Segala macam tahapan dalam berbisnis tentu akan berdampak pada perkembangan bisnis online Anda. Tahapan tersebut ada yang berfokus pada pengalaman belanja konsumen, lho, salah satunya bernama sales funnel. Tujuan sales funnel yaitu untuk membantu Anda meningkatkan penjualan dengan memprioritaskan kepuasan pelanggan dan berusaha mengatur strategi untuk menjangkau target pasar yang lebih luas.

Apa Itu Sales Funnel?

Sales adalah penjualan atau pemasaran sedangkan sales funnel adalah strategi dalam mempromosikan produk jualan yang disandingkan dengan hasil akhir, tapi tetap berkesinambungan dengan perjalanan belanja konsumen.

Sales funnel diibaratkan sebagai sebuah corong. Tahap pertama yaitu konsumen masih belum kenal betul dengan produk Anda, lama-lama setelah Anda melakukan cara membuat content yang menarik, maka konsumen jadi membeli produk. Tapi, jumlah konsumen yang mungkin benar-benar tertarik akan berubah seiring waktu dan perkembangan permintaan, sehingga hanya sedikit orang yang menjadi pelanggan setia pada akhirnya.

Karena menjaring konsumen yang loyal terhadap produk Anda adalah tahap terakhir dari sales funnel, maka Anda butuh mengetahui cara buat content marketing supaya konsumen kembali tertarik untuk membeli produk Anda. Contoh konten yang menarik yaitu dengan memberikan harga diskon, menambah variasi produk, riset target pasar dan permintaan pasar, dan lain sebagainya.

Tujuan Sales Funnel

Sales funnel juga berkaitan dengan next tech dan new cx, lho. Perbedaan next tech dan new cx yaitu kalau next tech merupakan gabungan dari human power dengan teknologi, sedangkan new cx adalah customer journey yaitu 5A (aware, appeal, ask, act, advocate). Nah, apa hubungannya dengan sales funnel? Yaitu sales funnel juga mengutamakan customer journey guna menciptakan strategi content marketing atau strategi lainnya yang efektif untuk bisnis.

Sehingga, tujuan sales funnel secara garis besar yaitu untuk meningkatkan jumlah traffic atau konsumen yang punya minat beli tinggi terhadap produk Anda. Karena, kegiatan menyusun strategi untuk memperkenalkan produk ke masyarakat disebut strategi sales funnel, maka  Anda bisa menerapkan taktik guna mengarahkan konsumen ke setiap tahap dari sales funnel tersebut.

Omnichannel dengan Sistem All-in-One

Memaksimalkan efisiensi bisnis dan ciptakan pengalaman personal untuk pelanggan dari beragam Multi-channel dalam penjualan Online dan Offline.

Apa Saja Tahap Sales Funnel?

Yuk, perhatikan tahapan sales funnel yang tepat berikut ini!

Awareness

Urutan funnel dari puncak yang tepat yaitu awareness. Ketika Anda pertama kali beriklan atau mempromosikan produk yang Anda jual, biasanya calon pembeli belum tahu apa-apa tentang produk Anda tersebut. Sehingga, mereka masih harus mengenali produk Anda lebih dalam lagi. Anda pun harus bisa membuat konten yang bagus juga.

Misalnya, jualan di media sosial, Anda harus tahu strategi konten yang menarik untuk Youtuber pemula, atau cara membuat konten yang menarik di Instagram. Konten tersebut dapat Anda ciptakan sesuai dengan target pasar, keinginan mereka, dan produk yang Anda jual. Jangan lupa juga untuk memanfaatkan fitur-fitur yang ada secara online untuk membantu iklan Anda semakin dilirik oleh calon konsumen.

Consideration atau Interest

Kalau promosi Anda berhasil mengenalkan brand awareness kepada konsumen, maka tahap selanjutnya yaitu konsumen akan mempertimbangkan untuk membeli produk Anda. Mereka akan lebih tertarik lagi apabila produk yang Anda jual itu dapat menjadi solusi atas keluhannya atau masalah yang sedang terjadi.

Di tahap ini, sebaiknya Anda menghindari sifat yang terburu-buru. Tetaplah menerapkan cara membuat content marketing yang menarik, lakukan riset pasar dan perkembangan kompetitor, kira-kira bagaimana pesaing Anda melakukan strategi pemasarannya? Kalau sudah tahu, nantinya Anda bisa coba mencari inspirasi dari hasil riset tersebut.

Purchase atau Decision

Saatnya beli produk! Percaya, deh, jika Anda telah melakukan cara membuat konten jualan yang menarik dan ternyata iklan Anda berhasil meningkatkan minat beli konsumen, mereka pun akan langsung melakukan pembelian. Intinya, usahakan setiap promosi yang Anda tampilkan relevan dengan target pasar Anda supaya strategi marketing tepat sasaran.

Retention

Tahap retention berarti pembelian kembali. Jika konsumen yang telah beli produk Anda merasa puas dengan kualitas produk serta pelayanan yang Anda berikan, maka ada kemungkinan konsumen akan membeli produk Anda lagi dan lagi karena mereka telah percaya dengan manfaat dari produk yang Anda jual tersebut.

