Apa Itu Subdomain? Lengkap Hingga Jenis dan Cara Membuat!

Seperti sebuah kelompok, domain juga memiliki struktur. Singkatnya, domain terbagi menjadi tiga bagian, yaitu Top-level Domain (TLD), Second-Level Domain (SLD), dan Subdomain. Lalu, apa itu subdomain, contoh subdomain, fungsi domain hingga bagaimana cara membuat subdomain tanpa hosting.

Baca juga: Mau Jualan Online via Website? Ketahui 7 Hal Ini Sebelum Mulai!

Apa Itu Subdomain?

Diibaratkan sebuah rumah, subdomain merupakan ruangan yang terdapat dalam suatu rumah, yang di dalam konteks ini yakni website. Di alamat website utama, biasanya Anda akan melihat “www.” sebagai subdomain. Tetapi Anda dapat mengganti “www.” dengan nama lain. Subdomain juga sering dianggap sama dengan parked domain dan add-on domain. 

Omnichannel dengan Sistem All-in-One

Memaksimalkan efisiensi bisnis dan ciptakan pengalaman personal untuk pelanggan dari beragam Multi-channel dalam penjualan Online dan Offline.

Untuk itu, agar Anda tidak salah membedakan, Anda harus tahu apa makna dari kedua jenis domain berikut. Add-on domain serupa dengan add-ons atau permintaan tambahan ketika Anda membeli sesuatu. Yang artinya, dalam satu akun hosting, Anda dapat menambah domain-domain lain yang mungkin tidak ada kaitannya dengan website utama Anda. 

Add-on domain bisa dalam bentuk nama domain atau subdomain baru, tentunya harus  dalam satu akun hosting yang sama. Di sisi lain, ada juga parked domain yang berfungsi untuk menempatkan/memarkirkan domain Anda agar tidak disalahgunakan oleh pihak lain. 

Contohnya Anda memiliki website bisnis smartwatchpeople.com, agar website bisnis Anda tidak disalahgunakan oleh orang lain, Anda juga dapat membeli domain smartwatchpeople.id dan smartwatchpeople.co.id. Nantinya, apabila ada pengunjung mengetik salah satu dari kedua domain tambahan ini, mereka akan diarahkan ke website utama Anda yaitu smartwatchpeople.com.

Tentu saja, parked domain dan add-on domain berbeda, dari subdomain apabila dilihat dari fungsi dan bentuknya.

Fungsi subdomain yaitu untuk membagi halaman website, parked domain dan add-on domain berfungsi untuk menambahkan domain tetapi tetap mengarahkan ke website utama Anda.

Jenis-Jenis Subdomain

Jenis-jenis subdomain juga bergantung pada kebutuhan Anda, ada beberapa nama subdomain yang sering digunakan oleh para pemilik situs web, seperti untuk toko, blog, informasi terkini dan lainnya. Anda dapat melihat rekomendasi beberapa jenis contoh subdomain, sebagai berikut.

Baca juga: 9 Fitur Wajib Halaman Utama Toko Online dalam Website

Store

Anda bisa menggunakan store sebagai toko, apabila situs web utama Anda tidak secara langsung digunakan untuk berjualan. Contoh yakni Store.Smartwatchpeople.com.

Blog

Blog sangat cocok untuk halaman yang berisi tips dan trik, informasi soft-selling atau trivia terkait produk Anda. Contohnya yakni Blog.ayamgeprek.com.

News

Pada umumnya, subdomain yang satu ini digunakan oleh situs web amal yang bertujuan untuk memberikan informasi terbaru terkait kampanye sosial yang sedang berjalan. Namun, Anda juga bisa menggunakannya sesuai keperluan. Contohnya yakni News.beritapenting.com.

Events

Events ini berfungsi sebagai halaman untuk menyajikan/memberikan informasi terkait acara yang pernah, sedang, atau akan dilaksanakan oleh nama, brand atau komunitas Anda. Contohnya yakni Events.malik.com.

