Langkah awal yang bisa Anda lakukan ketika ingin mulai menjadi reseller adalah degan menghitung berapa persen keuntungan reseller. Dengan begitu, Anda bisa memotivasi diri Anda lebih keras lagi untuk memulai bisnis reseller Anda. Bisnis reseller bisa dikatakan sebagai model bisnis yang modalnya cukup kecil, lho. Kira-kira berapa persen mengambil keuntungan jadi seorang reseller, ya?

Omnichannel dengan Sistem All-in-One

Memaksimalkan efisiensi bisnis dan ciptakan pengalaman personal untuk pelanggan dari beragam Multi-channel dalam penjualan Online dan Offline.

Apakah Reseller Itu Bisnis dan Bagaimana Cara Kerja Reseller?

Semua kegiatan transaksi jual beli baik itu offline maupun online bisa dikategorikan ke dalam bisnis. Reseller adalah salah satu bisnis yang bisa bikin Anda tajir melintir dengan modal usaha yang terbilang cukup kecil. Semua orang tentu saja bisa menjadi reseller asalkan memegang ilmu dasar pemasaran yang mumpuni.

Bisnis reseller juga terbilang mudah untuk dilakukan, karena dengan menjadi reseller, Anda tidak perlu memproduksi barang sendiri, tapi yang Anda cukup lakukan adalah menjual ulang barang jadi yang telah diproduksi oleh supplier atau distributor. Kehadiran reseller ini membuat para distributor mudah untuk mendapatkan penghasilan. Berapa persen keuntungan distributor bisa ditentukan dari harga mereka menjual produk kepada reseller.

Ketika Anda menjadi reseller, ada banyak pilihan produk yang bisa Anda pilih untuk dijual. Keuntungan yang Anda ambil pun bisa beragam tergantung dengan cara menentukan harga jual online shop yang Anda tetapkan.

Sama seperti reseller, keuntungan yang supplier raih juga berdasarkan cara menentukan harga reseller yang diberlakukan. Cara menentukan harga untuk reseller bagi supplier biasanya berdasarkan kalkulasi produksi barang yang akan dipasarkan. Nah, kalau Anda supplier yang ingin tahu cara kerjasama dengan reseller, Anda bisa berjualan produk Anda secara online dan memberikan keterangan “Open Reseller”.

Baca juga: 25+ Rekomendasi Supplier Dropship Shopee Trusted 2021

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa tingkatkan penjualan kamu, menghemat biaya dan waktu kamu hanya dengan Ginee!

Apakah Menguntungkan Menjadi Reseller?

Setelah mengetahui apa itu reseller, Anda mungkin sekarang bertanya, apakah menguntungkan menjadi seorang reseller? Yuk, langsung aja, nih, simak beberapa keuntungan yang Anda dapatkan kalau jadi reseller!

Modal yang Dikeluarkan Tidak Terlalu Besar

Beberapa orang yang ingin mulai usaha biasanya terkendala pada modal. Apakah Anda salah satunya? Kalau iya, coba, deh, jadi reseller. Karena Anda tidak perlu memproduksi barang dari nol, jadi modal yang Anda keluarkan hanya untuk melakukan stok barang jadi dari supplier.

Selain itu, karena Anda akan membeli barang dalam jumlah yang relatif besar di supplier, biasanya supplier memberikan potongan harga untuk reseller, lho. Jadi, semakin kecil modal yang Anda keluarkan, semakin besar pula kesempatan Anda untuk menentukan harga jual yang lebih menguntungkan.

Bisa Dikelola di Mana Saja, Kapan Saja

Keuntungan lainnya jika Anda menjadi reseller adalah Anda bisa mengelola bisnis Anda dengan mudah. Bahkan, Anda tidak perlu membuka toko offline kalau mau jadi reseller. Cukup jual produk Anda di marketplace ternama di Indonesia. Dijamin, keuntungan yang Anda dapatkan bakal makin berlimpah!

Cari Tahu Manfaat Omnichannel Buat Bisnis Kamu!

Dapatkan promo terbaru Ginee Sekarang juga

Menjual Kembali Produk Jadi dengan Leluasa

Cara kerja reseller sesuai dengan namanya, yaitu menjual kembali atau menjual ulang. Karena reseller sudah memiliki stok persediaan barang dari supplier, maka reseller bisa menjualnya kepada calon pembeli dengan leluasa. Reseller bisa melakukan repacking atau quality control terlebih dahulu sebelum memasarkan produk kepada pembeli.

Berapa Persen Keuntungan Reseller?

Sudah tahu, kan, keuntungan apa saja yang bisa Anda dapatkan kalau jadi reseller? Nah, untuk penghasilan menjadi reseller bisa ditentukan berdasarkan produk apa yang Anda jual dan berapa banyak yang Anda stok. Misal, Anda ingin tahu berapa persen keuntungan jual baju dari supplier, maka Anda bisa menghitungnya dari selisih antara modal yang Anda keluarkan dan harga jual Anda kepada konsumen.

Cara mengambil keuntungan berdagang sebagai reseller sebenarnya cukup mudah. Yang sulit adalah bikin bisnis reseller Anda terhindar dari kerugian. Biar kebayang gimana cara menentukan harga jual reseller, yuk, simak caranya di bawah ini.

