Perencanaan bisnis yang matang akan membuahkan hasil yang setara juga. Strategi marketing yang harus Anda lakukan bukanlah sekadar beriklan dan mendapatkan traffic dari menjual produk atau jasa saja, tapi ada aspek lain yang harus Anda pahami supaya bisnis mampu bersaing dan Anda pun berkesempatan mendapatkan penghasilan yang besar; yaitu dengan menguasai teknik copywriting.

Copywriting Itu Apa, ya?

Copywriting adalah sebuah teks atau tulisan yang berguna untuk membantu mengiklankan produk atau jasa. Tulisan ini juga yang menjadi faktor dalam membangun atau meningkatkan kesadaran terhadap suatu brand atau merek dagangan. Ternyata, teknik menulis bukan hanya bermanfaat saat jenjang sekolah, membuat essay, atau di masa perkuliahan, tapi juga untuk berbisnis, lho.

Kalau copywriting adalah teks atau teknik menulis, orang yang menulisnya disebut dengan copywriter. Tapi, kata siapa tugas copywriter adalah menulis saja? Justru, inilah hal tersulitnya, seorang copywriter harus juga mengerti cara supaya tulisan yang diciptakannya mampu menarik perhatian target pasar dan meningkatkan minat beli mereka.

Copywriting tidak hanya berlaku untuk bisnis offline, tapi juga bisnis online. Apalagi, konsumen tidak dapat melihat atau merasakan produk secara langsung, sehingga yang harus Anda lakukan adalah berusaha meyakinkan mereka untuk membeli produk atau jasa Anda dari deskripsi atau copywriting yang menarik dan unik.

Omnichannel dengan Sistem All-in-One

Memaksimalkan efisiensi bisnis dan ciptakan pengalaman personal untuk pelanggan dari beragam Multi-channel dalam penjualan Online dan Offline.

Jenis-Jenis Teknik Copywriting

Dalam menggunakan copywriting, Anda perlu memahami jenis-jenis teknik copywriting yang ada, yaitu teknik copywriting AIDA, PAS, dan FAB. Jika sudah paham, Anda akan bisa membuat contoh copywriting terbaik, contoh copywriting makanan, contoh copywriting storytelling, contoh copywriting produk fashion, dan lain sebagainya. Yuk, simak ketiga teknik tersebut!

Teknik Copywriting AIDA

Teknik yang pertama yaitu AIDA. AIDA merupakan singkatan dari Attention, Interest, Desire, Action. Cara menulisnya pun juga harus ada pembuka, isi, dan penutup. Berikut contoh copywriting makanan menggunakan teknik AIDA:

Attention

Tahap yang pertama atau pembukaan, Anda perlu menarik perhatian konsumen terlebih dahulu dengan judul/headline yang menonjol. Contohnya yaitu “Makan enak gak usah mahal!”

Interest

Sebutkan lagi kata-kata yang menarik seperti “Warung Ayam Geprek Bu Ningsih gak bakalan bikin kanker alias kantong kering, kok!” Dari copywriting tersebut, dapat disimpulkan bahwa harga dari produk ayam geprek tersebut murah meriah, jadi konsumen akan lebih tergoda untuk mencoba makanan yang murah sekaligus mengenyangkan.

Desire

Dalam tahapan ini, Anda dapat menulis manfaat dari suatu produk. Ketika menulis contoh copywriting skincare, di tahapan Desire, tulisannya bisa berupa “Melembabkan kulit dengan hanya satu tetes serum saja, ditambah ada kandungan A, B, dan C yang mampu membuat kulit Anda moisturized sepanjang hari tanpa effort yang besar!”

Selain itu, melanjutkan dari produk ayam geprek tadi, Anda bisa membuat kata-kata seperti “Beli ayam geprek pasti gratis tempe goreng dan es teh manis!”

Action

Tahapan ini adalah kalimat penutup. Gunanya untuk membuat konsumen memutuskan untuk membeli produk Anda. Misalnya, “Lapar mendadak? Tinggal telepon warung ayam geprek Bu Ningsih. Auto buat, auto antar!” Jika Anda mempromosikan produk jualan melalui WhatsApp, Anda bisa menggunakan contoh copywriting WhatsApp dengan ayam geprek tadi.

