Menjalankan kegiatan transaksi jual beli di pasar, biasanya ada perhitungan beban pokok penjualan atas penjualan suatu barang. Harga jual di pasar biasanya nominal lebih tinggi daripada nominal beban pokok penjualan supaya mendapatkan keuntungan bagi penjual.

Menghitung beban pokok penjualan akan memudahkan penjual menentukan harga jual. Dengan mengetahui beban pokok penjualan pula, tentunya penjual juga harus menyiapkan sejumlah dana untuk membeli barang usaha yang kemudian akan diperjualbelikan di pasar. Membantu memberikan informasi mengenai tingkat keuntungan, tingkat penjualan dan membantu memprediksi laba rugi usaha.

Pengertian Beban Pokok Penjualan

Sebelum masuk ke perhitungan beban pokok penjualan, pahami dulu apa itu beban pokok penjualan? Beban pokok penjualan sama artinya dengan harga pokok penjualan memiliki pengertian kumpulan beban atau biaya yang dijumlahkan baik pembelian secara kredit maupun cash sampai barang tersebut siap dijual. 

Beban pokok penjualan atau harga pokok penjualan banyak digunakan oleh perusahaan dagang maupun manufaktur. Artikel kali akan dibahas mengenai beban pokok penjualan yang digunakan oleh perusahaan dagang. Perusahaan dagang menjalankan kegiatan utamanya membeli dan menjual barang tanpa mengubah bentuknya.

Apa Saja Yang Termasuk Beban Pokok Penjualan

Beban pokok penjualan atau harga pokok produksi bagi perusahaan dagang adalah harga beli barang dagang yang ditambah pengeluaran lainnya sampai barang dagang tersebut siap diperjualkan dan dipasarkan ke konsumen atau pembeli. Oleh karena itu, unsur unsur yang termasuk beban pokok penjualan atau harga pokok produksi antara lain :

Persediaan Barang Dagang Awal

Unsur persediaan barang dagang awal terhadap harga pokok penjualan atau beban pokok penjualan adalah barang yang dimiliki atau tersedia di awal di gudang atau barang dagang sisa periode sebelumnya.

Pembelian

Unsur pembelian terhadap harga pokok penjualan atau beban pokok penjualan adalah pengeluaran yang harus dikeluarkan penjual untuk menambah barang dagang di periode tertentu.

Beban Angkut Pembelian

Unsur beban angkut pembelian terhadap harga pokok penjualan atau beban pokok penjualan adalah pengeluaran yang harus dikeluarkan oleh penjual atas pengiriman barang ke gudang penjual atau biaya transportasi membeli barang dagang.

Retur Pembelian

Unsur retur pembelian terhadap harga pokok penjualan atau beban pokok penjualan adalah pengiriman kembali ke pusat atas barang yang dibeli memiliki kecacatan atau tidak layak dijual oleh penjual.

Potongan Pembelian

Unsur potongan pembelian terhadap harga pokok penjualan atau beban pokok penjualan adalah potongan harga yang diberikan oleh pusat ke penjual atas pembelian barang yang memenuhi paket diskon yang diadakan pusat saat periode tertentu.

Cari Tahu Manfaat Omnichannel Buat Bisnis Kamu!

Dapatkan promo terbaru Ginee Sekarang juga

Persediaan Barang Dagang Akhir

Unsur persediaan barang dagang akhir terhadap harga pokok penjualan atau beban pokok penjualan adalah barang yang tersedia di gudang atas sisa barang yang telah dijual sebelumnya pada periode tersebut.

Harga Pokok Penjualan Termasuk Akun Apa?

Harga pokok penjualan atau beban pokok penjualan bisa dikatakan akun nominal. Akun nominal merupakan akun sementara atas suatu periode yang memberikan informasi mengenai laba rugi atas menjalankan usaha dagang.

Berikut penempatan beban pokok penjualan metode hukum debit atau kredit akun pada perusahaan dagang untuk membantu menghitung laba rugi perusahaan.

Keterangan :

  1. Akun Pembelian 

Jika terjadi pembelian barang dagangan posisi akun akan dicatat disebelah debet.

  1. Akun Beban Angkut Pembelian

Jika adanya beban angkut pembelian maka posisi akun dicatat disebelah debet.

  1. Akun Retur Pembelian

Jika adanya retur pembelian ke supplier maka posisi akun dicatat disebelah kredit, 

  1. Akun Potongan Pembelian

Jika adanya potongan pembelian dari supplier maka posisi akun dicatat disebelah kredit.

  1. Akun Penjualan

Jika terjadinya penjualan barang dagangan maka posisi akun dicatat disebelah kredit.

  1. Akun Retur Penjualan

Jika adanya retur penjualan dari pembeli maka posisi akun dicatat disebelah debet.

  1. Potongan Penjualan

Jika adanya potongan penjualan untuk pembeli maka posisi akun dicatat disebelah debet.

  1. Harga Pokok Penjualan

Jika selesai menjumlahkan nilai pos dari unsur harga pokok penjualan maka posisi akun dicatat disebelah debet.

  1. Persediaan Barang Dagang

Jika adanya persediaan barang dagang maka posisi akun dicatat disebelah debet.

Cari Tahu Manfaat Omnichannel Buat Bisnis Kamu!

