Sebuah proyek pada awalnya membutuhkan rencana. Rencana- rencana ini disusun untuk kemudian dieksekusi dan diharapkan dapat membawa hasil akhir yang baik dalam pelaksanaannya. Langkah-langkah ini dituang ke dalam sebuah action plan untuk meningkatkan penjualan. 

Secara ringkas, maksud action plan adalah sebuah persiapan yang berisi program-program kerja yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam bisnis, action plan dibuat untuk meningkatkan omzet penjualan yang berujung pada meningkatkan omset penjualan dan profit.

Omzet dan Profit

Menurut KBBI, omzet merupakan jumlah uang hasil penjualan barang (dagangan) tertentu selama suatu masa jual. Sementara profit merupakan keuntungan dari hasil penjualan selama suatu masa jual.

Apakah omzet dan profit sama? Tidak. Mari kita lihat contoh di bawah ini.

Sebuah pabrik sepatu menjual 5000 pasang sepatu seharga Rp 200.000,- per pasang. Maka omset perusahaan tersebut adalah 5000 x Rp 200.000,- = Rp 1.000.000.000,- 

Setelah dihitung, biaya produksi sepasang sepatu beserta bahan bakunya adalah Rp 120.000,-, maka profit dari penjualan sepatu selama periode tersebut adalah (Rp 200.000,- – Rp 120.000,-) x 5000 pasang = Rp 400.000.000,-

Untuk meningkatkan profit, perlu adanya peningkatan omzet selain efisiensi biaya. Oleh karena itu, perusahaan harus membuat action plan  agar semua tujuan dan cara mencapai tujuan serta waktu yang dibutuhkan terpetakan dengan jelas sehingga tujuan utama perusahaan tercapai.

Mengapa Penjualan di Shopee Menurun?

Lapak di Shopee belakangan sepi dan omzet cenderung turun? Sudah pasang harga yang bersaing tapi masih juga tidak mampu mendongkrak penjualan? Bisa jadi masih ada yang kurang dalam online shop Anda. Yuk cek beberapa penyebab menurunnya penjualan, khususnya penurunan penjualan di Shopee bagi pemula.

Nikmati Kemudahan Berjualan

Kamu bisa Kelola Toko, Tingkatkan Penjualan dan Efisiensi Kerja Kamu hanya dengan Ginee!

Produk Tidak Sesuai dengan Permintaan Pasar

Salah satu penyebab omset penjualan menurun adalah produk yang dijual sudah tidak diminati oleh pasar.

Misalnya Anda menjual buku tulis. Hingga beberapa tahun belakangan ini, buku tulis masih diminati. Namun sekarang terjadi pergeseran tren dimana buku tulis tidak lagi sekedar kebutuhan untuk tempat mencatat namun juga menjadi salah satu bentuk estetika. Pengguna buku tulis kini mencari buku tulis dengan desain cover yang unik.

Buku tulis masih dipakai oleh pelajar. Akan tetapi efek school from home juga sedikit banyak mengurangi permintaan. 

Kurang Aktif di Akun Shopee dan Media Sosial

Shopee adalah tempat berjualan. Media sosial seperti Instagram dan Facebook adalah tempat untuk meningkatkan penjualan di Shopee tanpa iklan berbayar. Anda bisa memanfaatkan fitur gratis pada kedua media sosial tersebut untuk mempromosikan produk yang Anda jual. Manfaatkan juga fitur tagar (hashtag) agar produk Anda ditemukan saat dicari oleh calon pembeli. 

Jarang Promo

Shopee sering mengadakan program promo, seperti 11.11, 12.12, promo bebas ongkos kirim, cashback, dan sebagainya. Jika toko Anda belum terdaftar dan berpartisipasi dalam program promosi, konsumen akan kehilangan minat beli karena ada promosi di toko lain.

Slow Response

Adanya chat yang masuk berarti produkmu terlihat dan ada minat beli. Chat yang lama dibalas akan menurunkan performa toko.

Yuk Coba Meningkatkan Penjualan di Shopee!

Beberapa kekurangan yang menjadi penyebab menurunnya omzet di Shopee dapat kita benahi dengan melakukan perubahan, baik pada produk ataupun strategi penjualan. Berikut ini beberapa ide kreatif untuk meningkatkan penjualan yang bisa Anda coba.

Kenali Tren Pasar

Tren yang berubah bisa menjadi potensi baru untuk toko Anda. Melanjutkan contoh di atas, jika Anda menjual buku tulis, Anda bisa mencari dan menjual buku tulis kekinian yang sesuai dengan selera pasar. Bahkan, Anda juga bisa mencoba untuk membuat sendiri, lho. Aneka tutorial di internet bisa menjadi referensi Anda. 

Cari Tahu Manfaat Omnichannel Buat Bisnis Kamu!

Dapatkan promo terbaru Ginee Sekarang juga

Aktif di Marketplace, Media Sosial, dan Ginee

Aktif di marketplace bisa membuat Anda mengetahui fitur-fitur yang ditawarkan dan produk yang sedang tren. Selain itu, manfaatkan media sosial untuk promosi.

