Menggunakan jasa Facebook Ads akan terasa sulit bagi Anda yang belum familiar dengan fitur-fiturnya. Bahkan untuk membuat iklan Anda menjadi efektif, Anda perlu memanfaatkan fitur-fitur yang telah disediakan contohnya seperti Split Test untuk FB Ads.

Ketika Anda hendak melakukan Split Test, Anda dianjurkan untuk melakukannya dengan benar. Kalau Anda masih  belum mengetahui perihal Split Testing FB Ads, sebaiknya Anda jangan melakukan Split Test secara sembarangan. Alih-alih budget iklan Anda akan terbuang sia-sia.

Untuk melakukan Split Test FB Ads yang benar, maka diperlukan strategi dan tips agar Split Test dapat berjalan dengan lancar. Selengkapnya, baca terus artikel ini sampai habis, ya!

Apa Itu Split Test Facebook Ads?

Sebelum Anda mengetahui tentang Split Test Facebook Ads, Anda harus mengetahui dulu perbedaan Split Test Facebook Ads dan apa itu CPM FB Ads. Split Test merupakan sebuah metode yang bisa Anda lakukan untuk menguji varian iklan mana yang lebih unggul dari iklan-iklan yang telah Anda pasang.

Sementara CPM FB Ads adalah cost per mille atau biaya yang perlu Anda bayarkan ketika iklan Anda dilihat oleh 1000 atau lebih pengguna Facebook.

Dalam Split Test Facebook Ads, Anda akan membandingkan varian variabel dengan salah satu iklan yang Anda buat di FB Ads. Varian variabel tersebut dapat berupa headline, copywriting, gambar, CTA, target audience, atau bahkan placement iklan.

Baca juga: Panduan FB Ads untuk Pemula dan Solusi Mudah Beriklan

Omnichannel dengan Sistem All-in-One

Memaksimalkan efisiensi bisnis dan ciptakan pengalaman personal untuk pelanggan dari beragam Multi-channel dalam penjualan Online dan Offline.

Untuk lebih memahami Split Test lebih jelas perhatikan ilustrasi berikut:

Seorang Facebook advertiser memiliki produk serupa yang dijual. Produknya berwarna merah dan putih dengan ukuran, model, bentuk, serta motif yang sama. Advertiser tersebut ingin mengetahui beberapa informasi dari kedua produk yang diiklankan tersebut.

Informasi tersebut berupa warna produk apa yang paling disukai dan diminati oleh audiensnya? warna produk apa yang paling banyak penjualannya? dan warna produk apa yang paling sedikit penjualannya?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, si advertiser perlu melakukan Split Testing. Maka dengan begitu, advertiser akan mendapatkan jawabannya seperti: ternyata, setelah dilakukan Split Testing warna yang paling disukai audiens dan yang penjualannya paling banyak adalah merah, sedangkan warna yang paling sedikit penjualannya adalah putih.

Jika hasil Split Testing sudah keluar, maka sebagai advertiser yang cerdas, advertiser akan ngedrop iklan produk berwarna putih guna mengurangi anggaran iklan yang dikeluarkan.

Mengapa Split Test Facebook Ads Penting?

Setelah memahami dan mengerti dari salah satu contoh ilustrasi split test di atas, maka Anda sudah mempunyai sedikit gambaran tentang apa itu Split Test Facebook Ads, dong? Seorang Facebook advertiser yang tidak melakukan Split Test untuk produk yang ditawarkan akan bisa mengalami kerugian yang tidak terhingga harganya.

Selain itu, advertiser juga akan kesulitan memperkirakan respon audiens secara tepat atas data yang didapatkan. Seperti tidak bisa mengetahui jenis produk apa yang lebih unggul, sehingga hal ini tentu saja akan menyesatkan perkiraan karena terlalu bersifat subjektif.

