Apakah Anda sudah lelah menggunakan kata kunci yang bervolume tinggi dan selalu kalah saing dengan website kompetitor? Atau Anda terus mengalami masalah traffic website yang tidak pernah naik? Jangan khawatir, Anda bisa menggunakan long tail keyword untuk mengatasi hal tersebut. Lalu, apa yang dimaksud long tail keyword?

Perusahaan biasa menggunakan strategi long tail and short tail business mereka, karena dapat meningkatkan profit perusahaan. Long Tail strategy adalah strategi yang menjelaskan total pendapatan produk yang tidak populer dapat melebihi total pendapatan produk populer. Contoh long tail business model di Indonesia adalah seperti Hijup.com.

Lalu pernahkah Anda mendengar istilah Long Tail Keyword? Lalu apa itu long tail keyword? Apakah Anda tahu bahwa long tail keyword dapat menjadi salah satu trik rahasia SEO? Simak penjelasan dari long tail keyword berikut ini.

Baca juga: Apa yang Dimaksud Riset Keyword dan Apa Tujuannya?

Apa Itu Long Tail Keyword?

Kata kunci Long Tail adalah kata kunci yang spesifik dan bervolume kecil, sehingga tingkat persaingannya cenderung rendah. Mungkin Anda mengira bahwa long tail keyword ini pasti memiliki lebih dari tiga kata. Namun Anda salah. Long tail keyword bisa saja hanya memiliki dua kata jika di dalam dua kata tersebut sudah memuat informasi yang spesifik. 

Walaupun bervolume rendah, namun dalam long tail keyword sudah memuat informasi yang ingin dicari pengguna, sehingga pengguna akan langsung mengunjungi halaman website Anda. 

Omnichannel dengan Sistem All-in-One

Memaksimalkan efisiensi bisnis dan ciptakan pengalaman personal untuk pelanggan dari beragam Multi-channel dalam penjualan Online dan Offline.

Contohnya adalah seperti ketika Anda mengetikkan “cara membuat kue bolu”, akan ada banyak sekali hasil pencarian yang masih terlalu luas. Namun jika Anda mengetikkan “cara membuat kue bolu coklat sederhana tanpa oven”, maka akan muncul hasil pencarian yang hanya menampilkan sesuai dengan kata kunci yang Anda cari. 

Kenapa Long Tail Keyword?

Lalu kenapa Anda harus menggunakan long tail keyword? Berikut adalah keunggulan konsep long tail dan alasan Anda harus menggunakan long tail keyword.

Tingkat Persaingan yang Rendah

Keunggulan konsep Long Tail Keyword adalah Anda bisa memperkecil tingkat persaingan Anda. Coba Anda perhatikan pada gambar di atas. Dengan hanya mengetikkan keyword yang umum, Anda harus bersaing dengan sekitar 12 juta website yang menawarkan isi hampir sama. 

Namun jika Anda mengetikkan long tail keyword, jumlah persaingan Anda menjadi semakin sedikit. Anda hanya perlu bersaing dengan sekitar lima ratus ribu website lainnya. Hal ini tentu saja membuat Anda lebih mudah untuk menaikkan peringkat situs web Anda, dan jika sudah mendapatkan peringkat atas, traffic akan berdatangan dengan sendirinya.

Bisa Mendatangkan Banyak Traffic

Gunakan long tail keyword sebanyak mungkin pada konten Anda. Pilihlah suatu topik yang memiliki banyak long tail keyword, kemudian gunakan semua long tail keyword tersebut. 

Audiens tentu saja bisa menemukan website Anda tidak hanya dengan satu keyword, namun dengan banyak keyword. Hal ini karena Anda menargetkan lebih banyak long tail keyword, sehingga website akan sering muncul karena adanya banyak long tail keyword di dalamnya. Sama halnya dengan penggunaan kata kunci LSI yang juga dapat menambah banyak traffic ke website. 

Bisa Meningkatkan Conversion Rate

Karena sifat long tail keyword yang lebih spesifik, sehingga orang yang mencari dengan long tail keyword ini cenderung sudah pasti akan membeli produk dibandingkan dengan short tail keyword. 

Short tail keyword adalah kata kunci yang hanya menggunakan satu atau beberapa kata, yang mengakibatkan pencarian tidak spesifik. 

Bandingkan pencarian dengan long tail keywords vs short tail keyword berikut ini. Orang yang mencari dengan kata kunci “iphone 13” kemungkinan masih mencari berita atau spesifikasi terkait pencarian tersebut. Namun berbeda dengan “beli iphone 13 resmi” yang sudah pasti akan membeli ponsel tersebut. 

Cara Mencari Long Tail Keyword

Setelah mengetahui mengapa Anda harus menggunakan long tail keyword, Anda tentu bertanya-tanya bagaimana cara mencari long tail keyword tersebut atau tool gratis untuk riset keyword tersebut. Nah, berikut ada beberapa cara yang dapat Anda gunakan. 

Baca juga: Berbagai Macam Jenis Tool Gratis Untuk Riset Keyword

Manfaatkan “Penelusuran terkait…”

Jika Anda mencari kata kunci pada mesin pencari, Anda akan menemukan penelusuran terkait pada bagian paling bawah dari hasil pencarian. Anda bisa memanfaatkan long tail keyword yang sesuai dengan topik Anda untuk digunakan pada isi konten website Anda. 

