Guides

5 Alasan Monkey Business Adalah Hal Merugikan, Hindari!

Beberapa waktu yang lalu, saat pandemi COVID-19 terjadi pertama kali di Indonesia sempat terjadi situasi panic buying. Banyak orang yang berusaha mendapatkan masker. Alasannya, karena dinilai sebagai peluang bisnis di tengah pandemi. Namun, hal ini dimanfaatkan oleh oknum untuk mendapatkan keuntungan dengan menjualnya kembali. Monkey business adalah fenomena panic buying. Namun, sebenarnya apa itu monkey business?

Selain itu, sebelumnya juga tengah kerap terjadi fenomena monkey business di masyarakat Indonesia. Monkey bisnis adalah cara cepat untuk mendapatkan keuntungan. Padahal setiap jenis investasi ada kerugiannya juga. Cara ini dipilih oleh orang yang tidak mau bersusah payah dalam menjalankan bisnis dan investasi.

Oleh karena itu, sebenarnya apa yang dimaksud dengan monkey business? Apa alasan monkey business merugikan? Bagaimana cara menghindari monkey business? Yuk, simak lebih lanjut di sini! 

Apa yang Dimaksud dengan Monkey Business?

Monkey bisnis adalah pengertian yang tidak berhubungan dengan monyet, seperti jual beli monyet atau bahkan bisnis topeng monyet. Filosofi dari arti business monkey yaitu sikap monyet yang kabur ketika mendapatkan makanan Makanan yang monyet bawa tersebut diumpamakan sebagai keuntungan. Secara singkat itulah penggambaran tentang bisnis monyet ini.

Berdasarkan pengertian yang diberikan oleh Cambridge Dictionary, monkey business adalah perilaku tidak jujur atau ilegal. Monkey business artinya sebagai salah satu bentuk strategi bisnis kotor (dirty business) yang digunakan untuk memperkaya diri sendiri dengan cara memperoleh keuntungan meski dengan cara penipuan.

Apalagi bagi Anda yang beragama muslim, bisnis dari tindakan monkey business ini sama saja menipu dan berbohong. Karena hilangnya keberkahan dan haram. Oleh sebab itu, bisnis ini sebaiknya dihindari.

Omnichannel dengan Sistem All-in-One

Memaksimalkan efisiensi bisnis dan ciptakan pengalaman personal untuk pelanggan dari beragam Multi-channel dalam penjualan Online dan Offline.

Untuk memahami lebih dalam lagi, coba simak cerita monkey business di bawah ini!

“Suatu hari datanglah seorang bos besar, bernama A dan asistennya B ke sebuah kampung Durian Runtuh. Di kampung Durian Runtuh ada banyak monyet yang dianggap sebagai hama.

Kemudian, A memberikan pengumuman kepada warga sekitar kampung Durian Runtuh untuk menangkap dan memburu monyet yang memiliki harga 50 ribu per ekor. Mendengar hal itu, warga sangat antusias karena monyet bisa dibilang mengganggu mereka juga. Singkatnya, monyet dengan jumlah sangat banyak tertangkap yang artinya jumlah monyet di hutan sudah sedikit dan lebih susah dicari.

Setelah itu warga sudah kesusahan mencari monyet dan memilih untuk bekerja seperti biasa. A kemudian mengumumkan akan menghargai monyet 100 ribu per ekor. Hasilnya warga antusias lagi tapi semakin sulit mencarinya. Hingga A menawarkan harga 500 ribu per ekor warga tetap kesulitan mencari monyet.

Kemudian A mengatakan akan pergi ke tempat lain dan urusannya diserahkan kepada asistennya. Setelah A pergi, asisten mengatakan kepada warga bahwa monyet yang terkurung dengan jumlah besar itu akan dijual dengan harga 350 ribu, sehingga warga bisa menjual kepada A nantinya dengan harga 500 ribu per ekor.

Warga kemudian mengumpulkan uang tabungan mereka untuk membeli monyet-monyet itu. Setelah habis, asisten secara sembunyi-sembunyi meninggalkan kampung tersebut. Sehingga A dan asisten kabur dari kampung itu dengan keuntungan yang sangat besar. Sedangkan warga, mereka memiliki masalah dengan monyet kembali begitu juga dengan uang mereka yang sudah habis.”

Berdasarkan cerita di atas dapat terlihat bahwa monkey business memang sangat merugikan banyak pihak. Jangan sampai Anda terpancing untuk melakukannya atau bahkan menjadi korbannya.