Jika Anda ingin melakukan perkiraan yang lebih akurat, sebaiknya Anda menggunakan metode funnel testing. Funnel Testing merupakan metode pengujian yang membandingkan dua halaman secara bersamaan baik dari seluruh bagian penjualan  maupun hanya sebagian saja.

Kapan Melakukan Split Test Facebook Ads?

Selanjutnya yang perlu diketahui ialah kapan Anda memerlukan Split Test Facebook Ads. Apakah ada prosedur kapan sebaiknya dilakukan Split Testing untuk sebuah produk? Tentunya ada baiknya melakukan Split Test Facebook Ads berdasarkan urutannya setelah menentukan target audience, budget iklan dan penempatan iklan pada level adset.

Level adset yang dilakukan dalam split test idealnya adalah 3-6 ads dalam satu adset. Demikian jumlah ads tersebut dapat dipantau perkembangannya supaya iklan yang memiliki data perkembangan bagus akan terus dikembangkan iklannya. Jika perlu, budget anggaran iklan ditambahkan dan sebaliknya, data perkembangan iklan yang tidak bagus akan dihentikan lalu diganti dengan varian variabel iklan yang lain.

Cara Melakukan Split Test FB Ads

Split Testing dilakukan untuk menemukan produk dengan peluang penjualan terbesar. Produk dengan peluang yang besar nantinya tentu saja bisa dijadikan uang dan akan memberikan keuntungan pada bisnis Anda. Split Testing bukanlah saat yang tepat untuk menentukan objective iklan, karena Objective Facebook Ads seharusnya sudah ditentukan sejak awal.

Baca juga: Ulasan Lengkap Objective Facebook Ads yang Wajib Diketahui

Selain itu, Anda juga diharapkan sudah tahu mengenai cara membuat Facebook Page untuk Bisnis, karena FB Page sangatlah dibutuhkan jika Anda ingin beriklan di Facebook. Bagi Anda yang ingin melakukan Split Testing, perhatikan panduan cara melakukan Split Test FB Ads.

Membuat Satu Campaign Objective WC View Content

Hal pertama yang perlu dilakukan ialah membuat satu jenis campaign objective website conversion dengan cara mengklik “WC View Content” di Facebook Ads.

Membuat Satu Adset dari Satu Jenis Audience

Hal kedua yang perlu dilakukan ialah membuat satu adset yang terdiri dari satu jenis audience saja. Maksud dari satu jenis audience bisa ditetapkan berdasarkan audience awalan seperti: Indonesia, Wanita, 25-44 Tahun, Interest A; B; C, Device Mobile dan Optimasi engagement. Untuk jumlah audience Anda bebas untuk menetapkannya sendiri, tetapi jangan ubah jumlah audience ketika Split Testing sedang berjalan.

Cari Tahu Manfaat Omnichannel Buat Bisnis Kamu!

Dapatkan promo terbaru Ginee Sekarang juga

Membidik Confident Market

Hal ketiga yang perlu dilakukan ialah membidik confident market yang ditetapkan atas 5-10 produk yang akan ditawarkan nantinya kepada audience. Contohnya, Split Testing yang bisa dilakukan yaitu dengan menggunakan 5-10 image produk untuk satu produk yang sama.

Atau membuat masing-masing post untuk setiap produk yang sesuai dengan kaidah berupa gambar, kontak yang jelas dan sebagainya yang kemudian membuat ads yang sama untuk masing masing produk dalam satu adset yakni Satu Campaign > Satu Adset > 10 Ads.

Mengiklankan Hingga 100 Conversions di Level Adset

Hal keempat atau hal terakhir yang dilakukan ialah mengiklankan hingga mencapai angka 100 conversion di level adset. Maksudnya ialah mampu mendapatkan angka sekitar 60 ribu reach yang terbagi kedalam 10 ads creatives tersebut.