Dapatkan promo terbaru Ginee Sekarang juga

Rumus Perhitungan Beban Pokok Penjualan atau Harga Pokok Penjualan

Berikut perhitungan dengan menggunakan rumus beban pokok penjualan atau harga pokok penjualan untuk perusahaan dagang :

Apa Bedanya Beban Pokok Produksi dan Beban Pokok Penjualan?

Beban pokok penjualan berbeda dengan beban pokok produksi. Beban pokok produksi biasanya ada pada perusahaan manufaktur dimana menghitung beban atau biaya pengeluaran atas memproduksi suatu barang saja, sedangkan beban pokok penjualan biasanya ada di perusahaan dagang dan manufaktur.

Beban pokok penjualan perusahaan manufaktur dapat dijelaskan sebagai keseluruhan biaya pengeluaran dari beban pokok produksi yang ditambahkan dengan beban lain yang mendukung operasional perusahaan manufaktur atas memperoleh barang tersebut.

Beban pokok produksi perusahaan manufaktur dapat dijelaskan sebagai keseluruhan biaya pengeluaran atas menciptakan dan memproduksi barang dagang perusahaan. Beban pokok produksi tidak dapat dijadikan patokan untuk menentukan harga jual melainkan harga pokok produksi dapat menentukan harga jual barang.

Perhitungan beban pokok produksi berbeda dengan beban pokok penjualan dimana beban pokok produksi lebih memperhitungkan biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, biaya overhead, barang dalam proses awal dan barang dalam proses akhir.

Apakah Anda kesulitan Mengelola Banyak Toko di Marketplace Shopee?

Sibuk mengelola banya toko, kesulitan mengelola manajemen produk, sampai bingung menganalisa persaingan harga di Marketplace? Yuk Ginee bantu

Contoh Format Jurnal Beban Pokok Penjualan

Berikut contoh soal mengenai beban pokok penjualan dan contoh format jurnal beban pokok penjualan.

Diketahui unsur beban pokok penjualan :

Persediaan awal, pembelian, beban angkut pembelian termasuk saldo debit,

Retur pembelian, potongan pembelian, persediaan akhir termasuk saldo kredit.

Jurnal pencatatan atas pendekatan harga pokok penjualan dengan menghapuskan akun persediaan awal, pembelian, beban angkut pembelian ke dalam akun harga pokok penjualan :

Jurnal pencatatan atas pendekatan harga pokok penjualan dengan menghapus akun persediaan akhir, retur pembelian, dan potongan pembelian ke dalam akun harga pokok penjualan :

Contoh Soal Beban Pokok Penjualan

Diketahui transaksi UD Maju sebagai berikut :

UD Maju memiliki persediaan barang dagang awal sejumlah Rp 3.000.000,-

dan melakukan pembelian sejumlah Rp 7.500.000,- dan dikenakan beban angkut pembelian barang sejumlah Rp 150.000,- dan diberikan potongan pembelian sebesar Rp 125.000,-.

Kemudian barang telah disortir dan ada barang yang harus diretur sebanyak Rp 300.000,- 

Diminta hitunglah harga pokok penjualan dan diminta buatlah jurnal harga pokok penjualan!

Dijawab :

Harga Pokok Penjualan = Persediaan awal + pembelian + beban angkut pembelian – Potongan pembelian – retur pembelian 

Harga Pokok Penjualan = Rp3.000.000 + Rp7.500.000 + Rp150.000 – Rp125.000 – Rp300.000

Harga Pokok Penjualan = Rp10.225.000

Diketahui PD PAI memiliki transaksi sebagai berikut :

PD PAI memiliki persediaan barang dagang awal sejumlah Rp 4.800.000, dan melakukan pembelian bersih sebesar Rp 8.000.000 lengkap beban pengiriman sebesar Rp 550.000.

Setelah dihitung perusahaan masih memiliki persediaan akhir sebesar Rp 3.500.000 dan melakukan retur ke supplier sebanyak Rp 800.000 dan memberikan diskon ke pembeli sebesar Rp 200.000.

Diminta hitunglah beban pokok penjualan / harga pokok penjualan dan jurnal beban pokok penjualan / harga pokok penjualan

Dijawan :

HPP = Rp4.800.000 + Rp8.000.000 + Rp550.000 – Rp3.500.000 – Rp800.000 – Rp200.000

HPP = Rp8.850.000,-

Mengetahui Laporan Penjualan Toko Online Cukup Pakai Ginee!

Ginee Indonesia hadir untuk Anda yang ingin mengelola lebih dari satu toko online serta mengetahui setiap laporan penjualan dari toko tersebut. Nah, kenapa harus Ginee, ya?

Ginee punya fitur yang lengkap, lho. Mulai dari manajemen produk, stok, bahkan hingga laporan penjualan. Jika Anda kesulitan untuk mengamati serta menganalisis laporan penjualan dari semua toko Anda, pakai jasa Ginee aja! Nanti, Anda bisa download kategori data yang ingin dilihat, semua hanya dalam satu file. Tunggu apa lagi? Ayo,  gabung dengan Ginee Omnichannel sekarang!

Ginee Omnichannel, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? Say no worry, Ginee Omnichannel hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu dashboard!

Fitur Ginee beragam, mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee track alias Anda bisa lacak paket dengan lebih mudah, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang dan dapatkan free trial selama 7 hari full!

  1. Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
    • Update secara otomatis pesanan dan stok
    • Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
    • Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
  2. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Ginee
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa tingkatkan penjualan, menghemat biaya dan waktu hanya dengan Ginee!