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa tingkatkan penjualan kamu, menghemat biaya dan waktu kamu hanya dengan Ginee!

Information

Selain menyajikan informasi tentang brand atau produk, Anda juga bisa menempatkan kontak berupa alamat, email dan nomor telepon agar konsumen dapat menghubungi Anda. Contohnya yakni Info.marithme.com.

FAQ

Faq berfungsi agar konsumen atau calon pelanggan tidak menanyakan hal yang kerap kali ditanyakan oleh pengunjung lain, Anda dapat menempatkan subdomain “FAQ” di bagian bawah situs web utama.Contohnya yakni Faq.superstore.com.

Contact

Apabila membuat subdomain ini, Anda harus memanfaatkan sebaik mungkin dengan mengisi informasi tentang diri Anda atau brand Anda. Contohnya yakni Contact.kelapasawit.com.

Promo

Halaman ini dapat digunakan apabila Anda memutuskan untuk membuat promo di situs web Anda. Selain terlihat lebih unik/istimewa, pengunjung website Anda juga tidak kesulitan mencari informasi terkait promo yang sedang berlangsung.Contohnya yakni Promo.sepedamurah.com.

Katalog

Apabila Anda ingin menaikkan SEO (Search Engine Optimization) dari halaman katalog produk, sebaiknya isi informasi di katalog secara lengkap dengan kata kunci yang tepat dan relevan.Contohnya yakni Katalog.sukamakan.com.

Apa Itu Subfolder?

Subfolder biasanya dikenal sebagai subdirektori, yaitu folder yang berada dalam folder lain di bawa direktori home. Misalnya, apabila website Anda merupakan lemari arsip, maka folder lemari itu adalah subdirektori website Anda. Direktori tunggal terletak di sebelah kanan domain Anda seperti contoh URL www.smartwatchpeople.com/produk.

Repot Atur Online Shop?

Ginee solusinya! Join Ginee bisa dapat promo terbaru. Yuk, segera tingkatkan omzet!

Apa Perbedaan Subdomain dan Subfolder?

Subdomain dan Subfolder merupakan sebuah struktur dari konten website, namun dari kedua hal tersebut sebenarnya subdomain dan subfolder memiliki beberapa perbedaan kecil yang dapat mempengaruhi SEO (search Engine Optimization) di situs web Anda dengan cara mengubah peringkat situs dan mengumpulkan kata kunci yang tepat.

Inilah beberapa kelebihan dan kekurangan jika Anda ingin menggunakan Subdomain maupun Subfolder.

Kelebihan Subdomain 

Anda dapat menggunakan subdomain untuk menargetkan negara, segmen pasar atau yang lain.

  • Apabila Anda menggunakan subdomain untuk situs web yang telah memiliki peringkat baik, maka subdomain Anda dapat dengan cepat mendapatkan keuntungan dari peringkat domain utama yang baik.
  • Setiap subdomain dikenali sebagai website berbeda yang tidak terkait dengan domain utama oleh mesin pencari. Halaman hasil mesin pencari dapat menampilkan domain utama dan subdomain Anda, yang berpotensi untuk mendorong persaingan Anda lebih baik di mesin pencari.
  • Anda bisa menggunakan subdomain untuk menargetkan negara, segmen pasar atau yang lain.
  • Subdomain menargetkan dengan jelas dan tepat sasaran, agar dapat membantu pengguna memahami apa yang diharapkan ketika mereka menekan tautan. Ini sangat berguna bagi pengunjung sehingga mereka tahu konten yang sedang mereka lihat relevan bagi mereka.

Kekurangan Subdomain

  • Menambahkan dana hosting. Subdomain di hosting di akun hosting terpisah, yang bisa menyebabkan host domain Anda dikenakan biaya hosting untuk setiap situs subdomain.

