Ketika Anda mencari sesuatu melalui internet, Anda pasti harus memasukkan kata kunci barang atau informasi di dalam mesin pencari untuk mencari barang atau informasi tersebut, bukan? Lalu apakah Anda pernah membayangkan bagaimana suatu mesin pencari dapat memberikan hasil yang sesuai dengan apa yang pengguna cari? Hal ini disebut dengan istilah search intent. Tapi, apa itu search intent dalam SEO?

SEO adalah suatu cara yang bisa digunakan untuk mendapatkan lebih banyak traffic dalam website Anda. Anda bisa menarik lebih banyak orang untuk berkunjung ke situs Anda jika memiliki peringkat yang tinggi. Mendapatkan lebih banyak traffic ke website bisa dilakukan dengan cara mengoptimasi konten yang Anda buat agar sesuai dengan kata-kata yang sering dicari atau digunakan. 

Namun, untuk meningkatkan peluang menaikkan traffic website agar orang-orang yang pernah mengunjungi website Anda mengunjungi website Anda di lain waktu, Anda sebaiknya menggunakan search intent pada akun anda. Apa itu search intent dalam SEO? Berikut ada penjelasan mengenai apa itu search intent dan bagaimana mengoptimasi konten Anda untuk search intent.

Baca juga: Ternyata, Traffic Temperature Bisa Bikin Penjualan Online

Apa itu Search Intent?

Search intent adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan tujuan dari pencarian online. Search intent juga bisa disebut user intent. Dengan kata lain, search intent adalah algoritma yang terdapat di belakang kueri pencarian, seperti mengapa pengguna melakukan pencarian ini, atau apakah pengguna ingin mempelajari sesuatu.

Omnichannel dengan Sistem All-in-One

Memaksimalkan efisiensi bisnis dan ciptakan pengalaman personal untuk pelanggan dari beragam Multi-channel dalam penjualan Online dan Offline.

Semua orang yang melakukan pencarian pada mesin pencari berharap menemukan sesuatu yang mereka cari. Beberapa orang mungkin mencari produk yang ingin mereka beli, mencari informasi mengenai suatu hal, ataupun mencari website tertentu. 

Selama bertahun-tahun, Google telah bekerja keras untuk meningkatkan algoritma yang dapat menentukan search intent pengguna. Google melakukan analisis terhadap hasil pencarian pengguna. Dari hasil analisis tersebut digunakan untuk memperbaiki algoritma Google, agar dapat ditentukan apa yang dicari pengguna, serta apa yang harus ditampilkan Google. 

Beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk mengoptimasi konten agar sesuai dengan search intent, yaitu menggunakan Google Keyword Planner, membuat backlink berkualitas, dan membuat konten produk yang sesuai dengan search intent.

Baca juga: Kenali Perbedaan SEO dengan SEM

Google Keyword Planner adalah tools yang disediakan oleh Google, yang dapat membantu Anda untuk melakukan riset kata kunci penelusuran. Tool ini gratis, dimana Anda bisa menemukan kata kunci yang berhubungan dengan bisnis Anda. 

Nikmati Kemudahan Berjualan

Kamu bisa Kelola Toko, Tingkatkan Penjualan dan Efisiensi Kerja Kamu hanya dengan Ginee!

Cara menggunakan Google Keyword Planner, yang pertama yaitu dengan buka Google Ads dan buat akun baru. Selanjutnya pilih tujuan Google Ads, masukkan informasi bisnis Anda, dan tentukan jangkauan konsumen. Setelah itu, Anda bisa menentukan target pencarian, buat headline dan deskripsi, dan yang terakhir tentukan budget Anda. 

Anda juga bisa menggunakan tool gratis lainnya untuk melakukan riset kata kunci. Setelah menemukan kata kunci yang sesuai, Anda bisa mencoba membuat konten produk. Contoh konten produk yang bisa Anda buat seperti menggunakan kata-kata “beli”, “pesan”, “bayar”, “murah” di dalamnya. 

Mengapa Search Intent Penting bagi SEO?

Google memiliki tujuan untuk menyediakan hasil yang paling relevan kepada pengguna. Google juga memiliki misi untuk mengatur informasi di seluruh dunia dan membuat informasi tersebut dapat diakses dan berguna secara universal. 

Search intent penting bagi SEO karena tujuan pencarian memiliki peranan besar dalam keberhasilan content marketing dan SEO. Jika Anda ingin mendapat peringkat dalam Google, konten Anda perlu menjadi hasil yang paling sesuai dengan kueri pencarian. Hal ini dapat Anda capai dengan membuat konten yang sejalan dengan search intent.

Beberapa saat yang lalu Google merilis laporan “How Search Intent is Redefining the Marketing Funnel”. Dalam laporan tersebut, dijelaskan bahwa jika user intent yang tidak terpuaskan maka situs web tidak akan mendapatkan peringkat tinggi oleh Google. Ketika Anda berhasil membuat konten yang memuaskan tujuan pencarian pengguna, maka Anda membuat konten berkualitas. 

4 Jenis Search Intent

Terdapat beberapa tipe dari search intent. Berikut adalah 4 jenis search intent yang biasanya digunakan.