Kenapa Monkey Business itu Merugikan Bisnis?

Sebelumnya telah dijelaskan dengan cerita di atas bahwa monkey business sangat merugikan banyak pihak. Pihak yang paling merasakan kerugian adalah pihak yang ditipu. Secara umum, kecenderungan monkey business adalah untuk menguntungkan diri sendiri dan setelah itu lari sambil meninggalkan kerugian kepada orang lain.

Kemudian, monkey business adalah perilaku mengambil keuntungan dengan menjebak orang. Awalnya mereka diiming-imingi dengan banyak keuntungan, namun risiko yang ditempuh besar. Kemudian, mereka yang tertipu akan lama menyadari bahwa mereka sedang terjebak dalam monkey business.

Baca juga: Lakukan Cara Ini Agar Mengatasi Bisnis Nyaris Bangkrut

Bentuk Monkey Business

monkey business adalah

Bentuk monkey business dibagi menjadi dua. Yuk, simak lebih lengkap di bawah ini!

Monkey Business dalam Dunia Bisnis

Sadar atau tidak sadar disekitar Anda kerap terjadi monkey business. Banyak orang yang menganggap hal tersebut sangat lumrah. Namun, berbeda bagi mereka yang sudah mengerti, tentu akan menghindarinya.

Contoh monkey business yang terjadi di Indonesia sempat terjadi beberapa waktu dekat yang lalu dengan memanfaatkan rasa antusias masyarakat. COVID-19 menjadi salah satu contohnya. Semua orang yang mempunyai uang dan butuh akan rela mengeluarkan uang hingga berkali-kali lipat untuk membeli masker tersebut.

Bahwa sebelumnya harga medis per box hanya sekitar Rp30.000. Namun, karena permintaan yang banyak maka harga masker tersebut menjadi naik hingga Rp400.000 per boxnya. Padahal, sebenarnya harga masker medis hanya sekitar Rp10.000 hingga sekitar Rp15.000

Monkey Business dalam Dunia Investasi

Selain dalam dunia bisnis, praktik monkey business sering terjadi. Meskipun banyak orang yang kerap terjebak dengan hal itu. Akhirnya mereka kehilangan banyak uang untuk modal yang mereka investasikan. Monkey business selalu menjanjikan keuntungan yang menggiurkan di awal.

Memang, penghasilan pendapat yang Anda dapatkan bertambah banyak seiring bertambahnya orang untuk diajak bergabung. Namun, waktu berjalannya hanya sebentar saja. Bisnis seperti ini tentu tidak akan bertahan lama. Karena jejaknya akan terdeteksi dan kerugian akan terlihat. Oleh karena itu, beruntung jika modal yang ditanamkan sudah kembali. Tetapi biasanya modal akan melayang begitu saja.

Repot Atur Online Shop?

Ginee solusinya! Join Ginee bisa dapat promo terbaru. Yuk, segera tingkatkan omzet!

Baca juga: 5 Cara Melakukan Investasi di Shopee dan Apa Keuntungannya?

Contoh Monkey Business

Setelah mengetahui apa itu monkey business dan bentuk monkey business. Beberapa contoh monkey business sebagai berikut.

Batu Akik

Contoh monkey business di Indonesia yang tidak terlupakan adalah batu akik. Tahun 2015 menjadi waktu primadona bagi komoditas yang satu ini. Tren batu akik membuat harganya melambung tinggi, bahkan di luar akal sehat. Hasilnya masyarakat berbondong-bondong membelinya, dengan tujuan menjualnya kembali dengan harga yang lebih tinggi ke kolektor.

Selain alasan untuk dijual kembali, masyarakat membeli batu akik karena takut ketinggalan tren. Namun, hal ini tidak berlangsung lama, perlahan batu akik mulai kehilangan pamornya hingga saat ini.

Tanaman Janda Bolong

Selain batu akik, ada tanaman janda bolong yang menjadi contoh monkey business. Fenomena ini muncul pertama kali di tahun 2019 hingga 2020. Saat tengah viral tanaman ini bisa dibanderol hingga mencapai Rp90.000.000 dan Rp120.000.000 tergantung jenisnya. Banyak masyarakat yang memburunya dengan tujuan investasi. Tentu pada akhirnya pola bisnis musiman tidak akan bertahan lama, karena harganya tidak stabil. 