Kelebihan Subfolder 

  • Pengguna bisa dengan mudah menavigasi antara halaman produk atau layanan dan blog Anda untuk membantu mereka membuat keputusan
  • Pada saat Anda melacak kinerja situs Anda di Google Analytics, data Anda ditampilkan menjadi satu.
  • Subfolder memungkinkan Anda untuk fokus dalam membuat satu situs web yang dioptimalkan daripada bersaing dengan diri Anda sendiri, karena satu subdomain dapat memberikan konten yang lebih baik daripada domain utama Anda.

Kekurangan Subfolder

Subfolder memiliki jumlah halaman URL yang tinggi karena otoritas dibagikan dengan semua halaman lain di domain. Hal ini menyebabkan otoritas menjadi encer saat subfolder tidak berguna seperti konten utama Anda.

Cara Membuat Subdomain

Setelah Anda mengetahui kelebihan dan kekurangan subdomain, sekarang Anda akan mempelajari bagaimana cara membuatnya. Namun sebelum itu Anda harus membeli hosting terlebih dahulu. Apabila sudah, berikut cara membuat subdomain di cPanel.

Ingin tahu cara kilat kelola toko online di marketplace?

Cuma sama Ginee, kelola toko marketplace makin cepat! Mulai dari manajemen produk sampai analisis laporan data, Ginee bisa bantu!

  • Pertama-tama pastikan Anda sudah login ke cPanel.
  • Tekan “Subdomains” di section domains.
  • Buat nama subdomain sesuai dengan keinginanmu dan pilih domain yang akan ditambahkan, kemudian tekan “Create”.
  • Setelah selesai, Anda sudah dapat mengisi halaman subdomain.
  • Apabila Anda ingin menghapus subdomain karena periodenya telah habis atau salah ketik, Anda dapat menghapusnya dengan menekan “Subdomain di section domains, lalu tekan “Remove” di barisan subdomain yang ingin Anda hapus.

Dengan prinsip berikut Anda juga dapat menerapkan cara membuat subdomain Niagahoster, cara membuat subdomain di WordPress, cara membuat subdomain Hostinger di website Anda.

Nah, sudah tahu apa itu subdomain, jenis-jenis, bahkan cara membuatnya, kan? Sekarang, giliran Anda yang membuat subdomain untuk membantu kelancaran bisnis online Anda!

Ginee Omnichannel

Ginee adalah platform Omnichannel yang dapat membantu Anda mengelola banyak toko online sekaligus dalam satu dashboard saja, lho. Jika Anda punya kesulitan dalam manajemen bisnis online sekaligus dalam membuat subdomain dan keperluan lain untuk website, Anda bisa menggunakan Ginee!

Tak hanya membantu mengelola ads campaign dengan Ginee Ads, tapi jika Anda punya toko online tersebar di marketplace atau ecommerce Indonesia seperti Shopee, Tokopedia, dan lain sebagainya, fitur Ginee Indonesia yang lengkap dijamin bisa bantu meningkatkan penjualan Anda secara signifikan!

Ginee memiliki fitur seperti manajemen produk, stok, pesanan, promosi, laporan data, Ginee Chat, Ginee Fulfillment, Ginee WMS, Ginee Track, dan lain sebagainya. Yuk, gabung dengan Ginee sekarang gratis selama 7 hari, lho!

Ginee Indonesia, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? Say no worry, Ginee Indonesia hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu dashboard!

Fitur Ginee beragam, mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee WMS, yang artinya Anda dapat mengelola manajemen pergudangan dengan lebih mudah, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang FREE!

  1. Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
    • Update secara otomatis pesanan dan stok
    • Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
    • Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
  2. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Ginee
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan
Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa tingkatkan penjualan, menghemat biaya dan waktu hanya dengan Ginee!

Can't handle your orders?
SHARE YOUR STRUGGLE HERE!

Guides

Apa Itu Subdomain? Lengkap Hingga Jenis dan Cara Membuat!

