7 Perbedaan Blog dan Website, Jangan Sampai Keliru!

Bagi pemilik bisnis online, keberadaan blog dan website menjadi salah satu cara melakukan promosi yang patut dipertimbangkan. Sebelum menentukan media mana yang lebih cocok untuk mempromosikan bisnis Anda, sebaiknya kenali terlebih dahulu perbedaan blog dan website. Simak pembahasannya dalam artikel berikut ini.

Apa yang Dimaksud dengan Blog dan Website?

Ternyata masih banyak orang yang menganggap bahwa blog atau blogspot dengan website adalah sama. Padahal sebenarnya, terdapat perbedaan web dan blog. Namun, sebelum membahas apa yang membedakan keduanya, ada baiknya kita pelajari dulu definisi dari blog dan juga website.

Pengertian blog sendiri merupakan singkatan dari web log yang isi kontennya berupa artikel, dapat berupa opini, pengalaman, maupun aktivitas dari seorang penulis. Sedangkan, website adalah sekumpulan laman online yang dihubungkan dalam satu domain dan biasanya dikelola oleh individu, perusahaan, organisasi, maupun pemerintah.

Website merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut semua web/jaringan yang ada di internet, seperti Google.com. Sedangkan, blog merupakan salah satu tipe website yang pengelolaannya lebih sederhana dan tidak jarang, disebut sebagai website pribadi.

Sederhananya, blog merupakan salah satu bagian dari website sedangkan website, tidak hanya terbatas dalam blog. Untuk lebih jelasnya, Anda dapat melihat perbedaan mendasar yang memudahkan Anda mengetahui beda blog dan website.

Omnichannel dengan Sistem All-in-One

Memaksimalkan efisiensi bisnis dan ciptakan pengalaman personal untuk pelanggan dari beragam Multi-channel dalam penjualan Online dan Offline.

Apa Perbedaan Web Blog dan Website?

Ada beberapa faktor yang membedakan blog dengan website yaitu.

Isi Konten

Biasanya konten blog berisi artikel, video, atau pun audio berupa podcast. Dan sering kali, isi dari konten ini berkaitan dengan satu ataupun lebih tema yang diminati oleh si pemilik blog itu sendiri. Konten dalam blog lebih bersifat pribadi, menceritakan pengalaman, opini, ataupun aktivitas pemilik blog.

Tidak jarang juga, blog hanya berfokus pada satu tema spesifik saja, bisa jadi tentang fashion, kuliner, traveling, maupun parenting. Tapi, jika ingin membuat blog yang menggabungkan beberapa tema, juga tidak masalah. Semua dikembalikan kepada pemilik blog.

Sedangkan untuk website, isi dari konten yang disajikan biasanya lebih informatif dan memberikan pengetahuan mengenai suatu produk maupun layanan. Website dapat digunakan untuk memberikan informasi mengenai sejarah, latar belakang, produk, hingga kontak dari sebuah perusahaan.

Bisa juga digunakan untuk memberikan informasi tentang organisasi, lembaga pendidikan, lembaga pemerintahan, maupun dijadikan sebagai toko online.

Arah Komunikasi

Ciri-ciri blog adalah memiliki arah komunikasi interaktif karena biasanya, terdapat pilihan bagi pembaca untuk meninggalkan komentar dalam setiap artikel maupun konten lain yang dipublikasikan oleh pemilik blog.

Untuk website, biasanya memiliki komunikasi yang bersifat satu arah, karena tujuan utama dari website hanyalah untuk memberikan informasi dan cenderung jarang menyediakan kolom komentar.

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa tingkatkan penjualan kamu, menghemat biaya dan waktu kamu hanya dengan Ginee!

Gaya Bahasa yang Digunakan

Dalam penulisan blog, gaya bahasa yang digunakan cenderung mengikuti demografi audiens. Contohnya, blog yang memiliki demografi audiens anak muda, biasanya akan menggunakan gaya bahasa yang lebih santai dan tidak jarang diselipkan bahasa gaul.

