Pasti banyak dari Anda yang pernah menjumpai tulisan ini HTTP Error 500 saat Anda gagal mengunjungi suatu situs website. Nah, kemudian Anda mulai bertanya-tanya dan mencari tahu tentang pengertian error 500, penyebab Error 500, apa itu HTTP Error 500 PHP, hingga bagaimana cara mengatasi HTTP Error 500 pada localhost.

Bahkan ada juga yang mencari tahu tentang cara mengatasi 500 internal server Error di Android. Nah, kalau begitu Anda berada di artikel yang tepat karena artikel ini akan dikupas tuntas seputar HTTP Error 500. Untuk itu, simak artikel ini sampai selesai ya.

Apa Itu HTTP Status Code?

Ingatkah Anda? Saat Anda mengunjungi sebuah website, client application akan terhubung dengan web server melalui sebuah protokol jaringan yang disebut HTTP. Koneksi jaringan ini kemudian akan mengirimkan data response dari server ke client termasuk konten halaman situs dan beberapa informasi protokol.

Bagi Anda yang familiar sama dunia SEO, pastinya Anda sudah pernah dengar istilah HTTP dan HTTPS. Bahkan beberapa dari Anda pasti ada yang sudah mengetahui perbedaan HTTP dan HTTPS.

Omnichannel dengan Sistem All-in-One

Memaksimalkan efisiensi bisnis dan ciptakan pengalaman personal untuk pelanggan dari beragam Multi-channel dalam penjualan Online dan Offline.

Nah, apa itu HTTP Status Code? Kalau HTTP status codes atau kode status HTTP adalah sebuah kode response standar yang diberikan oleh server website di internet. Dengan kode-kode ini akan membantu mengidentifikasikan masalah ketika ada sebuah halaman web atau resource yang tidak dapat beroperasi dengan benar.

Baca juga: Pembahasan Lengkap Apa Itu HTTP, Fungsi, dan Cara Kerjanya

HTTP status code sendiri merupakan sebuah istilah yang terdiri dari status kode HTTP dan kalimat alasan error tersebut. HTTP status code juga sering disebut sebagai browser error codes atau internet error codes.

Misalnya saja, 500: Internal Server Error terdiri dari kode status HTTP 500 dan kalimat alasan error Internal Server Error.

Mengapa Error 500 Harus Segera Diatasi?

Perlu Anda ketahui bahwa setiap website yang mengalami error HTTP 500 tentu website tersebut tidak bisa diakses oleh pengguna dan visitor. Namun bagi Anda pemilik website, Anda masih bisa masuk ke halaman dashboard.

Namun HTTP error 500 ini tentu akan sangat mengganggu visitor Anda, oleh sebab itu perlu Anda ketahui, apa sebenarnya penyebab HTTP error 500. Jika Anda mencoba mengakses sebuah halaman website dan kemudian muncul tulisan HTTP error 500, ini berarti ada yang tidak beres dengan situs Anda.

Biasanya HTTP error 500 ini muncul ketika web browser Anda sudah bisa meminta data kepada server hosting Anda namun server hosting Anda tidak merespon permintaan dari web browser.

Selain itu HTTP error 500 juga disebabkan oleh masalah pada bagian server yang biasanya disebabkan karena file yang corrupt atau pengaturan yang salah pada file .htaccess di hosting yang Anda gunakan.

Jenis-Jenis HTTP Error

Pada setiap response data server HTTP dari setiap request yang diajukan memiliki sebuah kode nomor yang mengindikasikan hasil request tersebut. Nah, kode permintaan ini terdiri dari 3 digit nomor yang terbagi menjadi beberapa kategori sebagai berikut:

  1. 100-199: status informasi
  2. 200-299: status sukses
  3. 300-399: status redireksi
  4. 400-499: client errors
  5. 500-599: server errors

Pada umumnya, hanya beberapa kode error dan kode status yang sering kita temukan ketika kita mencoba mengakses halaman website. Kode yang berhubungan dengan error-error ini biasanya diperlihatkan di halaman web dan ditampilkan sebagai hasil dari request yang gagal, sementara itu ada kode lain yang tidak diperlihatkan kepada users. 

