Mengetahui apa saja contoh inbound marketing dapat membantu anda lebih cepat mengerti apa itu inbound marketing loh. Belakangan ini, Inbound Marketing menjadi topik yang sedang naik daun dalam dunia pemasaran. Banyak perusahaan yang mulai beralih pada strategi pemasaran inbound.

Strategi inbound marketing memiliki Return of Interest (ROI) yang lebih menjamin di jangka panjang. Ini menjadi salah satu alasan utama inbound marketing adalah pilihan favorit dalam strategi marketing. Di sisi lain, inbound adalah proses “masuk”, dalam konteks marketing berarti tentang bagaimana pelanggan bisa masuk ke jangkauan bisnis Anda.

Berbicara mengenai inbound marketing, ada juga strategi marketing yang populer dan juga digunakan oleh banyak perusahaan, dikenal dengan sebutan outbound marketing. Lalu apa saja sih perbedaan inbound dan outbound marketing?

Baca Juga: Apa Itu Brand Awareness dan Manfaatnya bagi Bisnis Anda

Beda Inbound Marketing Dengan Outbound Marketing

Sebelum membahas contoh inbound dan outbound marketing, alangkah lebih baik anda mengerti terlebih dahulu apa sih pengertian dari masing masing strategi marketing ini.

Inbound marketing adalah strategi pemasaran yang menggunakan berbagai upaya marketing lainnya agar dapat menjangkau pelanggannya dan membiarkan pelanggan tersebut mencari perusahaan anda sendiri.

Stop boros beriklan sekarang!

Start pakai Ginee Ads biar iklanmu efektif dan penjualan meningkat! Ginee Ads serba bisa, kok, seputar iklan digital!

Outbound marketing adalah strategi pemasaran yang mengharuskan perusahaan anda sendiri yang mencari strategi untuk menjangkau calon pelanggan anda sendiri.

Nah, setelah mengetahui pengertiannya, ini dia perbedaan masing masing strategi inbound marketing dan outbound marketing.

Pendekatannya

Hal yang paling membedakan antara inbound dan outbound marketing adalah dalam segi cara pendekatannya. Dari pengertiannya saja sudah dijelaskan, outbound marketing menjangkau siapa pun baik itu calon pelanggan ataupun bukan, sementara inbound marketing menggunakan cara strategi konten yang dimana calon pelanggan yang mencari perusahaan adna.

Target

Strategi Inbound memiliki target untuk menarik orang yang tertarik untuk melihat konten yang dibuat, sedangkan strategi outbound memiliki target untuk menjelaskan produk yang dijual kepada audiens calon pelanggan.

Baca Juga: Menentukan Target Audience yang Tepat: Solusi Iklan Efektif!

Medium Strategi

Inbound marketing menggunakan medium internet seperti blog, media sosial, dan juga influencer marketing. Contoh outbound marketing menggunakan medium seperti billboard, brosur, telemarketing, majalah.

6 Contoh Inbound Marketing untuk Tingkatkan Penjualan!

Pada prinsipnya, inbound marketing adalah cara menjual tanpa mengganggu kesibukan calon pelanggan. Malahan, calon pelanggan tersebut yang meluangkan waktu untuk mencari informasi akan perusahaan anda dan menghubungi anda, ini contohnya:

Blog

Contoh inbound marketing yang paling menguntungkan adalah blog, inilah yang di klaim oleh pakar inbound marketing akan kebenarannya. Menurut DemandMetric, blog dapat meningkatkan penghasilan rata-rata perusahaan sebanyak 67% lebih banyak prospek dibandingkan perusahaan yang tidak menggunakan blog.

Budget Ads mahal, belum untung juga?

Mending join Ginee Ads sekarang! Lebih hemat, iklan gampang, analisis iklan juga lengkap!

Dengan menggunakan blog, anda dapat menceritakan manfaat dari produk yang perusahaan anda tawarkan untuk mendapatkan kepercayaan yang lebih tinggi dari calon pelanggan. Selain itu, anda dapat menyisipkan Call-To-Action (CTA) ke dalam blog anda untuk mengarahkan pembaca melakukan sebuah action seperti misalnya menghubungi anda.

Baca Juga: Catat! 7 Manfaat Blog untuk Memajukan Bisnis Anda!

Infografis

Bagi mereka yang tidak memiliki cukup banyak waktu untuk membaca artikel yang memiliki ratusan hingga ribuan kata, infografis adalah alternatifnya. Infografis memuat banyak informasi dalam bentuk format grafis yang memudahkan para peminatnya untuk lebih cepat meresap sebuah informasi hanya melalui gambar saja.