Sedangkan website, memiliki gaya bahasa yang lebih formal dan diusahakan profesional untuk mendukung citra perusahaan baik untuk audiens maupun kompetitor usahanya.

Subscribe

Fungsi tombol subscribe pada blog dan website menjadi salah satu faktor yang membedakan antara keduanya. Pada blog, tombol subscribe memungkinkan pengikut atau subscriber blog yang bersangkutan untuk mendapatkan update konten terbaru yang dilakukan oleh blogger sehingga subscriber tidak ketinggalan informasi terbaru dari blogger kesukaannya.

Sedangkan pada website, fungsi dari tombol subscribe adalah untuk mengirimkan newsletter yang menginformasikan layanan, peluncuran produk baru, maupun promo yang diberikan oleh suatu brand atau bisnis kepada audiensnya.

Frekuensi Update

Blog cenderung lebih sering memperbaharui isi konten guna menarik lebih banyak audiens dan mendapatkan traffic yang tinggi. Sedangkan konten pada website biasanya hanya diperbaharui ketika ada perubahan mengenai informasi produk maupun layanan yang ditawarkan.

Repot Atur Online Shop?

Ginee solusinya! Join Ginee bisa dapat promo terbaru. Yuk, segera tingkatkan omzet!

Baca Juga: Cara Menaikkan Traffic Website Bisnis Anda dengan Cepat

Search Engine

Poin berikut ini membahas perbedaan blog dan website berdasarkan navigasi pada mesin pencari. Sifat blog dengan konten yang terus berubah membuat mesin pencari cenderung lebih banyak melakukan pencarian pada blog. 

Peringkat blog juga ditentukan berdasarkan jumlah pengunjung aktif yang dimiliki. Faktor ini jugalah yang membuat blogger harus sering melakukan update konten agar blog muncul pada hasil pencarian. Sedangkan, website cenderung bersifat statis dan memiliki pencarian yang terbatas.

Desain Template

Tampilan desain pada website biasanya lebih menarik jika dibandingkan dengan blog. Penyebabnya adalah, blog cenderung menggunakan template bawaan yang telah disediakan oleh platform blog tersebut. Sedangkan website, biasanya desainnya dikerjakan oleh desainer grafis dan disesuaikan dengan keinginan dari pemilik website.

Ini jugalah yang menjadi alasan mengapa Anda jarang menemukan website yang sama persis antara satu dengan yang lainnya.

Baca Juga: 8 Tips Menghias Blog agar Menarik dan Masuk Rank Google

Apa Persamaan Blog dan Website?

Setelah mengetahui apa perbedaan blog dengan website, sekarang saatnya kita membahas apa saja persamaan yang dimiliki keduanya.

Akses Online

Baik blog maupun website, keduanya membutuhkan jaringan internet agar dapat diakses. Keduanya memiliki alamat url yang digunakan pengguna untuk mendapatkan akses masuk ke dalam situs ataupun blog yang ingin dituju.

Kepemilikan

Baik blog maupun website memiliki pihak yang mengontrol dan menjalankannya baik itu perorangan maupun lembaga atau instansi. Sederhananya, baik blog maupun website memiliki pemiliknya.

Sebagai Media

Meskipun ada perbedaan antara blog dan website dalam hal pembuatan konten dan tujuan publikasinya, namun keduanya sama-sama dapat dijadikan sebagai media untuk menyampaikan sesuatu kepada audiens.

Jika isi dari blog adalah berbagi pengalaman dan motivasi, website justru memiliki konten yang bertujuan untuk melakukan promosi yang menarik dan bersifat persuasif. Iklan di website cenderung berisi ajakan ataupun sugesti untuk membelanjakan produk yang sedang ditawarkan.

