Sebuah perusahaan atau bisnis tentu memiliki banyak data. Semakin banyak data yang ada maka semakin baik bagi perusahan. Dengan banyaknya data, sebuah perusahaan atau bisnis perlu melakukan sebuah audit. Lalu apa itu audit? Audit adalah bagian penting dari kegiatan sebuah perusahaan atau bisnis. Orang yang dapat melakukan kegiatan audit disebut sebagai auditor.

Dalam melaksanakan tugasnya, sebagai auditor harus memahami terlebih dahulu tujuan audit yang akan ia lakukan. Biasanya tujuan audit digunakan dalam manajemen sebuah perusahaan. Nantinya auditor akan menerapkan beberapa jenis audit yang bisa dilakukan.

Berbicara audit tidak melulu soal membuat laporan keuangan, audit juga bisa diterapkan pada bagian kontrol internal, manajemen proyek, manajemen kualitas, kesekretariatan dan kepatuhan, serta banyak lagi.

Intinya adalah dengan adanya audit diharapkan menurunkan atau bahkan menghilangkan segala potensi kesalahan dan kekeliruan data. Kegiatan ini berguna untuk meninjau kembali segala bentuk data dan informasi yang akan dikelola oleh perusahaan demi menghindari kesalahan pembukuan bisnis yang bisa terjadi.

Tertarik menjadi seorang auditor? Atau sedang membutuhkan auditor di perusahaan Anda? Yuk, simak lebih dalam mengenai tujuan audit di artikel ini!

Baca juga: Menulis Pembukuan Bisa Menghemat Pengeluaran Bisnis Kamu Lho!

Mengenal Kegiatan Audit

Sebelum sudah dijelaskan mengenai peranan audit sangat penting dalam sebuah perusahan atau bisnis. Kali ini kita perlu memahami lebih lanjut mengenai apa itu audit.

Audit adalah suatu kegiatan pengumpulan dan pemeriksaan sejumlah bukti terhadap suatu informasi. Auditor adalah orang yang melakukan kegiatan audit dengan bersifat objektif, dan tidak memihak. 

Omnichannel dengan Sistem All-in-One

Memaksimalkan efisiensi bisnis dan ciptakan pengalaman personal untuk pelanggan dari beragam Multi-channel dalam penjualan Online dan Offline.

Lebih lanjut, audit memang lebih dikenal dalam peranannya sebagai laporan keuangan perusahaan. Hal ini dilakukan oleh akuntan publik dengan menilai kelayakan dari sebuah penyajian laporan keuangan yang telah disusun oleh perusahaan. Penyusunan dilakukan berdasarkan acuan prinsip akuntansi yang sah.

Setelah mengenal kegiatan audit ada baiknya kita mengenal pengertian audit menurut para ahli. Yuk, simak lebih lanjut pemahaman para ahli dari Indonesia maupun internasional dalam audit.

Pengertian Audit Menurut Para Ahli

Secara ringkas Anda dapat menyimak pengertian audit menurut para ahli di bawah ini!

Mulyadi (2002)

Pertama, menurut Mulyadi ia menjelaskan bahwa audit adalah proses yang sistematis untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti secara objektif dan sistematis atas tuduhan kegiatan ekonomi dalam menetapkan tingkat kesesuaian antara laporan yang ada dengan kriteria yang telah ditetapkan, yang selanjutnya akan disampaikan hasilnya kepada pengguna yang bersangkutan.

Sehingga dengan kata lain, audit sebagai urutan proses dalam memperoleh serta mengevaluasi bukti-bukti yang menyangkut asersi tentang tindakan dan kejadian ekonomi.

Sukrisno Agoes (2004)

Kedua, menurut Sukrisno Agoes ia menjelaskan audit adalah kegiatan memeriksa terhadap laporan keuangan, catatan, keuangan, serta bukti pendukung lainnya yang dibuat oleh anggota manajemen perusahaan dengan tujuan memberikan pendapat atas sebuah laporan keuangan secara independen, kritis, dan sistematis.

Arens dan Loebbecke (2003)

Ketiga, menurut Arens dan Loebbecke, audit adalah sebuah proses pengumpulan dan mengevaluasi bukti informasi terukur pada suatu entitas ekonomi. Audit dilakukan secara kompeten dan independen dalam menentukan dan melaporkan bahwa informasi yang tersedia telah sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. 

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa tingkatkan penjualan kamu, menghemat biaya dan waktu kamu hanya dengan Ginee!

William F. Meisser, Jr (2003)

Keempat, menurut William F. Meisser, Jr, audit adalah proses sistematik dengan tujuan audit untuk mengevaluasi bukti terhadap tindakan dan kejadian ekonomi dalam memastikan ketetapan antara penugasan dan kriteria. Hasil penugasan tersebut dikomunikasikan dengan pihak yang berkepentingan saja.

Sawyer (2005)

Kelima, menurut Sawyer, audit adalah proses penilaian yang bersifat sistematis dan objektif oleh auditor terhadap operasi dan kontrol yang berbeda-beda dalam sebuah perusahaan.