Seperti sebuah kelompok, domain juga memiliki struktur. Singkatnya, domain terbagi menjadi tiga bagian, yaitu Top-level Domain (TLD), Second-Level Domain (SLD), dan Subdomain. Lalu, apa itu subdomain, contoh subdomain, fungsi domain hingga bagaimana cara membuat subdomain tanpa hosting.

Baca juga: Mau Jualan Online via Website? Ketahui 7 Hal Ini Sebelum Mulai!

Apa Itu Subdomain?

Diibaratkan sebuah rumah, subdomain merupakan ruangan yang terdapat dalam suatu rumah, yang di dalam konteks ini yakni website. Di alamat website utama, biasanya Anda akan melihat “www.” sebagai subdomain. Tetapi Anda dapat mengganti “www.” dengan nama lain. Subdomain juga sering dianggap sama dengan parked domain dan add-on domain. 

Omnichannel dengan Sistem All-in-One

Memaksimalkan efisiensi bisnis dan ciptakan pengalaman personal untuk pelanggan dari beragam Multi-channel dalam penjualan Online dan Offline.

Untuk itu, agar Anda tidak salah membedakan, Anda harus tahu apa makna dari kedua jenis domain berikut. Add-on domain serupa dengan add-ons atau permintaan tambahan ketika Anda membeli sesuatu. Yang artinya, dalam satu akun hosting, Anda dapat menambah domain-domain lain yang mungkin tidak ada kaitannya dengan website utama Anda. 

Add-on domain bisa dalam bentuk nama domain atau subdomain baru, tentunya harus  dalam satu akun hosting yang sama. Di sisi lain, ada juga parked domain yang berfungsi untuk menempatkan/memarkirkan domain Anda agar tidak disalahgunakan oleh pihak lain. 

Contohnya Anda memiliki website bisnis smartwatchpeople.com, agar website bisnis Anda tidak disalahgunakan oleh orang lain, Anda juga dapat membeli domain smartwatchpeople.id dan smartwatchpeople.co.id. Nantinya, apabila ada pengunjung mengetik salah satu dari kedua domain tambahan ini, mereka akan diarahkan ke website utama Anda yaitu smartwatchpeople.com.

Tentu saja, parked domain dan add-on domain berbeda, dari subdomain apabila dilihat dari fungsi dan bentuknya.

Fungsi subdomain yaitu untuk membagi halaman website, parked domain dan add-on domain berfungsi untuk menambahkan domain tetapi tetap mengarahkan ke website utama Anda.

Jenis-Jenis Subdomain

Jenis-jenis subdomain juga bergantung pada kebutuhan Anda, ada beberapa nama subdomain yang sering digunakan oleh para pemilik situs web, seperti untuk toko, blog, informasi terkini dan lainnya. Anda dapat melihat rekomendasi beberapa jenis contoh subdomain, sebagai berikut.

Baca juga: 9 Fitur Wajib Halaman Utama Toko Online dalam Website

Store

Anda bisa menggunakan store sebagai toko, apabila situs web utama Anda tidak secara langsung digunakan untuk berjualan. Contoh yakni Store.Smartwatchpeople.com.

Blog

Blog sangat cocok untuk halaman yang berisi tips dan trik, informasi soft-selling atau trivia terkait produk Anda. Contohnya yakni Blog.ayamgeprek.com.

News

Pada umumnya, subdomain yang satu ini digunakan oleh situs web amal yang bertujuan untuk memberikan informasi terbaru terkait kampanye sosial yang sedang berjalan. Namun, Anda juga bisa menggunakannya sesuai keperluan. Contohnya yakni News.beritapenting.com.

Events

Events ini berfungsi sebagai halaman untuk menyajikan/memberikan informasi terkait acara yang pernah, sedang, atau akan dilaksanakan oleh nama, brand atau komunitas Anda. Contohnya yakni Events.malik.com.

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa tingkatkan penjualan kamu, menghemat biaya dan waktu kamu hanya dengan Ginee!

Information

Selain menyajikan informasi tentang brand atau produk, Anda juga bisa menempatkan kontak berupa alamat, email dan nomor telepon agar konsumen dapat menghubungi Anda. Contohnya yakni Info.marithme.com.

