bisnis retail
Pahami bisnis retail lebih dalam

Bisnis retail kini semakin populer, tidak hanya memiliki untung besar, tapi bisnis retail sangat penting dan dibutuhkan dalam membantu proses penyaluran barang dari produsen hingga ke tangan konsumen. Bisnis ini mempermudah konsumen dalam mendapatkan barang yang dibutuhkan dengan cepat dan dalam jumlah yang kecil. Lalu apa itu industri retail dan seperti apa strategi pemasaran retail? Simak selengkapnya pada artikel berikut!

Pengertian retail (Retail) menurut Para Ahli

Berikut beberapa  pendapat sejumlah ahli tentang retail:

Kotler
Menurut Kotler definisi perusahaan retail adalah merupakan penjualan eceran yang melingkupi keseluruhan kegiatan yang melibatkan penjualan barang dan jasa pada konsumen yang kemudian dipergunakan untuk hal bersifat pribadi.

Berman dan Evans
Menurut pendapat Berman dan Evans, Bisnis retail merupakan bisnis yang memasarkan barang dan jasa kepada konsumen akhir yang akan menggunakannya sebagai keperluan pribadi dan rumah tangga.

Cara Kerja Bisnis Retail

Sebagai jawaban dari apa itu perusahaan retail, Umumnya retail menggunakan suatu sistem untuk menyuplai barang dagangan pada mereka untuk dipasarkan kepada konsumen tingkat akhir. Perusahaan yang bergerak dibidang retail akan bekerjasama dengan pebisnis lain untuk bisa beroperasi dalam hal menyuplai barang retail. suplai tersebut dimulai dari produsen, grosir, retailer, hingga konsumen tingkat akhir.

Mengapa Retail itu Penting?

Apa itu retail ataupun apa itu ritel dalam bisnis seringkali menjadi pertanyaan bagi pebisnis yang ingin memulai usaha tersebut, Retail merupakan rantai pasokan yang akan menghubungkan pihak produsen dan konsumen, oleh sebab itu retail memegang peranan yang penting untuk memudahkan pihak produsen dan konsumen memenuhi kebutuhannya. Bisnis retail menampilkan produk serta manfaat yang dapat terlihat pada konsumen untuk meningkatkan daya tarik konsumen pada produk tersebut.

Lalu, Apa beda Retail dan Grosir?

Apa itu toko retail sering menjadi pertanyaan bagi Anda yang ingin memulainya, Anda dapat melihat perbedaan grosir dan retail sebagai berikut, Pedagang grosir umumnya menjual produk dalam jumlah yang cukup besar, namun tidak langsung menuju pada konsumen tingkat akhir, berbeda dengan retail, yang akan memasarkan langsung ke konsumen tingkat akhir.

Selain itu, harga juga menjadi pembeda utama dalam pedagang grosir dan retail. retail umumnya lebih tinggi dari grosir, alasannya karena terdapat biaya sewa, iklan dan sebagainya.

Fungsi Retail

Beberapa fungsi bisnis retail, sebagai berikut:

  1. Memudahkan Konsumen Mendapatkan Produk
    Bisnis retail membantu konsumen tingkat akhir mendapatkan produk dengan mudah tanpa perlu kesulitan dengan membelinya pada produsen secara langsung

  1. Mendatangkan Keuntungan pada berbagai pihak
    Selain memberi keuntungan pada konsumen, bisnis retail juga memberikan keuntungan pada pihak produsen dan grosir.

  1. Mempromosikan Produk Secara Langsung
    Mempromosikan produk secara langsung pada konsumen akan memberikan dampak yang signifikan pada hasil penjualan. ini lah salah satu strategi yang dapat menguntungkan berbagai pihak.

  1. Menawarkan Berbagai Jenis Barang dengan Harga yang Beragam
    Memiliki berbagai stok barang dari produsen akan menghasilkan harga yang bervariasi, nantinya hal ini akan memberikan variasi pasar yang berhubungan dengan meningkatkan kepuasan konsumen.

Jenis-Jenis Retail.

  1. Jenis Retail Berdasarkan Produk yang Dijual
    Bila dilihat dari produk yang dijual, maka bisnis retail akan menjadi berbagai macam, seperti toko mainan, atau jasa perbaikan kendaraan dan sebagainya.

  1. Jenis Retail Berdasarkan Kepemilikan
    Berdasarkan kepemilikannya, retail akan terbagi tiga yaitu, retail mandiri, waralaba dan kelompok usaha. retail mandiri sendiri berarti akan berjalan independen tanpa bergantung pihak lain, waralaba dapat terlihat pada franchise dan kelompok usaha seperti swalayan.