Aplikasi Arisan Bodong

Arisan bodong lewat aplikasi pernah terjadi di Indonesia. Awalnya pengguna aplikasi akan diberikan janji berupa keuntungan berkali lipat. Kemudian keinginan pengguna akan selalu dipenuhi. Lebih lanjut, dalam prakteknya arisan bodong menggunakan skema Ponzi. 

Tips Menghindari Monkey Business atau Bisnis Kotor

Secara sadar bahwa monkey business sangat merugikan dalam dunia bisnis. Oleh karena itu, Anda perlu menghindarinya. Berikut tips menghindari monkey business atau bisnis kotor.

Ingin tahu cara kilat kelola toko online di marketplace?

Cuma sama Ginee, kelola toko marketplace makin cepat! Mulai dari manajemen produk sampai analisis laporan data, Ginee bisa bantu!

Jangan Serakah

Pertama, dalam menghindari monkey business adalah jangan serakah. Anda harus menahan diri agar tidak tergiur dan gelap mata karena keuntungan yang akan didapatkan tinggi dan tidak masuk akal.

Pilih Investasi yang Jelas Saja

Kedua, monkey business selalu menjanjikan janji manis di awal yang menggiurkan. Caranya dengan meyakinkan peserta bahwa akan terjadi peningkatan harga yang lebih tinggi di masa depan. Namun, hal itu hanya omong kosong belaka dan tidak akan terjadi.

Jangan Berinvestasi pada Hal yang Tidak Berguna

Ketiga, praktik monkey business akan menawarkan produk yang tidak jelas dan berguna bagi kehidupan Anda. Contohnya tanaman, hewan, koin, dan hal lainnya yang nantinya akan hilang karena trennya sudah berakhir. 

Jangan Gelap Mata dan FOMO

Keempat, awalnya business monkey memang menjanjikan banyak keuntungan di masa depan. Jika Anda berani mencoba disarankan dengan mengukur untung ruginya. Sehingga, jika Anda mengalami kerugian, kehilangan yang dirasakan tidak terlalu parah.

Masuk di Awal Akan Lebih Baik

Kelima, umumnya monkey business hanya berlangsung sekitar 2 hingga 3 bulan saja. Oleh karena itu, jika Anda sudah merasakan keuntungannya, lebih baik keluar sebelum merasakan kerugian yang lebih besar di kemudian hari.

Ginee Omnichannel Kelola Bisnis Anda Lebih Aman

Menggunakan strategi bisnis monkey business tentu sangat merugikan banyak pihak. Kehilangan yang dirasakan pasti terjadi bagi korbannya. Jangan sampai Anda merasakan kerugiannya ya! 

Mau kelola bisnis dengan aman? Hanya dengan satu dashboard bisa kelola bisnis jadi muda, lho! Ya, solusi jawabannya ada di Ginee Indonesia. Ginee Indonesia hadir dengan memberikan fitur Ginee Omnichannel. Layanan yang diberikan mampu menghemat waktu, biaya, dan tenaga Anda. Kelola bisnis Anda jadi lebih aman dan mudah, lho! Caranya hanya lewat satu dashboard saja. Gampang, kan!

Jangan sampai nyesel deh! Segera daftar di Ginee sekarang! Tersedia berbagai fitur lengkap yang terhubung dengan mudah, lho! Jika Anda tertarik bergabung, Ginee memberikan fitur yang banyak dan rasakan beragam kemudahan dalam berbisnis.

Ginee Indonesia, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? Say no worry, Ginee Indonesia hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu dashboard!

Fitur Ginee beragam, mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee track alias Anda bisa lacak paket dengan lebih mudah, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang FREE!

  1. Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
    • Update secara otomatis pesanan dan stok
    • Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
    • Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
  2. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Ginee
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa tingkatkan penjualan, menghemat biaya dan waktu hanya dengan Ginee!

Ginee Insights

3 Fungsi Multi Gudang atau Beberapa Gudang untuk Bisnis

Fungsi multi gudang untuk bisnis adalah mempermudah dalam hal distribusi barang ke konsumen. Ingin tahu fungsi lainnya? Yuk, simak ulasannya di sini!

9 Cara Jitu Jual Sembako Online Ini Mampu Raup Untung Besar

Sembako adalah bahan pokok wajib bagi semua masyarakat, tentunya ini menjadikannya ladang bisnis. Cari tahu cara jitu jual sembako online di sini!

Arti PO dalam Jualan Online, Jangan Sampai Salah Tangkap!

Dalam dunia belanja online, tentu Anda telah sering mendengar istilah PO. Ternyata artinya beragam, lho! Simak apa itu arti PO dalam jualan online!