FAQ

Faq berfungsi agar konsumen atau calon pelanggan tidak menanyakan hal yang kerap kali ditanyakan oleh pengunjung lain, Anda dapat menempatkan subdomain “FAQ” di bagian bawah situs web utama.Contohnya yakni Faq.superstore.com.

Contact

Apabila membuat subdomain ini, Anda harus memanfaatkan sebaik mungkin dengan mengisi informasi tentang diri Anda atau brand Anda. Contohnya yakni Contact.kelapasawit.com.

Promo

Halaman ini dapat digunakan apabila Anda memutuskan untuk membuat promo di situs web Anda. Selain terlihat lebih unik/istimewa, pengunjung website Anda juga tidak kesulitan mencari informasi terkait promo yang sedang berlangsung.Contohnya yakni Promo.sepedamurah.com.

Katalog

Apabila Anda ingin menaikkan SEO (Search Engine Optimization) dari halaman katalog produk, sebaiknya isi informasi di katalog secara lengkap dengan kata kunci yang tepat dan relevan.Contohnya yakni Katalog.sukamakan.com.

Apa Itu Subfolder?

Subfolder biasanya dikenal sebagai subdirektori, yaitu folder yang berada dalam folder lain di bawa direktori home. Misalnya, apabila website Anda merupakan lemari arsip, maka folder lemari itu adalah subdirektori website Anda. Direktori tunggal terletak di sebelah kanan domain Anda seperti contoh URL www.smartwatchpeople.com/produk.

Repot Atur Online Shop?

Ginee solusinya! Join Ginee bisa dapat promo terbaru. Yuk, segera tingkatkan omzet!

Apa Perbedaan Subdomain dan Subfolder?

Subdomain dan Subfolder merupakan sebuah struktur dari konten website, namun dari kedua hal tersebut sebenarnya subdomain dan subfolder memiliki beberapa perbedaan kecil yang dapat mempengaruhi SEO (search Engine Optimization) di situs web Anda dengan cara mengubah peringkat situs dan mengumpulkan kata kunci yang tepat.

Inilah beberapa kelebihan dan kekurangan jika Anda ingin menggunakan Subdomain maupun Subfolder.

Kelebihan Subdomain 

Anda dapat menggunakan subdomain untuk menargetkan negara, segmen pasar atau yang lain.

  • Apabila Anda menggunakan subdomain untuk situs web yang telah memiliki peringkat baik, maka subdomain Anda dapat dengan cepat mendapatkan keuntungan dari peringkat domain utama yang baik.
  • Setiap subdomain dikenali sebagai website berbeda yang tidak terkait dengan domain utama oleh mesin pencari. Halaman hasil mesin pencari dapat menampilkan domain utama dan subdomain Anda, yang berpotensi untuk mendorong persaingan Anda lebih baik di mesin pencari.
  • Anda bisa menggunakan subdomain untuk menargetkan negara, segmen pasar atau yang lain.
  • Subdomain menargetkan dengan jelas dan tepat sasaran, agar dapat membantu pengguna memahami apa yang diharapkan ketika mereka menekan tautan. Ini sangat berguna bagi pengunjung sehingga mereka tahu konten yang sedang mereka lihat relevan bagi mereka.

Kekurangan Subdomain

  • Menambahkan dana hosting. Subdomain di hosting di akun hosting terpisah, yang bisa menyebabkan host domain Anda dikenakan biaya hosting untuk setiap situs subdomain.

Kelebihan Subfolder 

  • Pengguna bisa dengan mudah menavigasi antara halaman produk atau layanan dan blog Anda untuk membantu mereka membuat keputusan
  • Pada saat Anda melacak kinerja situs Anda di Google Analytics, data Anda ditampilkan menjadi satu.
  • Subfolder memungkinkan Anda untuk fokus dalam membuat satu situs web yang dioptimalkan daripada bersaing dengan diri Anda sendiri, karena satu subdomain dapat memberikan konten yang lebih baik daripada domain utama Anda.