Informasi

Yang pertama yaitu informasi. Banyak pencarian di internet dilakukan oleh pengguna yang ingin mencari informasi. Informasi yang dicari bisa berupa cuaca, informasi mengenai mengedukasi anak-anak, informasi mengenai SEO, dan lain sebagainya. Pengguna dengan tujuan mencari informasi mempunyai pertanyaan spesifik atau ingin mengetahui lebih banyak mengenai topik tertentu. 

Cari Tahu Manfaat Omnichannel Buat Bisnis Kamu!

Dapatkan promo terbaru Ginee Sekarang juga

Google memahami maksud dari pencarian pengguna. Jadi Google bukan hanya sekedar menampilkan informasi yang berisi istilah yang dicari, namun juga memberikan informasi yang lebih detail. 

Jika pengguna mengetikkan kue kering pada mesin pencarian, Google mengetahui bahwa pengguna ingin mencari resep kue kering, dan bukan sejarah dari kue kering itu sendiri. Google bahkan juga akan menampilkan gambar dan video saat pengguna memasukkan kata cara membuat terang bulan. 

Navigasi

Jenis kedua dari search intent yaitu jenis navigasi. Pengguna dengan tujuan navigasi sudah mengetahui arah situs yang ingin dituju. Pengguna merasa akan lebih cepat dan mudah jika mencarinya pada mesin pencarian daripada mengetik keseluruhan alamat website. Hal ini juga bisa disebabkan pengguna merasa tidak yakin tentang alamat persis dari URL situs tersebut.

Contohnya, pengguna yang mencari Facebook biasanya ingin mengunjungi halaman Facebook. Pengguna yang mencari Gmail, ingin membuka halaman Gmail, dan lain sebagainya. 

Transaksi

Jenis search intent yang ketiga yaitu transaksi. Pengguna bertujuan membeli sesuatu dari internet dan mencari barang tersebut pada mesin pencari. Pengguna sudah pasti akan membeli barang tersebut, dan tentunya akan mencari website terbaik untuk membeli barang tersebut. Contoh keyword intent transaksi seperti “samsung galaxy s20 murah”, “beli macbook pro”, dan lain sebagainya.

Apakah Anda kesulitan Mengelola Banyak Toko di Marketplace Shopee?

Sibuk mengelola banya toko, kesulitan mengelola manajemen produk, sampai bingung menganalisa persaingan harga di Marketplace? Yuk Ginee bant

Review/Komersial

Pengguna dengan tujuan review/komersial ini biasanya ingin membeli sesuatu tetapi masih ingin mencari informasi lebih detail mengenai produk tersebut. Pengguna belum menentukan secara pasti akan membeli produk tersebut, sehingga pengguna biasanya akan mencari ulasan maupun perbandingan antara produk-produk yang sejenis. 

Contoh keyword intent review/komersial ini seperti “tepung protein yang bagus”, “restoran jepang terenak di Jakarta”, “hotel murah di Singapura”, dan lain sebagainya. 

Baca juga: Kampanye Search Engine Marketing (SEM), Pasti Efektif!

Kesimpulan

Search intent adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan tujuan dari pencarian online. Search intent juga bisa disebut user intent. 

Search intent penting bagi SEO karena tujuan pencarian memiliki peranan besar dalam keberhasilan content marketing dan SEO. Anda bisa mendapatkan peringkat atas di Google jika konten Anda menjadi hasil yang paling sesuai dengan kueri pencarian. Hal ini dapat Anda capai dengan membuat konten yang sejalan dengan search intent.

Search intent yang pengguna cari biasanya termasuk ke dalam salah satu dari empat jenis search intent. Beberapa di antaranya yaitu informasi, navigasi, transaksi, dan review/komersial.

Ginee Omnichannel

Jika ingin menargetkan search intent terhadap konsumen anda, hal yang harus anda pahami yaitu materi tentang search intent, kegunaan, jenis-jenis, dan lain sebagainya. Setelahnya, baru terapkan metode itu dalam penjualan online Anda yang didaftarkan di marketplace. Jualan di marketplace itu juga butuh strategi marketing, dan salah satunya bisa dengan pengelolaan toko online yang baik.

Ginee Omnichannel solusinya. Dengan Ginee, Anda akan bisa mengelola semua toko online yang terdaftar di berbagai marketplace dalam satu dashboard saja. Itu karena Ginee punya fitur lengkap seperti manajemen produk, stok, pesanan, promosi, laporan penjualan, Ginee Chat, dan lainnya. Coba semua fitur Ginee gratis selama 7 hari full dengan cara daftar Ginee sekarang juga!

Ginee Omnichannel, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? Say no worry, Ginee Omnichannel hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu dashboard!

Fitur Ginee beragam, mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee track alias Anda bisa lacak paket dengan lebih mudah, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang dan dapatkan free trial selama 7 hari full!

  1. Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
    • Update secara otomatis pesanan dan stok
    • Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
    • Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
  2. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Ginee
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa Tingkatkan penjualan kamu, menghemat biaya dan waktu kamu hanya dengan Ginee!