Having trouble managing your online store?
ASK GINEE

Guides

5 Alasan Monkey Business Adalah Hal Merugikan, Hindari!

Beberapa waktu yang lalu, saat pandemi COVID-19 terjadi pertama kali di Indonesia sempat terjadi situasi panic buying. Banyak orang yang berusaha mendapatkan masker. Alasannya, karena dinilai sebagai peluang bisnis di tengah pandemi. Namun, hal ini dimanfaatkan oleh oknum untuk mendapatkan keuntungan dengan menjualnya kembali. Monkey business adalah fenomena panic buying. Namun, sebenarnya apa itu monkey business?

Selain itu, sebelumnya juga tengah kerap terjadi fenomena monkey business di masyarakat Indonesia. Monkey bisnis adalah cara cepat untuk mendapatkan keuntungan. Padahal setiap jenis investasi ada kerugiannya juga. Cara ini dipilih oleh orang yang tidak mau bersusah payah dalam menjalankan bisnis dan investasi.

Oleh karena itu, sebenarnya apa yang dimaksud dengan monkey business? Apa alasan monkey business merugikan? Bagaimana cara menghindari monkey business? Yuk, simak lebih lanjut di sini! 

Apa yang Dimaksud dengan Monkey Business?

Monkey bisnis adalah pengertian yang tidak berhubungan dengan monyet, seperti jual beli monyet atau bahkan bisnis topeng monyet. Filosofi dari arti business monkey yaitu sikap monyet yang kabur ketika mendapatkan makanan Makanan yang monyet bawa tersebut diumpamakan sebagai keuntungan. Secara singkat itulah penggambaran tentang bisnis monyet ini.

Berdasarkan pengertian yang diberikan oleh Cambridge Dictionary, monkey business adalah perilaku tidak jujur atau ilegal. Monkey business artinya sebagai salah satu bentuk strategi bisnis kotor (dirty business) yang digunakan untuk memperkaya diri sendiri dengan cara memperoleh keuntungan meski dengan cara penipuan.

Apalagi bagi Anda yang beragama muslim, bisnis dari tindakan monkey business ini sama saja menipu dan berbohong. Karena hilangnya keberkahan dan haram. Oleh sebab itu, bisnis ini sebaiknya dihindari.

Omnichannel dengan Sistem All-in-One

Memaksimalkan efisiensi bisnis dan ciptakan pengalaman personal untuk pelanggan dari beragam Multi-channel dalam penjualan Online dan Offline.

Untuk memahami lebih dalam lagi, coba simak cerita monkey business di bawah ini!

“Suatu hari datanglah seorang bos besar, bernama A dan asistennya B ke sebuah kampung Durian Runtuh. Di kampung Durian Runtuh ada banyak monyet yang dianggap sebagai hama.

Kemudian, A memberikan pengumuman kepada warga sekitar kampung Durian Runtuh untuk menangkap dan memburu monyet yang memiliki harga 50 ribu per ekor. Mendengar hal itu, warga sangat antusias karena monyet bisa dibilang mengganggu mereka juga. Singkatnya, monyet dengan jumlah sangat banyak tertangkap yang artinya jumlah monyet di hutan sudah sedikit dan lebih susah dicari.

Setelah itu warga sudah kesusahan mencari monyet dan memilih untuk bekerja seperti biasa. A kemudian mengumumkan akan menghargai monyet 100 ribu per ekor. Hasilnya warga antusias lagi tapi semakin sulit mencarinya. Hingga A menawarkan harga 500 ribu per ekor warga tetap kesulitan mencari monyet.

Kemudian A mengatakan akan pergi ke tempat lain dan urusannya diserahkan kepada asistennya. Setelah A pergi, asisten mengatakan kepada warga bahwa monyet yang terkurung dengan jumlah besar itu akan dijual dengan harga 350 ribu, sehingga warga bisa menjual kepada A nantinya dengan harga 500 ribu per ekor.

Warga kemudian mengumpulkan uang tabungan mereka untuk membeli monyet-monyet itu. Setelah habis, asisten secara sembunyi-sembunyi meninggalkan kampung tersebut. Sehingga A dan asisten kabur dari kampung itu dengan keuntungan yang sangat besar. Sedangkan warga, mereka memiliki masalah dengan monyet kembali begitu juga dengan uang mereka yang sudah habis.”