  1. Jenis Retail Berdasarkan Lokasi Penjualan
    Jenis retail ini seperti pada lahan komersial dan terbentuk dari kelompok pengusaha retail yang menjual produknya pada kawasan yang sama.

Apa saja yang termasuk bisnis retail?

Apa itu retail tradisional dan apa itu retail modern dapat Anda pahami melalui skalanya, Bisnis retail dapat terlihat pada skala besar dan skala kecil juga, seperti pada skala besar dapat terlihat dalam supermarket dan department store atau yang disebut dengan modern trade karena bernuansa modern, untuk retail skala kecil dapat disebut tradisional retail karena dilakukan secara konvensional seperti kios, butik dan toko kecil.

Apa itu kerja di bidang retail?

Bekerja dibidang retail secara tidak langsung Anda akan berperan besar dalam memberikan informasi mengenai produk pada konsumen, Anda juga memiliki andil dalam promosi dari produk tersebut, Anda menjadi perantara dalam menghubungkan produsen dan konsumen dalam mencapai kebutuhannya.

Bagaimana Rantai Suplai Retail Bekerja?

  1. Supplier akan menyediakan bahan pertama atau bahan mentah dan menjadi sumber penyaluran pertama.

  2. Supplier – Manufacturer, setelahnya pada tahap manufaktur, penyelesaian barang akan dilakukan.

  3. Supplier-Manufacturer-Distribution, setelahnya barang akan diproduksi dan disalurkan kepada pedagang.

  4. Supplier-Manufactures-Distribution-Retail Outlet, pada tahap ini barang akan disalurkan kepada pihak pengecer juga.

  5. Supplier-Manufactures-Distribution-Retail-Outlet-Customer, Terakhir pihak retailer akan menawarkan barang kepada konsumen tingkat akhir secara langsung.

4 Contoh Jenis Toko Retail

  1. Toko khusus, toko ini menjual barang jenis tertentu dengan berbagai varian, contoh seperti toko buku atau toko sepatu

  2. Toko kelontong, Toko menjual berbagai macam kebutuhan sehari-hari dan dekat pemukiman penduduk.

  3. Toko swalayan, Toko ini menjual berbagai macam kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Toko ini memiliki luasan 400 m2 s/d 5000 m2., contoh super indo

  4. Toko Serba Ada, Toko ini menjual pakaian, peralatan rumah tangga, mainan, kosmetik, peralatan berkebun, dan sebagainya bahkan bisa tersebar dibeberapa kota bahkan negara.

Strategi pemasaran retail

Anda dapat mencoba strategi pemasaran agar bisnis retail Anda semakin menguntungkan, simak selengkapnya:

  1. Bangun Brand Awareness pada Media Sosial
    Menggunakan media sosial dapat membangun brand awareness dengan tinggi, terutama pengguna media sosial yang saat ini terus bertambah dan naik. Persaingan pada platform media sosial dapat menjadi kesempatan Anda untuk menaikkan penjualan.

  1. Gunakan Promo pada Hari Besar dan Liburan
    Gunakan promo pada hari libur dan besar akan sangat menaikkan penjualan Anda, karena orang-orang akan berlomba dengan cepat agar tidak ketinggalan promo tersebut pada hari yang telah Anda tentukan.

  1. Membuat Video Marketing
    Menggunakan video marketing akan menghidupkan produk Anda, secara tidak langsung orang-orang akan lebih tertarik dengan melihat sebuah video marketing dari fungsi produk Anda.

  1. Ketahui Musim Ramai Penjualan
    Salah satunya, bila mendekati musim lebaran, penjualan pashmina maupun baju koko akan meningkat jauh lebih tinggi, begitu pula pada hari natal, maka penjualan pernak-pernik maupun hiasan natal akan melambung jauh, ketahui kapan musim yang tepat untuk menjual produk Anda dapat menjadi strategi yang tepat.

Bila Anda memiliki beragam toko online, Ginee dapat memudahkan pengelolaan produk dan toko Anda secara cepat dan efisien! Ginee adalah solusi All-In-One untuk e-commerce berbasis Cloud yang menyediakan rangkaian lengkap manajemen retail untuk meningkatkan penjualan dan efisiensi kerja untuk online dan offline. Kamu dapat mencoba gratis 7 Hari Ginee sekarang!

Pelajari lebih lanjut di https://ginee.com/id/