Cari Tahu Manfaat Omnichannel Buat Bisnis Kamu!

Dapatkan promo terbaru Ginee Sekarang juga

Gunakan Answer The Public

Answer The Public adalah salah satu tool yang bisa Anda gunakan untuk mencari long tail keyword. Dengan Answer The Public, Anda bisa menemukan kata kunci dalam bentuk pertanyaan yang spesifik dengan bentuk 5W+1H. Sehingga otomatis pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah long tail keyword. Meskipun Answer The Public hanya tersedia dalam Bahasa Inggris, Anda masih dapat mencobanya. 

Cara menggunakan Answer The Public tidaklah sulit. Anda hanya perlu memasukkan kata kunci yang Anda inginkan, kemudian tool ini akan membantu Anda mencari long tail keyword yang sesuai. Contohnya untuk kata kunci “chocolate cake”, Anda bisa memilih 71 pertanyaan yang bisa digunakan untuk menjadi long tail keyword. 

Kunjungi Komunitas Online

Komunitas online dapat Anda gunakan untuk mencari long tail keyword. Mengapa? Karena komunitas online menjadi tempat berkumpulnya orang-orang untuk bertanya dan menjawab pertanyaan. 

Jadi ketika ada seseorang yang ingin mengetahui suatu hal, namun tidak menemukan jawaban yang sesuai, ia pasti cenderung akan bertanya pada komunitas online. Dari pertanyaan-pertanyaan tersebut, Anda bisa memanfaatkannya untuk long tail keyword dan dibuat menjadi suatu topik.

Manfaatkan Google Autocomplete

Fitur Google Autocomplete ini tentunya sudah tidak asing bagi Anda. Dengan memanfaatkan Google Autocomplete, Anda bisa mendapatkan long tail keyword langsung dari Google, yang mana kata-kata inilah yang dicari oleh pengguna. 

Anda hanya perlu mengetikkan keyword yang Anda inginkan dan akan muncul beberapa rekomendasi yang bisa Anda gunakan untuk menjadi long tail keyword. 

Gunakan Soovle

Soovle merupakan tool untuk long tail keyword gratis yang mengumpulkan kata kunci dari Google, Yahoo, Bing, Amazon, Wikipedia, Answer.com, dan Youtube. Sehingga, Soovle memungkinkan Anda untuk menemukan kata kunci yang jarang ditemukan oleh tools keyword lain. 

Apakah Anda kesulitan Mengelola Banyak Toko di Marketplace Shopee?

Sibuk mengelola banya toko, kesulitan mengelola manajemen produk, sampai bingung menganalisa persaingan harga di Marketplace? Yuk Ginee bantu

Untuk menggunakan Soovle, Anda hanya perlu mengetikkan kata kunci yang Anda inginkan. Hasilnya akan langsung keluar setelah Anda selesai mengetikkan kata kuncinya. 

Manfaatkan Kotak “Orang juga bertanya…”

Salah satu fitur Google yang bisa /anda manfaatkan juga yaitu pertanyaan-pertanyaan yang ada dalam kotak “Orang juga bertanya…”. Dalam kotak ini akan ada banyak pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan kata kunci yang Anda cari. Anda bisa memanfaatkan pertanyaan-pertanyaan tersebut untuk menjadi long tail keyword.

Kesimpulan

Long Tail Keyword adalah kata kunci yang spesifik dan bervolume kecil, sehingga tingkat persaingannya cenderung rendah. Walaupun bervolume rendah, namun dalam long tail keyword sudah memuat informasi yang ingin dicari pengguna, sehingga pengguna akan langsung mengunjungi halaman website Anda. 

Cara mencari long tail keyword tidaklah sulit. Anda bisa memanfaatkan fitur yang disediakan Google seperti “Penelusuran terkait”, Google Autocomplete, dan kotak “Orang juga mencari”. Selain itu ada beberapa tools yang bisa Anda gunakan seperti Answer The Public dan Soovle. Terakhir, kunjungi komunitas online untuk menemukan pertanyaan yang bisa dijadikan long tail keyword. 

Ginee Omnichannel

Long tail keyword sudah paham, betul? Yuk, saatnya jual produk dengan memasukkan long tail keyword supaya mendatangkan lebih banyak traffic dan meningkatkan penjualan. Jangan lupa juga untuk gabung dengan Ginee Omnichannel dan biar Ginee bantu kelola toko online Anda, khususnya yang terdaftar di berbagai marketplace sekaligus hanya dalam satu dashboard saja.

Ginee adalah platform bisnis berbasis Omnichannel yang tak hanya dapat membantu mengelola toko online Anda, tapi juga memberikan hasil performa iklan online Anda di Google Ads, media sosial Ads, atau marketplace Ads dengan menggunakan fitur Ginee Ads. Penasaran dengan semua fitur Ginee? Daftar Ginee sekarang dan dapatkan free trial selama 7 hari full!

Ginee Omnichannel, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? Say no worry, Ginee Omnichannel hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu dashboard!

Fitur Ginee beragam, mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee track alias Anda bisa lacak paket dengan lebih mudah, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang dan dapatkan free trial selama 7 hari full!

  1. Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
    • Update secara otomatis pesanan dan stok
    • Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
    • Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
  2. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Ginee
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa tingkatkan penjualan, menghemat biaya dan waktu hanya dengan Ginee!