Berdasarkan cerita di atas dapat terlihat bahwa monkey business memang sangat merugikan banyak pihak. Jangan sampai Anda terpancing untuk melakukannya atau bahkan menjadi korbannya.

Kenapa Monkey Business itu Merugikan Bisnis?

Sebelumnya telah dijelaskan dengan cerita di atas bahwa monkey business sangat merugikan banyak pihak. Pihak yang paling merasakan kerugian adalah pihak yang ditipu. Secara umum, kecenderungan monkey business adalah untuk menguntungkan diri sendiri dan setelah itu lari sambil meninggalkan kerugian kepada orang lain.

Kemudian, monkey business adalah perilaku mengambil keuntungan dengan menjebak orang. Awalnya mereka diiming-imingi dengan banyak keuntungan, namun risiko yang ditempuh besar. Kemudian, mereka yang tertipu akan lama menyadari bahwa mereka sedang terjebak dalam monkey business.

Baca juga: Lakukan Cara Ini Agar Mengatasi Bisnis Nyaris Bangkrut

Bentuk Monkey Business

monkey business adalah

Bentuk monkey business dibagi menjadi dua. Yuk, simak lebih lengkap di bawah ini!

Monkey Business dalam Dunia Bisnis

Sadar atau tidak sadar disekitar Anda kerap terjadi monkey business. Banyak orang yang menganggap hal tersebut sangat lumrah. Namun, berbeda bagi mereka yang sudah mengerti, tentu akan menghindarinya.

Contoh monkey business yang terjadi di Indonesia sempat terjadi beberapa waktu dekat yang lalu dengan memanfaatkan rasa antusias masyarakat. COVID-19 menjadi salah satu contohnya. Semua orang yang mempunyai uang dan butuh akan rela mengeluarkan uang hingga berkali-kali lipat untuk membeli masker tersebut.

Bahwa sebelumnya harga medis per box hanya sekitar Rp30.000. Namun, karena permintaan yang banyak maka harga masker tersebut menjadi naik hingga Rp400.000 per boxnya. Padahal, sebenarnya harga masker medis hanya sekitar Rp10.000 hingga sekitar Rp15.000

Monkey Business dalam Dunia Investasi

Selain dalam dunia bisnis, praktik monkey business sering terjadi. Meskipun banyak orang yang kerap terjebak dengan hal itu. Akhirnya mereka kehilangan banyak uang untuk modal yang mereka investasikan. Monkey business selalu menjanjikan keuntungan yang menggiurkan di awal.

Memang, penghasilan pendapat yang Anda dapatkan bertambah banyak seiring bertambahnya orang untuk diajak bergabung. Namun, waktu berjalannya hanya sebentar saja. Bisnis seperti ini tentu tidak akan bertahan lama. Karena jejaknya akan terdeteksi dan kerugian akan terlihat. Oleh karena itu, beruntung jika modal yang ditanamkan sudah kembali. Tetapi biasanya modal akan melayang begitu saja.

Repot Atur Online Shop?

Ginee solusinya! Join Ginee bisa dapat promo terbaru. Yuk, segera tingkatkan omzet!

Baca juga: 5 Cara Melakukan Investasi di Shopee dan Apa Keuntungannya?

Contoh Monkey Business

Setelah mengetahui apa itu monkey business dan bentuk monkey business. Beberapa contoh monkey business sebagai berikut.

Batu Akik

Contoh monkey business di Indonesia yang tidak terlupakan adalah batu akik. Tahun 2015 menjadi waktu primadona bagi komoditas yang satu ini. Tren batu akik membuat harganya melambung tinggi, bahkan di luar akal sehat. Hasilnya masyarakat berbondong-bondong membelinya, dengan tujuan menjualnya kembali dengan harga yang lebih tinggi ke kolektor.

Selain alasan untuk dijual kembali, masyarakat membeli batu akik karena takut ketinggalan tren. Namun, hal ini tidak berlangsung lama, perlahan batu akik mulai kehilangan pamornya hingga saat ini.

Tanaman Janda Bolong

Selain batu akik, ada tanaman janda bolong yang menjadi contoh monkey business. Fenomena ini muncul pertama kali di tahun 2019 hingga 2020. Saat tengah viral tanaman ini bisa dibanderol hingga mencapai Rp90.000.000 dan Rp120.000.000 tergantung jenisnya. Banyak masyarakat yang memburunya dengan tujuan investasi. Tentu pada akhirnya pola bisnis musiman tidak akan bertahan lama, karena harganya tidak stabil. 