Contoh Blog dan Website

Setelah mengetahui persamaan dan perbedaan blog dan website, kini saatnya mengenal apa saja contoh blog dan apa saja contoh-contoh website. Beberapa blog yang terkenal dengan tema berbeda, diantaranya:

  • Trinity Traveller, sebuah blog yang berisi perjalanan pemilik blog bernama Trinity ke luar negeri dengan budget minim.
  • Anak Jajan, blog yang dikelola oleh pasangan suami istri Julia Veronica dan Marius Tjenderasa ini berisi review seputar kuliner yang ditulis dalam bahasa Inggris.
  • Hot Chocolate and Mint by Diana Rikasari, sebuah blog yang berfokus pada tema pembahasan seputar fashion milik desainer sekaligus penulis Diana Rikasari.

Terkadang, beberapa blog dimanfaatkan oleh para pemiliknya untuk dijadikan sebagai resume dan portofolio mereka. Misalnya, saja Robby Leonardi yang mengubah blog menjadi Curriculum Vitae miliknya. Dengan animasi yang menggemaskan, Robby tidak hanya mampu menarik perhatian setiap pengunjung blognya, namun juga menunjukkan kemampuannya dalam membuat ilustrasi.

Sedangkan, contoh-contoh website diisi oleh beberapa situs yang sudah sering Anda dengar, seperti:

  • Unilever, sebuah website milik perusahaan yang sejak 2019 dipimpin oleh Alan Jope.
  • GSK, website farmasi asal Inggris yang memiliki tampilan minimalis namun sangat informatif.
  • Bukupedia, website asal Indonesia yang dijadikan sebagai platform untuk membantu penerbit agar bisa lebih mudah mengelola buku-buku yang diterbitkan oleh penulis agar dapat lebih mudah mengelola buku terbitannya yang dijual dalam platform ini.

Selain beberapa contoh diatas, mesin pencari Google hingga media sosial seperti Facebook dan Twitter juga merupakan jenis website yang paling sering kita jumpai.

Ingin tahu cara kilat kelola toko online di marketplace?

Cuma sama Ginee, kelola toko marketplace makin cepat! Mulai dari manajemen produk sampai analisis laporan data, Ginee bisa bantu!

Tips Membuat Blog atau Website dan Mengelolanya untuk Bisnis

Anda kini telah mengetahui apa perbedaan blog dengan website. Melalui informasi yang didapat, sepertinya Anda sudah dapat menentukan jenis platform seperti apa yang Anda butuhkan untuk memasarkan produk Anda.

Hal penting yang perlu Anda perhatikan ketika membuat blog ataupun website untuk mempromosikan bisnis yang sedang Anda kelola dan kembangkan adalah:

  • Pilih nama domain yang mudah diingat sekaligus menggambarkan identitas dari bisnis yang Anda miliki.
  • Setelah memilih nama domain, selanjutnya Anda harus menentukan jenis website seperti apa yang ingin Anda buat.
  • Selanjutnya, Anda harus sudah menyediakan hosting terbaik untuk host lokal.
  • Anda kemudian dapat memilih platform website yang Anda percayai seperti contohnya WordPress, Blogger, dan lainnya.

Kesimpulan

Meskipun terdapat beda website dan blog, namun keduanya masih dapat Anda jadikan sebagai media untuk menyampaikan informasi kepada audiens. Blog umumnya bersifat pribadi, namun tidak menutup kemungkinan perusahaan juga melakukan pemasaran produknya melalui blog.

Konten dalam blog dapat berupa artikel, video maupun podcast. Lalu apa bedanya artikel dengan blog? Artikel merupakan suatu karangan tertulis yang lengkap sedangkan blog merupakan media untuk mempublikasikan konten-konten Anda.

Blog biasanya memiliki tampilan yang lebih sederhana karena desainnya menggunakan template yang telah disediakan oleh platform sedangkan website biasanya memiliki tampilan yang lebih menarik secara visual. Contoh blog dan website juga telah dibahas dalam artikel ini. 