Alasan infografis dapat menjadi salah satu contoh inbound marketing adalah reliabilitasnya. Jika pembaca sudah tertarik dengan infografis yang sering anda bagikan, dan bermanfaat bagi mereka, para pembaca cenderung ingin melakukan langganan terhadap infografis anda. Hal ini secara tidak langsung akan membangun kepercayaan akan brand anda.

White Paper

Dikenal juga dengan sebutan jurnal, penelitian, pemerintahan, dan sejenisnya, White Paper memiliki peran dalam hal inbound marketing. White paper dalam contoh inbound marketing adalah berupa konten yang bersifat edukatif rinci. Konten ini bisa dibidang B2B ataupun B2C.

Dalam strategi inbound marketing, white paper dapat diterbitkan untuk membuat brand anda lebih kuat dan dikenal oleh masyarakat. Misalnya saja jika website anda sudah berhasil tampil di wikipedia dan memiliki informasi yang lengkap, ini dapat membuat para pembaca yang mencari informasi akan kebenaran akan perusahaan anda menjadi lebih yakin lagi.

E-Book

Contoh inbound marketing ini hampir mirip dengan white paper. Perbedaannya lebih ke jenis filenya, namun dalam segi pendekatannya ebook dengan white paper cukup mirip. Dalam membuat e-book, anda harus mengemas sebuah informasi dalam bentuk yang padat namun tetap menarik.

Mau iklan apapun, omzet belum nambah?

Ayo, rubah itu semua dengan Ginee Ads! Urus semua iklan di berbagai platform sekaligus, gak perlu ribet lagi!

Umumnya, untuk mendapatkan sebuah ebook para pembaca harus mengisi data diri misalnya dengan memberikan informasi email, nama, ataupun nomor telepon. Data inilah yang akan digunakan oleh perusahaan untuk mengubah para pembaca ini menjadi leads prospek yang dapat di follow up dan diubah menjadi pelanggan perusahaan anda.

Studi Kasus

Studi kasus dapat dimasukan ke dalam kategori sebagai salah satu contoh inbound marketing. Studi kasus berfokus pada konten yang spesifik menceritakan tentang pengalaman pelanggan. Anda dapat mengambil salah satu topik yang berkaitan dengan perusahaan anda, lalu membuat studi kasus dalam bentuk cerita dari sudut pandang pengalaman tersebut.

Studi kasus ini dikenal juga dengan sebutan testimonial. Dengan mengandalkan testimonial, perusahaan cenderung dapat lebih mudah untuk mendapatkan kepercayaan dan dapat meyakinkan calon pelanggan yang sudah memiliki niat untuk melakukan transaksi di perusahaan anda namun masih memiliki keraguan.

Webinar

Seminar online berbasis web ini naik daun pada saat masa pandemi dimulai. Pada dasarnya, perusahaan tetap ingin melakukan seminar guna memasarkan produk dalam skala besar, namun terkendala dalam pandemi, oleh karena itu alternatifnya adalah dengan melakukannya dalam basis online.

Sama halnya seperti seminar tradisional, tujuan dari melakukan webinar adalah memberikan informasi secara live langsung kepada banyak audiens yang secara praktis tidak memiliki batasan jumlahnya. Audiens yang banyak ini dapat diedukasi akan sebuah hal tertentu dan diselipkan manfaat dari produk anda untuk memecahkan masalah yang tengah dibahas di webinar tersebut.

Maksimalkan Inbound Marketing dengan Bantuan Ginee Ads!

Butuh pengalaman, biaya, dan waktu yang lama untuk mempelajari bagaimana memasarkan produk anda melalui iklan berbayar seperti Facebook Ads, Instagram Ads, ataupun Google Ads, lho. Oleh karena itu Ginee Ads hadir sebagai solusinya!

Tidak perlu lagi menghabiskan waktu dan biaya yang banyak untuk mempelajari layanan iklan, anda bisa menggunakan Ginee Ads untuk membantu mengelola iklan anda agar efektif dan tepat sasaran agar hemat biaya anda. Mau selalu Cuan? Hubungi Ginee Ads sekarang!

Banyak beriklan di mana-mana malah pusing sendiri?

Aman, Ginee Ads solusinya! Kamu bisa atur iklan di Facebook, Instagram, Google, marketplace Ads, dan lainnya sama Ginee. Lebih efisien, bisa nentuin strategi iklan yang baik, gak ribet!