Baca juga: Mau Menjalankan Bisnis Reseller dan Dropshipper? Ketahui Dulu Perbedaan serta Kelebihan dan Kekurangannya

Cara Menentukan Harga Jual Reseller dengan Konsep Mark Up Harga

Untuk bisa menentukan harga jual reseller, Anda bisa melakukannya dengan konsep mark up harga. Konsep ini memungkinkan Anda untuk menghitung berapa persen keuntungan yang Anda dapatkan kalau menjadi reseller. Rumusnya sama seperti cara mengambil keuntungan jualan baju online jika Anda mengambil produk baju untuk dijual kembali. Caranya yaitu, harga jual dikurangi harga beli.

Misal, harga beli produk Anda dari supplier adalah Rp. 50.000, maka Anda harus mematok harga yang lebih tinggi daripada harga beli Anda ke supplier agar bisa mendapatkan keuntungan. Untuk bisa menentukan harga jual yang tepat, Anda harus melakukan margin keuntungan dengan dasar perhitungan yang jelas.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi mark up harga seperti target penjualan yang jelas, biaya operasional yang Anda keluarkan ketika melakukan penyetokkan, dan target pengembangan bisnis yang bisa Anda lakukan dengan cara promosi. Ketiga faktor tersebut perlu Anda jadikan pertimbangan untuk menentukan harga jual dengan konsep mark up harga.

Rumus Untuk Menentukan Harga Jual Khusus Reseller

Biar perhitungan keuntungan reseller gak kacau, ada baiknya Anda menggunakan rumus untuk menentukan harga jual reseller. Sebelumnya, Anda perlu menentukan target penjualan, biaya operasional, dan target pengembangan bisnis. Untuk bisa mulai menghitung harga jual, Anda bisa melakukan cara berikut.

Apakah Anda kesulitan Mengelola Banyak Toko di Marketplace Shopee?

Sibuk mengelola banya toko, kesulitan mengelola manajemen produk, sampai bingung menganalisa persaingan harga di Marketplace? Yuk Ginee bantu

Memenuhi Target Penjualan Harian

Aturlah target penjualan harian Anda. Anda disarankan untuk menjual minimal 2 produk per hari. Dengan begitu, penjualan Anda pun akan semakin meningkat.

Menghitung Biaya Operasional

Misal, biaya operasional Anda per bulan adalah Rp. 250.000, maka perhari, biaya operasional yang Anda keluarkan adalah kira-kira Rp. 8.400. Dengan minimal target penjualan 2 produk perhari, maka harga yang perlu Anda tambahkan adalah biaya operasional per hari dibagi jumlah produk, yaitu Rp. 4.200.

Menentukan Margin Keuntungan

Berapa persen keuntungan yang Anda ingin dapatkan? 50%? 30%? Beberapa reseller mengambil keuntungan pada rentang 20% – 50% dari harga beli. Tentukan margin sesuai keinginan Anda dan jangan lupa untuk mempertimbangkan risiko yang terjadi jika Anda mengambil margin yang terlalu tinggi.

Jika harga jual yang Anda dapatkan dari supplier adalah Rp. 50.000 dan Anda memutuskan untuk mengambil margin 20%, maka yang perlu Anda hitung adalah 20% x Rp. 50.000 = Rp. 10.000. Setelah itu, barulah Anda bisa menghitung harga jual produk dengan menggunakan harga jual (HJ), harga beli (HB), biaya operasional (BO), dan biaya pengembangan (BP).

HJ = HB + BO + BP

Dari contoh yang disajikan di atas, maka perhitungan harga jualnya akan menjadi:

HJ = Rp. 50.000 + Rp. 4.200 + Rp. 10.000 = Rp: 64.200

Dengan harga jual tersebut, maka Anda bisa terhindar dari kerugian. Rumus di atas berguna untuk segala jenis reseller. Dengan rumus di atas, Anda bisa mengetahui berapa persen keuntungan jual makanan atau produk lainnya sebagai reseller. Cara menentukan harga jual dengan ongkir juga bisa ditentukan dengan rumus di atas.

Kunci untung menghitung berapa persen keuntungan yang akan didapatkan oleh reseller adalah dengan menentukan harga jual yang jelas. Kalau harga jual yang Anda tentukan sudah jelas, maka keuntungan pun akan  mudah untuk Anda dapatkan.

Ginee Omnichannel

Bisnis reseller sepi? Coba, deh, pasarkan produk reseller Anda di banyak marketplace. Gak usah takut repot mengelolanya, karena Ginee Omnichannel akan membantu Anda! Biar bisnis online Anda sukses, Anda perlu, nih, menggunakan fitur-fitur dari Ginee. Ada fitur Manajemen Produk dan Stok yang bisa mengatur stok persediaan dari supplier.

Manfaat dari Ginee yang lainnya juga bisa Anda rasakan, lho, biar berjualan online makin efisien. Yuk, daftar Ginee sekarang dan jangan lupa untuk klaim gratis coba 7 hari Anda, ya!

Ginee Omnichannel, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? Say no worry, Ginee Omnichannel hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu dashboard!

Fitur Ginee beragam, mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee track alias Anda bisa lacak paket dengan lebih mudah, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang dan dapatkan free trial selama 7 hari full!

  1. Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
    • Update secara otomatis pesanan dan stok
    • Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
    • Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
  2. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Ginee
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa tingkatkan penjualan, menghemat biaya dan waktu hanya dengan Ginee!