Advocacy

Tahap terakhir yaitu advocacy. Tahap ini muncul berkat adanya brand awareness serta kepercayaan yang tinggi terhadap produk dan pelayanan Anda. Konsumen yang telah menjadi pelanggan setia Anda akan merekomendasikan produk Anda kepada kerabat atau saudaranya sehingga Anda berkesempatan mendapatkan pelanggan baru yang juga telah percaya terhadap testimoni atau review dari konsumen sebelumnya.

Contoh Sales Funnel dan Contoh Conversion Funnel di Google Analytic

Contoh sales funnel:

Sales Funnel Toko Retail

Tahap pertamanya yaitu calon konsumen akan melihat toko Anda, lalu mengunjungi toko Anda sembari melihat-lihat produk yang Anda jual. Kemudian, bagi konsumen yang tertarik dan merasa bahwa produk yang dijual sesuai dengan kebutuhan mereka, mereka pun akan membeli produk Anda tersebut. Nantinya, jika mereka mempercayai produk Anda, mereka mungkin akan merekomendasikannya pada orang lain dan melakukan pembelian lagi.

Sales Funnel Website

Tahap pertama konsumen akan melihat atau mendengar iklan Anda di internet. Lalu, mereka klik iklan Anda yang mengarah ke website toko online Anda. Kemudian, jika mereka tertarik dengan konten jualan dan produk Anda, maka mereka akan melakukan pembayaran alias checkout barang dengan metode pembayaran yang disediakan.

Sama halnya seperti tahapan sales funnel secara umum, ketika konsumen puas dengan produk maka mereka akan mereferensikan website toko online Anda tersebut kepada kerabat atau saudaranya kembali.

Sales Funnel Google Analytics

Google Analytics juga menyediakan layanan funnel yang simpel tapi bermanfaat, lho. Anda dapat membuat sales funnel yang sesuai dengan tujuan bisnis Anda, dan funnel di Google Analytics ini juga bisa digunakan sebagai penyedia data dasar tentang pengunjung website atau situs toko online Anda. Sehingga, Anda akan mampu mengatur strategi pemasaran berikutnya.

Repot Atur Online Shop?

Ginee solusinya! Join Ginee bisa dapat promo terbaru. Yuk, segera tingkatkan omzet!

Cara Membuat Sales Funnel

Sebetulnya sama saja dengan cara buat content marketing yang efektif dalam hal beriklan, artinya Anda harus melakukan riset terlebih dahulu sehingga dapat menciptakan konten yang berkualitas, unik, dan sesuai dengan target pasar. Oleh karena itu, yuk coba lihat tahapan membuat sales funnel berikut ini!

Mengenali Konsumen

Hal pertama yaitu Anda harus kenal dengan konsumen atau target pasar Anda terlebih dahulu. Apakah mereka generasi muda, dewasa, atau lansia? Karena, pengenalan target pasar dapat membantu Anda menentukan jenis konten jualan yang akan ditampilkan nantinya.

Memberikan Edukasi Produk

Jelaskan secara detail tentang produk yang Anda jual seperti keunggulan produk tersebut dibanding produk serupa yang dijual oleh pesaing, manfaat untuk jangka panjang, ukuran, warna, dan lain sebagainya.

Soft Selling

Ingin tahu cara kilat kelola toko online di marketplace?

Cuma sama Ginee, kelola toko marketplace makin cepat! Mulai dari manajemen produk sampai analisis laporan data, Ginee bisa bantu!

Ketimbang bersifat langsung menjual, lebih baik Anda suguhkan dulu cerita atau kisah yang berhubungan dengan produk Anda sehingga konsumen akan merasa lebih dikenal dan dihargai. Atau berikanlah konten yang bermanfaat seperti tutorial, tips-tips, dan lain sebagainya.

Meningkatkan Customer Experience

Berilah pelayanan yang maksimal kepada setiap konsumen Anda. Jawablah pertanyaan mereka secara langsung dengan respon yang cepat dan ramah supaya konsumen pun bersedia memberikan penilaian yang bagus terhadap pelayanan serta produk jualan Anda.

Ginee Omnichannel

Jualan di berbagai marketplace sekaligus dan punya toko online banyak, tapi masih sulit untuk mengelolanya? Gunakan jasa Ginee Omnichannel aja! Ginee bisa bantu kamu mengelola semua urusan bisnis online hanya dalam satu dashboard saja, lho.

Ginee punya fitur manajemen produk, stok, pesanan, promosi, laporan penjualan, Ginee Ads, Ginee Chat, dan Ginee Fulfillment. Cobain semua fitur Ginee secara gratis dengan cara daftar Ginee Indonesia sekarang juga dan dapatkan free trial selama 7 hari full!

Ginee Indonesia, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? Say no worry, Ginee Indonesia hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu dashboard!

Fitur Ginee beragam, mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee WMS, yang artinya Anda dapat mengelola manajemen pergudangan dengan lebih mudah, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang FREE!

  1. Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
    • Update secara otomatis pesanan dan stok
    • Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
    • Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
  2. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Ginee
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan
Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa tingkatkan penjualan, menghemat biaya dan waktu hanya dengan Ginee!