Ginee Omnichannel Bantu Kelola Bisnis Anda

Blog dan website dapat membantu Anda dalam mengelola bisnis Anda lebih jauh lagi. Hal tersebut merupakan langkah terpenting dalam strategi marketing sebuah perusahaan. Oleh karena itu, Anda perlu mengelola bisnis Anda dengan cara yang maksimal

Mau kelola bisnis? Tapi, bingung caranya? Tenang! Ginee Indonesia berikan solusi untuk bisnis Anda. Ginee Indonesia hadir dengan memberikan fitur Ginee Omnichannel. Layanan yang diberikan mampu menghemat waktu, biaya, dan tenaga Anda. Kelola bisnis Anda jadi lebih mudah, lho! Caranya hanya lewat satu dashboard saja. Gampang, kan!

Jangan sampai nyesel deh! Segera daftar di Ginee sekarang! Tersedia berbagai fitur lengkap yang terhubung dengan mudah, lho! Jika Anda tertarik bergabung, Ginee memberikan fitur yang banyak dan rasakan beragam kemudahan dalam berbisnis.

Ginee Indonesia, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? Say no worry, Ginee Indonesia hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu dashboard!

Fitur Ginee beragam, mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee track alias Anda bisa lacak paket dengan lebih mudah, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang FREE!

  1. Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
    • Update secara otomatis pesanan dan stok
    • Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
    • Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
  2. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Ginee
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan
Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa tingkatkan penjualan, menghemat biaya dan waktu hanya dengan Ginee!

Guides

7 Perbedaan Blog dan Website, Jangan Sampai Keliru!

Bagi pemilik bisnis online, keberadaan blog dan website menjadi salah satu cara melakukan promosi yang patut dipertimbangkan. Sebelum menentukan media mana yang lebih cocok untuk mempromosikan bisnis Anda, sebaiknya kenali terlebih dahulu perbedaan blog dan website. Simak pembahasannya dalam artikel berikut ini.

Apa yang Dimaksud dengan Blog dan Website?

Ternyata masih banyak orang yang menganggap bahwa blog atau blogspot dengan website adalah sama. Padahal sebenarnya, terdapat perbedaan web dan blog. Namun, sebelum membahas apa yang membedakan keduanya, ada baiknya kita pelajari dulu definisi dari blog dan juga website.

Pengertian blog sendiri merupakan singkatan dari web log yang isi kontennya berupa artikel, dapat berupa opini, pengalaman, maupun aktivitas dari seorang penulis. Sedangkan, website adalah sekumpulan laman online yang dihubungkan dalam satu domain dan biasanya dikelola oleh individu, perusahaan, organisasi, maupun pemerintah.

Website merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut semua web/jaringan yang ada di internet, seperti Google.com. Sedangkan, blog merupakan salah satu tipe website yang pengelolaannya lebih sederhana dan tidak jarang, disebut sebagai website pribadi.

Sederhananya, blog merupakan salah satu bagian dari website sedangkan website, tidak hanya terbatas dalam blog. Untuk lebih jelasnya, Anda dapat melihat perbedaan mendasar yang memudahkan Anda mengetahui beda blog dan website.

Omnichannel dengan Sistem All-in-One

Memaksimalkan efisiensi bisnis dan ciptakan pengalaman personal untuk pelanggan dari beragam Multi-channel dalam penjualan Online dan Offline.

Apa Perbedaan Web Blog dan Website?

Ada beberapa faktor yang membedakan blog dengan website yaitu.

Isi Konten

Biasanya konten blog berisi artikel, video, atau pun audio berupa podcast. Dan sering kali, isi dari konten ini berkaitan dengan satu ataupun lebih tema yang diminati oleh si pemilik blog itu sendiri. Konten dalam blog lebih bersifat pribadi, menceritakan pengalaman, opini, ataupun aktivitas pemilik blog.

