Pengembalian barang dari penjual juga terbagi dalam tiga jenis, yaitu:

  1. Piutang pembeli dapat dikurangi melalui retur penjualan.
  2. Melakukan retur atas pembayaran dari pembeli.
  3. Membutuhkan penggantian barang rusak dari penjual (klaim).

Baca juga: Nota Kredit Adalah Apa? Sepenting Apa untuk Bisnis?

New ID ERP CTA Reusable Block 04

Contoh Jurnal Retur Pembelian dan Penjualan

Dalam transaksi penjualan maupun pembelian, melakukan pencatatan merupakan hal yang penting. Dengan adanya pencatatan, Anda akan lebih mudah dalam mengetahui transaksi yang terjadi. Sehingga ini dapat mencegah terjadinya kerugian dalam penjualan. Dibawah ini kita akan membahas contoh jurnal retur pembelian dan jurnal retur penjualan.

Jurnal Retur Pembelian

Berikut beberapa contoh retur pembelian:

  1. 15 April 2018, PT Maju Mundur melakukan pembelian barang dagang secara tunai sebesar Rp30.000.000.
  2. 17 April 2018 PT Maju Mundur melakukan pembelian sejumlah barang dagang sebesar Rp25.000.000 dengan syarat 2/10, n/30 dan nomor faktur 2810.
  3. 19 April 2018, pengembalian barang dagang yang dibeli pada tanggal 17 April seharga Rp10.000.000.
  4. 23 April 2018, pengembalian barang dagang yang dibeli pada tanggal 15 April sebesar Rp10.000.000.
  5. 26 April 2018, dibayar pelunasan hutang untuk pembelian barang dagang pada tanggal 17 April 2018.
Tanggal Keterangan Debit Kredit
April 2018 15 Pembelian Rp30.000.000  
      Kas   Rp30.000.000
  (Pembelian barang dagang tunai)    
       
17 Pembelian Rp25.000.000  
      Utang Dagang   Rp25.000.000
  (Pembelian barang dagang kredit)    
       
19 Utang Dagang Rp10.000.000  
      Retur Pembelian   Rp10.000.000
  (Pengembalian barang yang dibeli secara kredit)    
       
23 Kas Rp10.000.000  
      Retur Pembelian   Rp10.000.000
  (Pengembalian barang yang dibeli secara tunai)    
       
26 Utang Dagang Rp15.000.000  
    Kas   Rp14.700.000
    Potongan Pembelian   Rp300.000
  (Pelunasan faktur nomor 2810)    

Transaksi diatas akan dicatat dalam jurnal seperti ini:

  1. Pada tanggal 17 terjadi retur pembelian barang dagang yang telah dibeli secara kredit dan terjadi pengurangan utang sebesar Rp10.000.000.
  2. Pada tanggal 23 terjadi transaksi retur pembelian atas pembelian secara tunai sehingga terjadi penambahan jumlah kas sebesar Rp10.000.000.
  • Perusahaan mendapatkan potongan sebesar 2% dari sisa utang dagang atas pelunasan pada 26 April.
  • Nilai hutang dagang sebesar Rp25.000.000.
  • Retur pembelian serta potongan harga sebesar Rp10.000.000.
  • Sisa utang dagang sebesar Rp15.000.000.
  • Potongan pembelian 2% sebesar Rp300.000.
  • Nilai utang dagang yang perlu dibayar sebesar Rp 14.700.000.

Jika pelunasan terjadi setelah tanggal 26 April, contohnya pada tanggal 30 April, maka transaksi nya akan tercatat sebagai berikut:

Tanggal Keterangan Debit Kredit
April 2018 30 Utang Dagang Rp15.000.000  
      Kas   Rp15.000.000

Jurnal Retur Penjualan

Setelah membahas retur pembelian dan tahu apa yang dimaksud dengan retur penjualan, kali ini kita akan membahas contoh soal retur penjualan. Pencatatan retur penjualan cukup mudah, cukup simak terus dan ikuti caranya.

PT Berkah Setiap Hari adalah perusahaan yang bergerak di bidang penjualan barang elektronik. Saat menjual barangnya, di dalam faktur tercantum bahwa pengembalian barang dapat dilakukan dengan batas waktu 30 hari. Transaksi tersebut telah menghasilkan penjualan sebesar Rp75.000.000 untuk bulan Oktober 2021, dan telah menjual sebesar 60% secara tunai. Sementara untuk sisanya kredit.

PT Berkah Setiap Hari memiliki Rp35.000.000 dalam bentuk piutang serta Rp5.000.000 dalam bentuk tunai di akhir neraca Oktober 2021. Harga pokok penjualan adalah Rp40.000.000. Sementara persediaan penutupan menunjukkan saldo sebesar Rp22.000.000. Adapun 5% dari barang yang terjual mengalami pengembalian akibat adanya kerusakan pada produk. Lalu, PT Berkah Setiap Hari memperoleh margin kotor sebesar 20% dari penjualan.

