebih baik jika Anda menyumbangkan barang tersebut dalam kegiatan amal. Jadi, produk Anda tidak akan berakhir begitu saja di dalam tong sampah.
Ginee WMS: Solusi Atasi Dead Stock Barang Anda!
Jika Anda mengalami kesulitan dalam mengelola persediaan barang hingga mengakibatkan barang menjadi dead stock dan tidak dapat dijual lagi, maka, tidak perlu khawatir. Anda dapat memanfaatkan fitur Ginee WMS dari Ginee Indonesia untuk membantu Anda mengelola persediaan barang sesuai permintaan. Jadi, tidak perlu takut terjadi dead stock lagi.
Selain itu, fitur yang tersedia di dalam Ginee WMS ini juga bisa membantu Anda mulai dari pelacakan barang, manajemen pesanan, perhitungan atau stock opname, hingga pengiriman barang ke konsumen secara otomatis, sehingga dapat menghemat waktu, biaya dan pastinya aman. Jadi, tidak perlu lagi mengelolanya secara manual. Tunggu apa lagi? Yuk, coba Ginee WMS sekarang!