Tidak jarang juga, blog hanya berfokus pada satu tema spesifik saja, bisa jadi tentang fashion, kuliner, traveling, maupun parenting. Tapi, jika ingin membuat blog yang menggabungkan beberapa tema, juga tidak masalah. Semua dikembalikan kepada pemilik blog.

Sedangkan untuk website, isi dari konten yang disajikan biasanya lebih informatif dan memberikan pengetahuan mengenai suatu produk maupun layanan. Website dapat digunakan untuk memberikan informasi mengenai sejarah, latar belakang, produk, hingga kontak dari sebuah perusahaan.

Bisa juga digunakan untuk memberikan informasi tentang organisasi, lembaga pendidikan, lembaga pemerintahan, maupun dijadikan sebagai toko online.

Arah Komunikasi

Ciri-ciri blog adalah memiliki arah komunikasi interaktif karena biasanya, terdapat pilihan bagi pembaca untuk meninggalkan komentar dalam setiap artikel maupun konten lain yang dipublikasikan oleh pemilik blog.

Untuk website, biasanya memiliki komunikasi yang bersifat satu arah, karena tujuan utama dari website hanyalah untuk memberikan informasi dan cenderung jarang menyediakan kolom komentar.

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa tingkatkan penjualan kamu, menghemat biaya dan waktu kamu hanya dengan Ginee!

Gaya Bahasa yang Digunakan

Dalam penulisan blog, gaya bahasa yang digunakan cenderung mengikuti demografi audiens. Contohnya, blog yang memiliki demografi audiens anak muda, biasanya akan menggunakan gaya bahasa yang lebih santai dan tidak jarang diselipkan bahasa gaul.

Sedangkan website, memiliki gaya bahasa yang lebih formal dan diusahakan profesional untuk mendukung citra perusahaan baik untuk audiens maupun kompetitor usahanya.

Subscribe

Fungsi tombol subscribe pada blog dan website menjadi salah satu faktor yang membedakan antara keduanya. Pada blog, tombol subscribe memungkinkan pengikut atau subscriber blog yang bersangkutan untuk mendapatkan update konten terbaru yang dilakukan oleh blogger sehingga subscriber tidak ketinggalan informasi terbaru dari blogger kesukaannya.

Sedangkan pada website, fungsi dari tombol subscribe adalah untuk mengirimkan newsletter yang menginformasikan layanan, peluncuran produk baru, maupun promo yang diberikan oleh suatu brand atau bisnis kepada audiensnya.

Frekuensi Update

Blog cenderung lebih sering memperbaharui isi konten guna menarik lebih banyak audiens dan mendapatkan traffic yang tinggi. Sedangkan konten pada website biasanya hanya diperbaharui ketika ada perubahan mengenai informasi produk maupun layanan yang ditawarkan.

Repot Atur Online Shop?

Ginee solusinya! Join Ginee bisa dapat promo terbaru. Yuk, segera tingkatkan omzet!

Baca Juga: Cara Menaikkan Traffic Website Bisnis Anda dengan Cepat

Search Engine

Poin berikut ini membahas perbedaan blog dan website berdasarkan navigasi pada mesin pencari. Sifat blog dengan konten yang terus berubah membuat mesin pencari cenderung lebih banyak melakukan pencarian pada blog. 

Peringkat blog juga ditentukan berdasarkan jumlah pengunjung aktif yang dimiliki. Faktor ini jugalah yang membuat blogger harus sering melakukan update konten agar blog muncul pada hasil pencarian. Sedangkan, website cenderung bersifat statis dan memiliki pencarian yang terbatas.

Desain Template

Tampilan desain pada website biasanya lebih menarik jika dibandingkan dengan blog. Penyebabnya adalah, blog cenderung menggunakan template bawaan yang telah disediakan oleh platform blog tersebut. Sedangkan website, biasanya desainnya dikerjakan oleh desainer grafis dan disesuaikan dengan keinginan dari pemilik website.