New ID ERP CTA Reusable Block 05

Berdasarkan informasi yang ada di atas, Anda harus melakukan entri jurnal retur penjualan serta taksiran saldo yang akan tetap ada dalam penjualan, piutang, kas, inventaris, serta harga pokok penjualan.

Adapun penyelesaian nya adalah:

  • Melakukan perhitungan atas jumlah pengembalian barang, yaitu 5% dari penjualan sebesar Rp75.000.000, yaitu sebesar Rp3.750.000.
  • Anda dapat mengasumsikan bahwa rasio 60% kembali dalam bentuk tunai, sementara sisanya masuk ke dalam piutang.
  • Kreditkan akun kas sejumlah 60% dari jumlah Rp5.000.000 menjadi Rp3.000.000. Kemudian kreditkan akun piutang sejumlah 40% dari Rp5.000.000 menjadi Rp2.000.000.
  • Persediaan dikurangi Rp2.500.000 kurang dari 20% margin, yang menjadi Rp2.500.000 lalu dilakukan pengurangan sebesar Rp500.000 menjadi Rp2.000.000. Kemudian akan dilakukan penambahan persediaan serta pengurangan harga pokok penjualan yang sama.
Keterangan Jumlah
Penjualan Rp75.000.000
Retur Penjualan Rp3.750.0000
Cash Rp3.000.000
Kredit Rp2.000.000
Saldo Persediaan Rp2.000.000

Entri yang akan di posting:

Entri jurnal pengembalian penjualan

Tanggal Keterangan Debit Kredit
1 November Akun Penjualan Rp3.000.000  
      Akun Kas   Rp3.000.000
  Akun Penjualan Rp3.000.000  
      Akun Piutang   Rp3.000.000

Penyesuaian harga pokok penjualan

Tanggal Keterangan Debit Kredit
1 November Akun Persediaan Rp2.000.000  
      HPP   Rp2.000.000

Cara Mencatat Retur Penjualan dan Pembelian di Dalam Laporan Keuangan

Setelah mengetahui tentang retur penjualan dan pembelian, para pemilik usaha dagang wajib tahu cara mencatat retur kedalam jurnal umum laporan keuangan. Hal ini agar Anda tahu pergerakan barang dagang dan pengaruh terhadap pendapatan usaha Anda. Retur penjualan dan pembelian sangat berpengaruh pada keadaan barang dagang Anda. 

Setiap barang masuk dan keluar karena retur baik dari pembeli ataupun supplier akan mengubah jumlah stok akhir persediaan. Oleh karena itu, pencatatan retur penjualan dan pembelian dapat disesuaikan dengan metode pencatatan persediaan barang dagang yang Anda gunakan. Berikut beberapa cara retur dan metode pencatatan retur.

Jurnal retur penjualan merupakan pos dalam laporan keuangan  perusahaan dagang yang khusus mencatat setiap transaksi retur penjualan. Saat retur penjualan, piutang pihak penjual kepada pembeli berkurang. Karena itu, akun retur penjualan akan dicatat pada sisi kolom debit, sedangkan piutang dagang dicatat di sisi kolom kredit. Anda juga dapat mencatat jurnal retur penjualan dengan 2 metode pencatatan persediaan barang yaitu sistem periodik dan perpetual.

Jurnal retur pembelian merupakan pos khusus dalam laporan keuangan perusahaan yang mencatat seluruh transaksi retur pembelian. Di dalam laporan keuangan, retur pembelian akan dicatat di kolom bagian kredit. Jika kita menggunakan akun utang dagang, maka akan dicatat di bagian debit. Pencatatan ini akan sesuai dengan perubahan biaya yang dipengaruhi oleh keluarnya barang dagang. Anda juga dapat mencatat dengan sistem periodic dan perpetual.

Ginee Omnichannel Mudahkan Catat Keuangan Anda 

Di era yang serba digital ini memudahkan Anda dalam mendapatkan penghasilan tambahan entah itu hanya untuk jajan atau dalam membantu memenuhi kebutuhan. Memiliki toko online masih menjadi alternatif paling menjanjikan untuk saat ini.

Usaha online juga bisa dilakukan dengan modal yang relatif kecil. Masih pemula? Jangan takut repot karena sekarang ada Ginee Omnichannel bisa membantu Anda dalam melakukan catatan keuangan.

Ginee Indonesia memiliki beberapa fitur yang tentunya bisa membantu Anda mengelola toko online Anda dengan mudah dan anti ribet. Fitur Ginee diantaranya adalah manajemen pesanan, stok produk, layanan chat pelanggan, hingga laporan penjualan bisa Anda dapatkan hanya dalam satu dashboard saja. Yuk, daftar Ginee sekarang!

Ginee Indonesia, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? No worries, Ginee Indonesia hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu platform saja!

Fitur dari Ginee beragam, lho! mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee WMS, yang artinya Anda dapat mengelola manajemen pergudangan dengan lebih mudah, Ginee Chat yang memungkinkan Anda mengelola chat pelanggan dari berbagai platform, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang FREE!

  1. Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
    • Update secara otomatis pesanan dan stok
    • Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
    • Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
  2. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Ginee
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan
New ID ERP CTA Reusable Block 03