Aplikasi Arisan Bodong

Arisan bodong lewat aplikasi pernah terjadi di Indonesia. Awalnya pengguna aplikasi akan diberikan janji berupa keuntungan berkali lipat. Kemudian keinginan pengguna akan selalu dipenuhi. Lebih lanjut, dalam prakteknya arisan bodong menggunakan skema Ponzi. 

Tips Menghindari Monkey Business atau Bisnis Kotor

Secara sadar bahwa monkey business sangat merugikan dalam dunia bisnis. Oleh karena itu, Anda perlu menghindarinya. Berikut tips menghindari monkey business atau bisnis kotor.

Ingin tahu cara kilat kelola toko online di marketplace?

Cuma sama Ginee, kelola toko marketplace makin cepat! Mulai dari manajemen produk sampai analisis laporan data, Ginee bisa bantu!

Jangan Serakah

Pertama, dalam menghindari monkey business adalah jangan serakah. Anda harus menahan diri agar tidak tergiur dan gelap mata karena keuntungan yang akan didapatkan tinggi dan tidak masuk akal.

Pilih Investasi yang Jelas Saja

Kedua, monkey business selalu menjanjikan janji manis di awal yang menggiurkan. Caranya dengan meyakinkan peserta bahwa akan terjadi peningkatan harga yang lebih tinggi di masa depan. Namun, hal itu hanya omong kosong belaka dan tidak akan terjadi.

Jangan Berinvestasi pada Hal yang Tidak Berguna

Ketiga, praktik monkey business akan menawarkan produk yang tidak jelas dan berguna bagi kehidupan Anda. Contohnya tanaman, hewan, koin, dan hal lainnya yang nantinya akan hilang karena trennya sudah berakhir. 

Jangan Gelap Mata dan FOMO

Keempat, awalnya business monkey memang menjanjikan banyak keuntungan di masa depan. Jika Anda berani mencoba disarankan dengan mengukur untung ruginya. Sehingga, jika Anda mengalami kerugian, kehilangan yang dirasakan tidak terlalu parah.

Masuk di Awal Akan Lebih Baik

Kelima, umumnya monkey business hanya berlangsung sekitar 2 hingga 3 bulan saja. Oleh karena itu, jika Anda sudah merasakan keuntungannya, lebih baik keluar sebelum merasakan kerugian yang lebih besar di kemudian hari.

Ginee Omnichannel Kelola Bisnis Anda Lebih Aman

Menggunakan strategi bisnis monkey business tentu sangat merugikan banyak pihak. Kehilangan yang dirasakan pasti terjadi bagi korbannya. Jangan sampai Anda merasakan kerugiannya ya! 

Mau kelola bisnis dengan aman? Hanya dengan satu dashboard bisa kelola bisnis jadi muda, lho! Ya, solusi jawabannya ada di Ginee Indonesia. Ginee Indonesia hadir dengan memberikan fitur Ginee Omnichannel. Layanan yang diberikan mampu menghemat waktu, biaya, dan tenaga Anda. Kelola bisnis Anda jadi lebih aman dan mudah, lho! Caranya hanya lewat satu dashboard saja. Gampang, kan!

Jangan sampai nyesel deh! Segera daftar di Ginee sekarang! Tersedia berbagai fitur lengkap yang terhubung dengan mudah, lho! Jika Anda tertarik bergabung, Ginee memberikan fitur yang banyak dan rasakan beragam kemudahan dalam berbisnis.

Ginee Indonesia, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? Say no worry, Ginee Indonesia hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu dashboard!

Fitur Ginee beragam, mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee track alias Anda bisa lacak paket dengan lebih mudah, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang FREE!

  1. Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
    • Update secara otomatis pesanan dan stok
    • Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
    • Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
  2. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Ginee
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa tingkatkan penjualan, menghemat biaya dan waktu hanya dengan Ginee!

Ginee Insights

3 Fungsi Multi Gudang atau Beberapa Gudang untuk Bisnis

Fungsi multi gudang untuk bisnis adalah mempermudah dalam hal distribusi barang ke konsumen. Ingin tahu fungsi lainnya? Yuk, simak ulasannya di sini!

9 Cara Jitu Jual Sembako Online Ini Mampu Raup Untung Besar

Sembako adalah bahan pokok wajib bagi semua masyarakat, tentunya ini menjadikannya ladang bisnis. Cari tahu cara jitu jual sembako online di sini!

Having trouble managing your online store?

ASK GINEE