Jika Anda memiliki beberapa toko di marketplace yang terpisah, Anda juga bisa memanfaatkan fitur promosi melalui Ginee. Ginee merupakan salah satu tools untuk meningkatkan penjualan di Shopee. Cukup satu kali klik, semua terhubung dan promosi Anda pun lancar. 

Berpartisipasi dalam Kegiatan Promosi Shopee

Pembeli akan lebih memilih untuk berbelanja di toko yang mengadakan promosi. Jadi, pastikan toko Anda berpartisipasi aktif dalam program promosi yang ditawarkan Shopee. Ini menjadi salah satu cara cepat meningkatkan penjualan Anda.

Fast Response

Sebagai penjual, kita harus lebih responsif dalam membalas pertanyaan-pertanyaan yang masuk. Ini akan meningkatkan keyakinan calon pembeli dan juga meningkatkan kepuasan karena ia dilayani dengan cepat.

Beri Nilai Lebih pada Produk Anda

Tawarkan nilai lebih yang tidak dimiliki oleh online shop  lain, seperti jasa pembungkus kado, penyediaan souvenir tambahan agar pembeli tidak hanya bisa membeli untuk keperluan pribadinya tetapi juga untuk hadiah atau cenderamata.

Foto Produk

Anda bisa mengunggah foto produk ke toko untuk meyakinkan calon pembeli. Pastikan juga cantumkan deskripsi yang jelas. Hal ini dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan konversi penjualan.

Apakah Anda kesulitan Mengelola Banyak Toko di Marketplace Shopee?

Sibuk mengelola banya toko, kesulitan mengelola manajemen produk, sampai bingung menganalisa persaingan harga di Marketplace? Yuk Ginee bant

Menyusun Action Plan

Selain produk, Anda juga dapat mencapai target bisnismu dengan menyusun action plan. Action plan disusun agar setiap bagian dari perusahaan dapat mengetahui dan mengidentifikasi peran masing- masing. Action plan juga menjadi jembatan penghubung antara satu dengan yang lainnya, baik untuk berkomunikasi ataupun untuk mendukung satu sama lain.

Dalam hal ini, action plan dapat menjadi penunjuk arah bagi kita yang memiliki bisnis online, apa yang harus dilakukan, bagaimana cara mencapai target, dan kapan waktu yang pas untuk mengeksekusi sebuah strategi penjualan.

Sebelum menyusun action plan, baik itu action plan penjualan ataupun action plan marketing, ada baiknya perusahaan menganalisis permasalahan yang terjadi terlebih dahulu dan menemukan akar penyebab munculnya permasalahan.

Manajemen perusahaan dapat mulai menyusun action plan dengan langkah-langkah sebagai berikut :

Identifikasi Masalah

Manajemen perlu mengetahui dan menganalisis akar permasalahan yang sedang terjadi agar dapat mencari solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut. 

Perumusan Tujuan Umum

Dengan melihat situasi yang ada saat ini dengan gambaran situasi akhir, manajemen dapat merumuskan tujuan umum dari kegiatan yang akan dilaksanakan.

Perumusan Tujuan Khusus

Tujuan khusus yang lebih spesifik perlu dirumuskan untuk mencapai tujuan umum. Tujuan khusus yang dibuat harus dapat diukur dan memiliki batas waktu (deadline).

Penentuan Kriteria Keberhasilan

Selain tujuan, action plan memerlukan kriteria atau indikator keberhasilan untuk mengukur sejauh mana rencana berhasil dijalankan.

Berikut ini contoh tabel action plan yang dapat digunakan oleh manajemen:

Pada contoh penjualan buku tulis di Shopee, penjual akhirnya memutuskan untuk membuat action plan yang digunakan untuk mencetak planner yang akan dijual di toko buku tulisnya. Action plan ini merupakan contoh action plan sederhana dalam jangka pendek yang akan digunakan untuk menyuplai satu jenis produk.

Kesimpulan

Action plan merupakan sebuah pengukur yang akan membantu kita dalam menyusun rencana- rencana yang akan digunakan untuk meningkatkan penjualan. Dengan adanya action plan, rencana-rencana menjadi tersusun rapi dan terjadwal. Ini dapat membantu manajemen ataupun pengusaha untuk menjaga konsistensi dalam meningkatkan kinerja.

Ingin Meningkatkan Penjualan di Shopee? Pakai Ginee Omnichannel!

Anda punya toko online yang terdaftar di Shopee? Yuk, daftar Ginee Indonesia untuk membantu Anda mengelola lebih dari satu toko online! Ginee Indonesia merupakan sebuah platform yang dapat membantu meningkatkan penjualan Anda hanya dengan satu dashboard saja, lho.

Dengan banyaknya fitur seperti manajemen stok, produk, promosi, laporan penjualan, dan lainnya, Anda bisa menghemat waktu, kan? Jadi, sisa waktunya bisa Anda gunakan untuk pekerjaan lain. Daftar Ginee sekarang dan dapatkan free trial selama 7 hari full, ya!

Ginee Omnichannel, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? Say no worry, Ginee Omnichannel hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu dashboard!

Fitur Ginee beragam, mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee track alias Anda bisa lacak paket dengan lebih mudah, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang dan dapatkan free trial selama 7 hari full!

Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa Tingkatkan penjualan kamu, menghemat biaya dan waktu kamu hanya dengan Ginee!