8 Tujuan Audit Berdasarkan Ekonomi

Memang telah dijelaskan secara jelas di atas mengenai definisi dari audit itu sendiri. Dari definisi menurut para ahli tersebut bisa dibilang termasuk dalam tujuan audit operasional. Namun, sebenarnya apa tujuan audit tersebut dilakukan dalam sebuah perusahaan hanya terbatas seperti itu? Berikut 8 tujuan audit yang dilakukan sebuah perusahaan bagi laporan keuangan dan bisnis.

Baca juga: Fungsi Laporan Keuangan yang Wajib untuk Diketahui

Memastikan Kelengkapan

Pertama, tujuan audit memastikan kelengkapan adalah memastikan kelengkapan berkas atau informasi yang dimiliki sebuah perusahaan. Audit memastikan seluruh transaksi dan kegiatan ekonomi yang berjalan dicatat atau dilaporkan dan dimasukkan dalam sebuah jurnal bersama dengan seluruh berkas kelengkapan

Memastikan Ketepatan

Kedua, tujuan audit memastikan ketepatan adalah memastikan bahwa semua kegiatan ekonomi berjalan dengan baik, efektif, serta tetap dengan aturan atau standar yang berlaku. Hal ini juga termasuk pendokumentasian transaksi dengan baik, perhitungan yang benar, pengklasifikasian jenis transaksi, dan jumlah yang tepat.

Repot Atur Online Shop?

Ginee solusinya! Join Ginee bisa dapat promo terbaru. Yuk, segera tingkatkan omzet!

Memastikan Eksistensi

Ketiga, tujuan audit memastikan eksistensi adalah memastikan dan mencatat keberadaan seluruh aset, harta, kekayaan, dan kewajiban perusahaan sesuai tanggal kegiatan dengan baik dan terbuka secara faktual

Menentukan dan Membuat Klasifikasi

Keempat, tujuan audit adalah memastikan seluruh kegiatan terkait transaksi hingga kegiatan operasional diklasifikasikan atau dikelompokan. Audit ini berdasarkan aturan yang berlaku dan telah ditetapkan dalam suatu perusahaan.

Membuat Penilaian

Kelima, tujuan audit adalah membuat penilaian untuk memastikan seluruh standar, prinsip, dan aturan yang berlaku dalam sebuah perusahaan yang telah diimplementasikan dengan benar dan tepat.

Membuat Cut-off

Keenam, tujuan audit adalah membuat cut-off dengan memberikan penilaian, keputusan, serta memastikan bahwa seluruh kegiatan transaksi yang dilakukan dekat dengan tanggal neraca dicatat dalam suatu periode atau waktu yang sesuai.

Ingin tahu cara kilat kelola toko online di marketplace?

Cuma sama Ginee, kelola toko marketplace makin cepat! Mulai dari manajemen produk sampai analisis laporan data, Ginee bisa bantu!

Memastikan Ketepatan

Ketujuh, tujuan audit memastikan ketepatan adalah memastikan seluruh pencatatan  transaksi telah dilakukan sesuai dengan fakta. Selain itu, memastikan juga bahwa rincian saldo di dalam akun telah sesuai dengan angka-angka pada penulisan buku besar, serta ketepatan penjumlahan saldo.

Menyajikan Pengungkapan

Delapan, tujuan audit menyajikan pengungkapan adalah memastikan bahwa saldo pada akun perusahaan serta persyaratan yang terkait disajikan dan dilaporkan dengan baik. Selain itu, laporan keuangan yang telah diberikan juga terdapat penjelasan atau catatan kaki yang jelas.

Membuat Laporan Penjualan Bisnis Jadi Mudah dengan Ginee Omnichannel

Sebelumnya sudah dijelaskan mengenai tujuan audit dalam mengelola laporan keuangan dan bisnis. Ternyata sangat berhubungan erat antara laporan keuangan dengan kegiatan seorang auditor. Gimana, menarik, bukan?

Siap untuk mengembangkan bisnis Anda? Tunggu dulu, ketahui dulu laporan penjualan Anda dengan Ginee Omnichannel! Fitur laporan data memungkinkan untuk Anda menganalisis bisnis dengan mudah. Buat apa, sih, analisis bisnis itu?

Tentu untuk mengetahui perkembangan bisnis Anda dari waktu ke waktu, dong. Kalau paham soal hasil penjualan, bisa jadi bahan perencanaan bisnis, kan? Nah, gak perlu ribet cek laporan penjualan secara manual. Pakai Ginee aja!

Cukup atur kategori data mana yang ingin dilihat, kemudian Anda bisa pasang strategi jualan di masa mendatang, deh! Yuk, gabung dengan gabung di Ginee sekarang!

Ginee Indonesia, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? Say no worry, Ginee Indonesia hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu dashboard!

Fitur Ginee beragam, mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee WMS, yang artinya Anda dapat mengelola manajemen pergudangan dengan lebih mudah, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang FREE!

  1. Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
    • Update secara otomatis pesanan dan stok
    • Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
    • Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
  2. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Ginee
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan
Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa tingkatkan penjualan, menghemat biaya dan waktu hanya dengan Ginee!