Teknik Copywriting PAS

Teknik yang kedua, PAS, terbilang lebih mudah dibanding teknik AIDA. PAS adalah singkatan dari Problem, Agitate, Solution. Teknik ini berfokus pada memberikan perasaan cemas dan empati kepada konsumen. Anggaplah Anda berjualan produk perawatan rambut di Instagram, maka berikut ini contoh copywriting Instagram yang bisa jadi referensi Anda.

Problem

Sebagai pembukaan, sebaiknya gunakanlah kalimat yang bersifat pertanyaan seperti “Rambut rontok tiap hari?”

Agitate

Pada tahap ini, Anda harus memfokuskan perhatian mereka menjadi perasaan empati dari adanya permasalahan yang kerap terjadi terhadap rambut atau ancaman kecil seperti “Hati-hati, rambut rontok menandakan akar yang kulit kepala yang tidak sehat, lho.”

Repot Atur Online Shop?

Ginee solusinya! Join Ginee bisa dapat promo terbaru. Yuk, segera tingkatkan omzet!

Solution

Solusinya yaitu produk Anda! Berikan kata-kata seperti “Yuk, gunakan shampoo dan conditioner dari Veratin dengan rutin! Dijamin, rambut sehat, lembut, dan rontok pun berkurang! Lagi ada diskon besar-besaran, lho, buruan borong!” Nah, jika Anda berjualan di media sosial seperti Instagram, jangan lupa juga untuk menambahkan hashtag yang relevan dengan produk jualan Anda supaya mudah ditemukan oleh konsumen.

Teknik Copywriting FAB

FAB adalah singkatan dari Feature, Advantage, Benefit. Memang, teknik FAB terbilang lebih sederhana dan singkat dibanding AIDA ataupun PAS. Coba simak contohnya berikut ini.

Feature

Pembukaan dalam teknik copywriting FAB disebut dengan feature. Jadi, Anda kenalkan dulu produk atau jasa yang Anda jual dengan fitur yang dimiliki. Contohnya, “Dapatkan fitur Ginee Ads dari Ginee Omnichannel!”

Ingin tahu cara kilat kelola toko online di marketplace?

Cuma sama Ginee, kelola toko marketplace makin cepat! Mulai dari manajemen produk sampai analisis laporan data, Ginee bisa bantu!

Advantage

Advantage berarti keunggulan. Anda bisa mengatakan kegunaan dari produk Anda seperti “Ginee Ads bisa bantu Anda mengelola iklan online di satu dashboard.”

Benefit

Tahapan terakhir, yaitu menyebutkan sifat problem-solving. Di sini, kembangkan lagi kegunaan dari produk yang Anda jual seperti “Gak perlu bolak balik channel untuk beriklan, sekarang cukup pakai Ginee Ads saja, kok!”

Nah, itulah tiga jenis teknik copywriting yang patut Anda pahami dan lakukan supaya bisnis online Anda mampu menjangkau minat konsumen dan mengembangkan penjualan dengan lebih efektif dan efisien. Mungkin, sebagai pemula dalam berbisnis dan teknik copywriting, Anda bisa latihan dengan teknik FAB dan PAS terlebih dahulu. Kalau sudah bisa, latihan membuat contoh copywriting dengan teknik AIDA juga, ya.

Ginee Omnichannel

Punya bisnis online yang banyak dan tersebar di berbagai marketplace atau e-commerce di Indonesia? Gak ada waktu buat merasa kewalahan mengurus semua proses bisnis online karena Ginee Omnichannel bisa bantu Anda mengelola banyak toko online sekaligus hanya dalam satu dashboard Ginee saja, lho.

Ginee Indonesia punya beragam fitur seperti manajemen produk, stok, pesanan, promosi, laporan penjualan, Ginee Ads, Ginee Chat, dan Ginee Fulfillment. Semua fitur Ginee itu dapat Anda manfaatkan secara gratis dengan cara daftar sekarang dan klaim free trial selama 7 hari full, ya!

Ginee Indonesia, Tool Bisnis Online Paling Kredibel

Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? Say no worry, Ginee Indonesia hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu dashboard!

Fitur Ginee beragam, mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee WMS, yang artinya Anda dapat mengelola manajemen pergudangan dengan lebih mudah, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang FREE!

  1. Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
    • Update secara otomatis pesanan dan stok
    • Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
    • Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
  2. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Ginee
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan
Ayo Daftar Ginee Sekarang!

Kamu bisa tingkatkan penjualan, menghemat biaya dan waktu hanya dengan Ginee!