10 Ads yang dihasilkan tersebut perlu disaring untuk menghasilkan ads mana yang terbaik berdasarkan data konversi penjualan dan jika belum menghasilkan keputusan yang confident dapat diteruskan sampai satu minggu untuk market lokal adset.

Tips Penting Dalam Melakukan Split Testing

Setelah Anda membuat Facebook Ads, hal yang kemudian Anda harus lakukan adalah melakukan split testing. Jika Anda ingin Split Testing Anda sukses hingga perbandingan performa iklan Anda terlihat jelas, yuk, ikuti kiat-kiat agar Split Testing FB Ads berjalan dengan mulus berikut ini.

Kenali Produk Lebih Dalam

Jika Anda memahami produk lebih dalam, Anda akan bisa melihat sudut pandang audience yang Anda tidak sadari. Selain itu, jika Anda mengenali produk Anda, maka Anda akan dengan mudah membuat iklan yang kreatif.

Banyak beriklan di mana-mana malah pusing sendiri?

Aman, Ginee Ads solusinya! Kamu bisa atur iklan di Facebook, Instagram, Google, marketplace Ads, dan lainnya cuma sama Ginee. Lebih efisien, bisa nentuin strategi beriklan yang baik, dan gak ribet!

Kenali Audience Lebih Dalam

Anda harus memiliki pemahaman yang mendalam terhadap audience supaya bisa membuat beberapa data spesifik yang berguna untuk menangani persaingan market yang sedang terjadi. jika Anda memahami audiens Anda, Anda akan mampu mendapatkan keterjangkauan yang luas dan kemungkinan menerima rasio konversi yang lebih baik.

Jangan Ragu Soal Biaya

Maksudnya adalah jangan ragu mengeluarkan biaya untuk Split Test, sebab hasil campaign yang dilakukan akan maksimal. biaya testing yang dikeluarkan berguna untuk mendapatkan winning campaign atau pola terbaik. Dan bisa merubah mindset biaya split test yang dikeluarkan dianggap sebagai dana investasi atau modal bisnis yang dihitung di biaya pengeluaran awal.

Jangan Lama-Lama

Maksudnya jangan pernah melakukan split test sebulan sekali, melainkan melakukan split test perhari ataupun per jam untuk menghasilkan pola bisnis yang ideal dalam mendukung keputusan menjalankan pola bisnis tersebut atas hasil parameter yang ingin dicapai.

Pertimbangkan Retargeting

Anda perlu melakukan pertimbangan retargeting atau melakukan konversi yang lebih besar agar mekanisme penargetan kembali terjadi pada sebuah distraksi dari konten yang terjadi di timeline.

Ginee Omnichannel: Teman Sukses Beriklan Anda

Anda memasang Facebook Ads, sudah melakukan Split Testing, tapi, kok, penjualan masih segitu-gitu, aja, sih? Nah, hal tersebut bisa saja terjadi ketika Anda tidak melakukan pemonitoran iklan yang baik dan benar. Biar kinerja iklan Anda terpantau terus, gabung bersama Ginee Omnichannel, yuk!

Buat apa gabung Ginee? Tentunya untuk mensukseskan bisnis Anda! Bersama Ginee Omnichannel, Anda bisa menggunakan fitur Ginee Ads yang memberikan solusi pemasaran digital 360 derajat dengan teknologi AI yang canggih! Dengan begitu, efektifitas iklan Anda pun akan terjamin! Yuk, gak usah basa-basi, langsung join Ginee sekarang dan dapatkan free trial 7 hari full!

Ginee Omnichannel, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? Say no worry, Ginee Omnichannel hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu dashboard!

Fitur Ginee beragam, mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee track alias Anda bisa lacak paket dengan lebih mudah, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang dan dapatkan free trial selama 7 hari full!

  1. Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
    • Update secara otomatis pesanan dan stok
    • Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
    • Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
  2. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Ginee
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa tingkatkan penjualan, menghemat biaya dan waktu hanya dengan Ginee!