Ini jugalah yang menjadi alasan mengapa Anda jarang menemukan website yang sama persis antara satu dengan yang lainnya.

Baca Juga: 8 Tips Menghias Blog agar Menarik dan Masuk Rank Google

Apa Persamaan Blog dan Website?

Setelah mengetahui apa perbedaan blog dengan website, sekarang saatnya kita membahas apa saja persamaan yang dimiliki keduanya.

Akses Online

Baik blog maupun website, keduanya membutuhkan jaringan internet agar dapat diakses. Keduanya memiliki alamat url yang digunakan pengguna untuk mendapatkan akses masuk ke dalam situs ataupun blog yang ingin dituju.

Kepemilikan

Baik blog maupun website memiliki pihak yang mengontrol dan menjalankannya baik itu perorangan maupun lembaga atau instansi. Sederhananya, baik blog maupun website memiliki pemiliknya.

Sebagai Media

Meskipun ada perbedaan antara blog dan website dalam hal pembuatan konten dan tujuan publikasinya, namun keduanya sama-sama dapat dijadikan sebagai media untuk menyampaikan sesuatu kepada audiens.

Jika isi dari blog adalah berbagi pengalaman dan motivasi, website justru memiliki konten yang bertujuan untuk melakukan promosi yang menarik dan bersifat persuasif. Iklan di website cenderung berisi ajakan ataupun sugesti untuk membelanjakan produk yang sedang ditawarkan.

Contoh Blog dan Website

Setelah mengetahui persamaan dan perbedaan blog dan website, kini saatnya mengenal apa saja contoh blog dan apa saja contoh-contoh website. Beberapa blog yang terkenal dengan tema berbeda, diantaranya:

  • Trinity Traveller, sebuah blog yang berisi perjalanan pemilik blog bernama Trinity ke luar negeri dengan budget minim.
  • Anak Jajan, blog yang dikelola oleh pasangan suami istri Julia Veronica dan Marius Tjenderasa ini berisi review seputar kuliner yang ditulis dalam bahasa Inggris.
  • Hot Chocolate and Mint by Diana Rikasari, sebuah blog yang berfokus pada tema pembahasan seputar fashion milik desainer sekaligus penulis Diana Rikasari.

Terkadang, beberapa blog dimanfaatkan oleh para pemiliknya untuk dijadikan sebagai resume dan portofolio mereka. Misalnya, saja Robby Leonardi yang mengubah blog menjadi Curriculum Vitae miliknya. Dengan animasi yang menggemaskan, Robby tidak hanya mampu menarik perhatian setiap pengunjung blognya, namun juga menunjukkan kemampuannya dalam membuat ilustrasi.

Sedangkan, contoh-contoh website diisi oleh beberapa situs yang sudah sering Anda dengar, seperti:

  • Unilever, sebuah website milik perusahaan yang sejak 2019 dipimpin oleh Alan Jope.
  • GSK, website farmasi asal Inggris yang memiliki tampilan minimalis namun sangat informatif.
  • Bukupedia, website asal Indonesia yang dijadikan sebagai platform untuk membantu penerbit agar bisa lebih mudah mengelola buku-buku yang diterbitkan oleh penulis agar dapat lebih mudah mengelola buku terbitannya yang dijual dalam platform ini.

Selain beberapa contoh diatas, mesin pencari Google hingga media sosial seperti Facebook dan Twitter juga merupakan jenis website yang paling sering kita jumpai.

Ingin tahu cara kilat kelola toko online di marketplace?

Cuma sama Ginee, kelola toko marketplace makin cepat! Mulai dari manajemen produk sampai analisis laporan data, Ginee bisa bantu!