Kekurangan Subfolder

Subfolder memiliki jumlah halaman URL yang tinggi karena otoritas dibagikan dengan semua halaman lain di domain. Hal ini menyebabkan otoritas menjadi encer saat subfolder tidak berguna seperti konten utama Anda.

Cara Membuat Subdomain

Setelah Anda mengetahui kelebihan dan kekurangan subdomain, sekarang Anda akan mempelajari bagaimana cara membuatnya. Namun sebelum itu Anda harus membeli hosting terlebih dahulu. Apabila sudah, berikut cara membuat subdomain di cPanel.

Ingin tahu cara kilat kelola toko online di marketplace?

Cuma sama Ginee, kelola toko marketplace makin cepat! Mulai dari manajemen produk sampai analisis laporan data, Ginee bisa bantu!

  • Pertama-tama pastikan Anda sudah login ke cPanel.
  • Tekan “Subdomains” di section domains.
  • Buat nama subdomain sesuai dengan keinginanmu dan pilih domain yang akan ditambahkan, kemudian tekan “Create”.
  • Setelah selesai, Anda sudah dapat mengisi halaman subdomain.
  • Apabila Anda ingin menghapus subdomain karena periodenya telah habis atau salah ketik, Anda dapat menghapusnya dengan menekan “Subdomain di section domains, lalu tekan “Remove” di barisan subdomain yang ingin Anda hapus.

Dengan prinsip berikut Anda juga dapat menerapkan cara membuat subdomain Niagahoster, cara membuat subdomain di WordPress, cara membuat subdomain Hostinger di website Anda.

Nah, sudah tahu apa itu subdomain, jenis-jenis, bahkan cara membuatnya, kan? Sekarang, giliran Anda yang membuat subdomain untuk membantu kelancaran bisnis online Anda!

Ginee Omnichannel

Ginee adalah platform Omnichannel yang dapat membantu Anda mengelola banyak toko online sekaligus dalam satu dashboard saja, lho. Jika Anda punya kesulitan dalam manajemen bisnis online sekaligus dalam membuat subdomain dan keperluan lain untuk website, Anda bisa menggunakan Ginee!

Tak hanya membantu mengelola ads campaign dengan Ginee Ads, tapi jika Anda punya toko online tersebar di marketplace atau ecommerce Indonesia seperti Shopee, Tokopedia, dan lain sebagainya, fitur Ginee Indonesia yang lengkap dijamin bisa bantu meningkatkan penjualan Anda secara signifikan!

Ginee memiliki fitur seperti manajemen produk, stok, pesanan, promosi, laporan data, Ginee Chat, Ginee Fulfillment, Ginee WMS, Ginee Track, dan lain sebagainya. Yuk, gabung dengan Ginee sekarang gratis selama 7 hari, lho!

Ginee Indonesia, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? Say no worry, Ginee Indonesia hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu dashboard!

Fitur Ginee beragam, mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee WMS, yang artinya Anda dapat mengelola manajemen pergudangan dengan lebih mudah, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang FREE!

  1. Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
    • Update secara otomatis pesanan dan stok
    • Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
    • Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
  2. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Ginee
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan
Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa tingkatkan penjualan, menghemat biaya dan waktu hanya dengan Ginee!

Ginee Insights

Purchase Order: Sumber Penerimaan Gudang yang Utama!

Purchase order merupakan salah satu sumber penerimaan barang gudang yang utama. Ingin tahu detailnya? Yuk, baca selengkapnya di artikel ini!

Pakai Auto Reply Tokopedia, Pelanggan Tidak Akan Dianggurin!

Fitur auto reply Tokpedia ternyata bermanfaat untuk bisnis, lho! Mau tahu lebih lanjut tentang fitur auto reply Tokopedia? Baca selengkapnya di sini!

Can't handle your orders?

SHARE YOUR STRUGGLE HERE!