Pengertian HTTP Error 500

Pengertian 500 Internal Server Error atau biasa yang disebut dengan HTTP Error 500 adalah sebuah kode status yang mengindikasikan ada terjadi masalah yang belum dapat diketahui penyebabnya pada server website yang Anda miliki.

Repot Atur Online Shop?

Ginee solusinya! Join Ginee bisa dapat promo terbaru. Yuk, segera tingkatkan omzet!

Biasanya pesan HTTP Error 500 itu sendiri juga dapat ditampilkan dengan berbagai cara. Hal ini dikarenakan pada setiap website boleh mengatur pesan kode status HTTP-nya. 

Cara Mengatasi HTTP Error 500

Banyak yang bertanya-tanya, bagaimana Anda harus memulai pemecahan masalah saat melihat 500 internal server error di situs WordPress Anda? Terkadang Anda juga bahkan mungkin tidak tahu harus mulai dari mana.

Masalah ini biasanya timbul karena adanya broken link. Ketika Anda mencoba untuk mengunjungi suatu website dan Anda malah diarahkan ke halaman 404 error atau bahkan HTTP error 500. Kalau muncul masalah seperti itu, cobalah lakukan pengecekan terhadap link yang Anda tuju.

Baca juga: Permudah Cara Cek Broken Link di Situs Anda dengan Tool Ini!

Biasanya pada HTTP error 500, kesalahan sebenarnya ada di server itu sendiri, tapi dari pengalaman-pengalaman yang biasa sering dijumpai, kesalahan ini berawal dari dua hal, yang pertama adalah kesalahan pengguna (client-side issue), dan yang kedua adalah ada masalah dengan server. Jadi kita akan membahas sedikit dari kedua sisi ini.

Berikut adalah beberapa penyebab umum dan cara memperbaiki kesalahan server internal 500 agar website Anda tidak down lagi dan bisa berjalan dengan baik:

  1. Coba reload atau muat ulang halaman website
  2. Coba clear cache browser Anda
  3. Error establishing a database connection
  4. Cek plugin dan themes Anda
  5. Cek apakah ada file .htaccess yang corrupt
  6. Menambahkan limit memory PHP
Ingin tahu cara kilat kelola toko online di marketplace?

Cuma sama Ginee, kelola toko marketplace makin cepat! Mulai dari manajemen produk sampai analisis laporan data, Ginee bisa bantu!

Kesimpulan

Ketika website Anda mengalami HTTP Error, cara yang paling terbaik untuk dilakukan adalah mengatasinya dengan meng-uninstall plugin, clear cache browser Anda, menambahkan limit memory PHP dan lain sebagainya. Ketika Anda melakukan penyelesaian tersebut, direkomendasikan untuk Anda mempelajarinya terlebih dahulu agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan malah membuat web Anda semakin error.

Ginee Omnichannel

Sudah tahu, kan apa itu error 500 yang terkadang suka Anda alami ketika Anda mengunjungi suatu website? Nah, untuk insight-insight bermanfaat lainnya mengenai SEO, Anda bisa membacanya di website Ginee Omnichannel, lho!

Selain menyediakan informasi bermanfaat untuk Anda baca, Ginee juga menyediakan fitur-fitur canggih untuk membantu Anda yang berbisnis online. Dengan Ginee Omnichannel, kalau Anda punya toko online di banyak marketplace, Anda bisa mengelolanya dengan mudah! Ada fitur manajemen produk dan pesanan yang gak akan lagi membuat Anda kerepotan mengurus pesanan di online shop Anda.

Jangan lewatkan kesempatan bergabung dengan Ginee Omnichannel. Daftar sekarang dan dapatkan gratis trial selama 7 hari full!

Ginee Indonesia, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? Say no worry, Ginee Indonesia hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu dashboard!

Fitur Ginee beragam, mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee WMS, yang artinya Anda dapat mengelola manajemen pergudangan dengan lebih mudah, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang FREE!

  1. Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
    • Update secara otomatis pesanan dan stok
    • Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
    • Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
  2. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Ginee
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan
Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa tingkatkan penjualan, menghemat biaya dan waktu hanya dengan Ginee!