Tips Membuat Blog atau Website dan Mengelolanya untuk Bisnis

Anda kini telah mengetahui apa perbedaan blog dengan website. Melalui informasi yang didapat, sepertinya Anda sudah dapat menentukan jenis platform seperti apa yang Anda butuhkan untuk memasarkan produk Anda.

Hal penting yang perlu Anda perhatikan ketika membuat blog ataupun website untuk mempromosikan bisnis yang sedang Anda kelola dan kembangkan adalah:

  • Pilih nama domain yang mudah diingat sekaligus menggambarkan identitas dari bisnis yang Anda miliki.
  • Setelah memilih nama domain, selanjutnya Anda harus menentukan jenis website seperti apa yang ingin Anda buat.
  • Selanjutnya, Anda harus sudah menyediakan hosting terbaik untuk host lokal.
  • Anda kemudian dapat memilih platform website yang Anda percayai seperti contohnya WordPress, Blogger, dan lainnya.

Kesimpulan

Meskipun terdapat beda website dan blog, namun keduanya masih dapat Anda jadikan sebagai media untuk menyampaikan informasi kepada audiens. Blog umumnya bersifat pribadi, namun tidak menutup kemungkinan perusahaan juga melakukan pemasaran produknya melalui blog.

Konten dalam blog dapat berupa artikel, video maupun podcast. Lalu apa bedanya artikel dengan blog? Artikel merupakan suatu karangan tertulis yang lengkap sedangkan blog merupakan media untuk mempublikasikan konten-konten Anda.

Blog biasanya memiliki tampilan yang lebih sederhana karena desainnya menggunakan template yang telah disediakan oleh platform sedangkan website biasanya memiliki tampilan yang lebih menarik secara visual. Contoh blog dan website juga telah dibahas dalam artikel ini. 

Ginee Omnichannel Bantu Kelola Bisnis Anda

Blog dan website dapat membantu Anda dalam mengelola bisnis Anda lebih jauh lagi. Hal tersebut merupakan langkah terpenting dalam strategi marketing sebuah perusahaan. Oleh karena itu, Anda perlu mengelola bisnis Anda dengan cara yang maksimal

Mau kelola bisnis? Tapi, bingung caranya? Tenang! Ginee Indonesia berikan solusi untuk bisnis Anda. Ginee Indonesia hadir dengan memberikan fitur Ginee Omnichannel. Layanan yang diberikan mampu menghemat waktu, biaya, dan tenaga Anda. Kelola bisnis Anda jadi lebih mudah, lho! Caranya hanya lewat satu dashboard saja. Gampang, kan!

Jangan sampai nyesel deh! Segera daftar di Ginee sekarang! Tersedia berbagai fitur lengkap yang terhubung dengan mudah, lho! Jika Anda tertarik bergabung, Ginee memberikan fitur yang banyak dan rasakan beragam kemudahan dalam berbisnis.

Ginee Indonesia, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? Say no worry, Ginee Indonesia hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu dashboard!

Fitur Ginee beragam, mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee track alias Anda bisa lacak paket dengan lebih mudah, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang FREE!

  1. Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
    • Update secara otomatis pesanan dan stok
    • Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
    • Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
  2. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Ginee
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan
Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa tingkatkan penjualan, menghemat biaya dan waktu hanya dengan Ginee!

Ginee Insights

Apa Itu Mitra Logistik Lazada? Ini Panduannya bagi Seller!

Setiap marketplace pasti memiliiki mitra logistik, salah satunya Lazada. Apalagi, Lazada memiliki logistik sendiri. Apa itu Mitra Logistik Lazada?

Jangan Sampai Ada Dead Stock! Ini 5 Tips Mengatasi Stok Mati

Dead stock adalah hal yang sangat ditakutkan oleh pemilik bisnis. Tapi, jangan khawatir, simak tips mengatasi dead stock ini! Agar bisnis tak rugi!

Can't handle your orders?

SHARE YOUR STRUGGLE HERE!